Tampilkan postingan dengan label vaksin Sinovac. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label vaksin Sinovac. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Maret 2021

Puluhan Wartawan di Lampung Selatan Divaksin Covid-19

Puluhan Wartawan di Lampung Selatan Divaksin Covid-19


RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Puluhan wartawan di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) ikut menjalani vaksinasi Covid-19;di Puskesmas Way Urang, Kecamatan Kalianda, Selasa (2/3/2021). 


Berdasarkan tahapan, sejumlah wartawan melakukan verifikasi data diri dan dilanjutkan sesi pendaftaran. Kemudian, para pewarta ini dilakukan screening, setelah itu baru disuntik vaksin. 


Sementara, saat discreening jika terdapat tensi darah tinggi, petugas kesehatan menyarankan untuk menunda suntik vaksin beberapa saat. Wartawan diberikan obat terlebih dahulu agar tensi darah dapat turun. 


Menurut wartawan Radar Lamsel, Idho Mai Saputra, dirinya tidak merasakan efek berlebihan usai divaksin dan berharap setelah divaksin dapat meminimalisir akan terserang bahaya Virus Corona. 


"Semoga covid cepat berlalu. Tetapi, meskipun kita sudah di vaksin, bukan berarti kita mengabaikan protokol kesehatan,"imbuhnya.


Ditempat yang sama, Dony wartawan Media-baru.com mengatakan hal yang sama. Menurutnya, tidak ada efek yang dirasa usai menerima vaksin covid-19.


"Tidak ada rasa apa-apa, saya ikut vaksin agar terhindar dari bahaya covid-19," katanya.


Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular dan Tidak Menular (PPMTM), Dinas Kesehatan Lamsel,  Kristi Endarwati menyatakan, usai divaksin para wartawan disarankan untuk selalu menjaga kesehatan dan protokik kesehatan. 


"Setelah vaksin pertama, 14 hari kedepan akan dilakukan vaksinasi tahap ke-II," Tukasnya. 


KUPT Puskesmas Way Urang, Saiful Anwar menjelaskan, vaksin covid-19 berjenis sinovac ini telah diuji aman dan yang pasti halal.


"Kita lakukan vaksinasi sesuai dengan SOP pemerintah, jika terdapat kendala saat screening hasil tekanan darahnya cukup tinggi, disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu," katanya.


Tak hanya hasil screening, saat pendaftaranpun pihaknya menemukan adanya kesalahan nama yang tidak sesuai dengan NIK. 


"Ya nama dengan NIK beda, nanti kita cek kembali dan kalau masih beda kami minta pemilik nama lapor terlebih dahulu di Disdukcapil," lanjutnya.


Nanti, penerima vaksin mengikuti vaksin kedua 14 hari setelah vaksin pertama dan dilakukan screening ulang lagi.


"Tetap akan screening ulang, karena bisa saja saat akan divaksin tahap kedua, kondisi badannya tidak vit," pungkasnya. (Red)

Puluhan Wartawan di Lampung Selatan Divaksin Covid-19

Puluhan Wartawan di Lampung Selatan Divaksin Covid-19


RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Puluhan wartawan di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) ikut menjalani vaksinasi Covid-19;di Puskesmas Way Urang, Kecamatan Kalianda, Selasa (2/3/2021). 


Berdasarkan tahapan, sejumlah wartawan melakukan verifikasi data diri dan dilanjutkan sesi pendaftaran. Kemudian, para pewarta ini dilakukan screening, setelah itu baru disuntik vaksin. 


Sementara, saat discreening jika terdapat tensi darah tinggi, petugas kesehatan menyarankan untuk menunda suntik vaksin beberapa saat. Wartawan diberikan obat terlebih dahulu agar tensi darah dapat turun. 


Menurut wartawan Radar Lamsel, Idho Mai Saputra, dirinya tidak merasakan efek berlebihan usai divaksin dan berharap setelah divaksin dapat meminimalisir akan terserang bahaya Virus Corona. 


"Semoga covid cepat berlalu. Tetapi, meskipun kita sudah di vaksin, bukan berarti kita mengabaikan protokol kesehatan,"imbuhnya.


Ditempat yang sama, Dony wartawan Media-baru.com mengatakan hal yang sama. Menurutnya, tidak ada efek yang dirasa usai menerima vaksin covid-19.


"Tidak ada rasa apa-apa, saya ikut vaksin agar terhindar dari bahaya covid-19," katanya.


Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular dan Tidak Menular (PPMTM), Dinas Kesehatan Lamsel,  Kristi Endarwati menyatakan, usai divaksin para wartawan disarankan untuk selalu menjaga kesehatan dan protokik kesehatan. 


"Setelah vaksin pertama, 14 hari kedepan akan dilakukan vaksinasi tahap ke-II," Tukasnya. 


KUPT Puskesmas Way Urang, Saiful Anwar menjelaskan, vaksin covid-19 berjenis sinovac ini telah diuji aman dan yang pasti halal.


"Kita lakukan vaksinasi sesuai dengan SOP pemerintah, jika terdapat kendala saat screening hasil tekanan darahnya cukup tinggi, disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu," katanya.


Tak hanya hasil screening, saat pendaftaranpun pihaknya menemukan adanya kesalahan nama yang tidak sesuai dengan NIK. 


"Ya nama dengan NIK beda, nanti kita cek kembali dan kalau masih beda kami minta pemilik nama lapor terlebih dahulu di Disdukcapil," lanjutnya.


Nanti, penerima vaksin mengikuti vaksin kedua 14 hari setelah vaksin pertama dan dilakukan screening ulang lagi.


"Tetap akan screening ulang, karena bisa saja saat akan divaksin tahap kedua, kondisi badannya tidak vit," pungkasnya. (Red)

Senin, 15 Februari 2021

Bupati Lampung Barat Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap Dua

Bupati Lampung Barat Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap Dua


RETORIKAONLINE (LAMPUNGBARAT) - Vaksinasi covid-19 tahap kedua dengan jenis vaksin sinovac, mulai berjalan di Kabupaten Lampung Barat.


Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan sembilan pejabat publik ensensial di wilayah setempat menjalani penyuntikan vaksin kedua kali. di Puskesmas Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Senin (15/02/21).


Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan vaksin ini terbukti aman, selama divaksin tahap pertama dua minggu lalu, saya tidak merasakan gejala apapun.


" Pak Bupati beserta forkompimda lainya relatif sama yang dirasa, yang pertama antara sedikit ngantuk dan yang kedua seperti orang bangun tidur, tapi intinya sehat, imun tubuh tetap terjaga dan terjamin halal ", katadia


Sedangkan proses pemvaksinan dosis kedua ini, Parosil mengatakan, bahwa proses tersebut merupakan lanjutan. Dengan tujuan untuk memperkuat lagi imun tubuh.


" Inikan hanya memperkuat apa yang sudah kita lakukan divaksinasi yang pertama, "ucapnya.


Selain itu, Parosil menghimbau kepada  seluruh masyarakat jangan takut jangan kuwatir untuk divaksin, karena vaksin ini halal sekaligus juga untuk menjaga daya tahan tubuh kita lebih kuat dan sehat. katanya lagi.


" vaksinasi ini akan terus dilakukan oleh pemerintah. Dimana, akan ada tahap-tahap selanjutnya. Dengan itu, pihaknya meminta masyarakat mengikuti programkan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19, " Tutupnya (RNL)

Bupati Lampung Barat Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap Dua

Bupati Lampung Barat Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap Dua


RETORIKAONLINE (LAMPUNGBARAT) - Vaksinasi covid-19 tahap kedua dengan jenis vaksin sinovac, mulai berjalan di Kabupaten Lampung Barat.


Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan sembilan pejabat publik ensensial di wilayah setempat menjalani penyuntikan vaksin kedua kali. di Puskesmas Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Senin (15/02/21).


Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan vaksin ini terbukti aman, selama divaksin tahap pertama dua minggu lalu, saya tidak merasakan gejala apapun.


" Pak Bupati beserta forkompimda lainya relatif sama yang dirasa, yang pertama antara sedikit ngantuk dan yang kedua seperti orang bangun tidur, tapi intinya sehat, imun tubuh tetap terjaga dan terjamin halal ", katadia


Sedangkan proses pemvaksinan dosis kedua ini, Parosil mengatakan, bahwa proses tersebut merupakan lanjutan. Dengan tujuan untuk memperkuat lagi imun tubuh.


" Inikan hanya memperkuat apa yang sudah kita lakukan divaksinasi yang pertama, "ucapnya.


Selain itu, Parosil menghimbau kepada  seluruh masyarakat jangan takut jangan kuwatir untuk divaksin, karena vaksin ini halal sekaligus juga untuk menjaga daya tahan tubuh kita lebih kuat dan sehat. katanya lagi.


" vaksinasi ini akan terus dilakukan oleh pemerintah. Dimana, akan ada tahap-tahap selanjutnya. Dengan itu, pihaknya meminta masyarakat mengikuti programkan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19, " Tutupnya (RNL)

Senin, 25 Januari 2021

Lampung Barat Terima 2.440 Vaksin Sinovac

Lampung Barat Terima 2.440 Vaksin Sinovac


LAMPUNG BARAT (RO) - Kabupaten Lampung Barat, terima 2.440 dosis vaksin Sinovac tahap 1 untuk termin ke-2 bulan februari 2021.


Nantinya, dari 2.440 dosis tersebut, 1.205 akan diperuntukan bagi tenaga kesehatan, 1.220 diperuntukan sumber daya kesehatan dan 10 dosis untuk pejabat ensesial.


Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menyampaikan, vaksin tersebut merupakan bantuan yang diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI melalui pemerintah Provinsi Lampung.


"Mudah-mudahan ini menjadi salah satu upaya memberi kepercayaan diri kepada tenaga kesehatan (nakes), karena mereka merupakan garda terdepan dalam penanganan penyebaran covid-19," ujarnya.


Menurutnya, pemberian vaksin itu merupakan contoh atau bukti dari pemerintah bagi masyarakat Indonesia, bahwa vaksin sinovac adalah vaksin yang halal.


"udah mendapatkan label dari majlis ulama Indonesia sekaligus juga dari sisi kesehatan bisa dijamin oleh badan kesehatan dunia," lanjutnya.


Dirinya berharap, semua masyarakat untuk melakukan vaksinasi dengan tujuan untuk memperkuat daya tubuh dan imun pada tubuh.


"Kemungkinan vaksin tersebut akan dipergunakan awal februari juga untuk yang pertama kemungkinan pak Bupati sendiri yang akan divaksin," pungkasnya. (RNL)

Lampung Barat Terima 2.440 Vaksin Sinovac

Lampung Barat Terima 2.440 Vaksin Sinovac


LAMPUNG BARAT (RO) - Kabupaten Lampung Barat, terima 2.440 dosis vaksin Sinovac tahap 1 untuk termin ke-2 bulan februari 2021.


Nantinya, dari 2.440 dosis tersebut, 1.205 akan diperuntukan bagi tenaga kesehatan, 1.220 diperuntukan sumber daya kesehatan dan 10 dosis untuk pejabat ensesial.


Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menyampaikan, vaksin tersebut merupakan bantuan yang diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI melalui pemerintah Provinsi Lampung.


"Mudah-mudahan ini menjadi salah satu upaya memberi kepercayaan diri kepada tenaga kesehatan (nakes), karena mereka merupakan garda terdepan dalam penanganan penyebaran covid-19," ujarnya.


Menurutnya, pemberian vaksin itu merupakan contoh atau bukti dari pemerintah bagi masyarakat Indonesia, bahwa vaksin sinovac adalah vaksin yang halal.


"udah mendapatkan label dari majlis ulama Indonesia sekaligus juga dari sisi kesehatan bisa dijamin oleh badan kesehatan dunia," lanjutnya.


Dirinya berharap, semua masyarakat untuk melakukan vaksinasi dengan tujuan untuk memperkuat daya tubuh dan imun pada tubuh.


"Kemungkinan vaksin tersebut akan dipergunakan awal februari juga untuk yang pertama kemungkinan pak Bupati sendiri yang akan divaksin," pungkasnya. (RNL)

Selasa, 12 Januari 2021

Bupati Lamsel Siap Jadi Orang Pertama yang Divaksin Covid-19

Bupati Lamsel Siap Jadi Orang Pertama yang Divaksin Covid-19



KALIANDA (RO) - Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, siap menjadi orang yang disuntik vaksin Covid-19 pertama kali.

Hal itu dilakukannya, untuk memberikan keyakinan kepada warganya, khususnya tenaga kesehatan yang akan diproritaskan mendapat vaksin Covid-19 yang baru saja tiba di Dinas Kesehatan setempat.

“Saya siap, gak apa-apa disuntik duluan. Ini memang risiko pemimpin harus memberi contoh, supaya masyarakat yakin,” ujar Nanang saat menggelar rapat terbatas dengan jajaranya di rumah dinas bupati setempat, Selasa sore (12/1/2021).

Nanang juga memastikan, vaksin Sinovac dari Biofarma yang diberikan pemerintah secara gratis pada tahap pertama itu aman.

“Selain tenaga kesehatan, nanti kita juga prioritaskan untuk tenaga pendidik dan petugas lainnya yang memang banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Selain menyoal tentang kedatangan vaksin Covid-19, dalam rapat terbatas itu Nanang juga menyoroti status Lampung Selatan yang ditetapkan sebagai zona merah Covid-19.

Nanang kembali mengingatkan, agar satuan tugas (satgas) Covid-19 dan masyarakat tidak lengah dan membiarkan kondisi ini terus menerus.

Dia pun meminta satgas Covid-19 bersama unsur Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan jajaran TNI-Polri untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan. Sehingga penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan kasus Covid-19 bisa menurun.

“Pastikan protokol kesehatan dilakukan secara disiplin oleh masyarakat. Karena kedisiplinan ini yang mulai menurun. Ini tanggungjawab kita semua yang perlu kita atasi dengan kebersamaan dan gotong royong,” tandasnya.

Hadir dalam rapat itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, Plt Kepala Dinas Kesehatan Eka Riantinawati, Direktur RSUD Bob Bazar, dr. Media Apriliana, beserta sejumlah pejabat utama dan Kepala Dinas terkait lainnya. (Red/Az)
Bupati Lamsel Siap Jadi Orang Pertama yang Divaksin Covid-19

Bupati Lamsel Siap Jadi Orang Pertama yang Divaksin Covid-19



KALIANDA (RO) - Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, siap menjadi orang yang disuntik vaksin Covid-19 pertama kali.

Hal itu dilakukannya, untuk memberikan keyakinan kepada warganya, khususnya tenaga kesehatan yang akan diproritaskan mendapat vaksin Covid-19 yang baru saja tiba di Dinas Kesehatan setempat.

“Saya siap, gak apa-apa disuntik duluan. Ini memang risiko pemimpin harus memberi contoh, supaya masyarakat yakin,” ujar Nanang saat menggelar rapat terbatas dengan jajaranya di rumah dinas bupati setempat, Selasa sore (12/1/2021).

Nanang juga memastikan, vaksin Sinovac dari Biofarma yang diberikan pemerintah secara gratis pada tahap pertama itu aman.

“Selain tenaga kesehatan, nanti kita juga prioritaskan untuk tenaga pendidik dan petugas lainnya yang memang banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Selain menyoal tentang kedatangan vaksin Covid-19, dalam rapat terbatas itu Nanang juga menyoroti status Lampung Selatan yang ditetapkan sebagai zona merah Covid-19.

Nanang kembali mengingatkan, agar satuan tugas (satgas) Covid-19 dan masyarakat tidak lengah dan membiarkan kondisi ini terus menerus.

Dia pun meminta satgas Covid-19 bersama unsur Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan jajaran TNI-Polri untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan. Sehingga penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan kasus Covid-19 bisa menurun.

“Pastikan protokol kesehatan dilakukan secara disiplin oleh masyarakat. Karena kedisiplinan ini yang mulai menurun. Ini tanggungjawab kita semua yang perlu kita atasi dengan kebersamaan dan gotong royong,” tandasnya.

Hadir dalam rapat itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, Plt Kepala Dinas Kesehatan Eka Riantinawati, Direktur RSUD Bob Bazar, dr. Media Apriliana, beserta sejumlah pejabat utama dan Kepala Dinas terkait lainnya. (Red/Az)
Vaksin Sinovac Tiba di Lampung Selatan

Vaksin Sinovac Tiba di Lampung Selatan


KALIANDA (RO) - Sebanyak 2.587 dosis vaksin Covid-19 jenis Sinovac dari Biofarma tiba di Dinas Kesehatan Lampung Selatan, pada Selasa (12/1/2021).

Vaksin tersebut diserahkan Kepala UPTD Instalasi Farmasi dan Kalibrasi Alat Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Aries Aviantono kepada Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Selatan, Eka Riantinawati, di Kantor Dinkes setempat.

Turut menyaksikan juga, Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Ekobang dan Kemasyarakatan, Burhanuddin, Plt Asisten Bidang Adminstrasi Umum, M. Darmawan, Kepala Dinas Kominfo, M. Sefri Masdian, beserta Pol PP dan Polres Lampung Selatan.

Plt Kepala Dinkes Kabupaten Lampung Selatan, Eka Riantinawati mengatakan, secara sarana dan prasarana, Lampung Selatan siap melaksanakan vaksinasi terhadap virus Covid-19.

Saat ini, menurut Eka Riantinawati, Dinas Kesehatan Lampung Selatan tinggal menunggu instruksi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dan Kementerian Kesehatan.

“Kita belum bisa menjadawalkan kapan, karena masih menunggu dari kementerian,” ujar Eka Riantinawati dalam keterangannya usai serah terima vaksin Covid-19.

Eka Riantinawati menyatakan, vaksin Sinovac tersebut nantinya akan diprioritaskan untuk 2.587 tenaga kesehatan yang tersebar di RSUD Bob Bazar, RS Swasta, 27 Puskesmas dan pusat-pusat layanan kesehatan yang ada di seluruh Kabupaten Lampung Selatan.

“Untuk tenaga kesehatan secara keseluruhan sebanyak 2.907 orang. Tetapi yang kita vaksinasi sejumlah vaksin yang kita terima, yaitu 2.587 orang. Dan mereka yang akan di vaksin sudah mendapat notifikasi melalui pesan WhatsApp dari pusat,” terangnya.

Untuk vaksinasi tahap pertama ini, lanjutnya, Dinkes Lampung Selatan telah menyiapkan vaksinator atau petugas vaksinasi sebanyak 140 orang.

“Mereka (vaksinator) saat ini sedang mengikuti pelatihan secara daring dari pemerintah pusat. Masing-masing Puskesmas ada perwakilan lima orang. Pelatihan selama tiga hari, dan besok (Rabu, 13/1) pelatihannya selesai,” kata Kepala Dinas PP dan KB ini.Eka Riantinawati menambahkan, selain tenaga kesehatan, vaskinasi juga akan dilakukan terhadap 10 orang anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

“Dari 10 orang yang ditentukan oleh pemerintah pusat kita masih menunggu koordinasi dan kesiapan dari anggota Forkopimda,” tambahnya.

Sementara, Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Ekobang dan Kemasyarakatan, Burhanuddin meminta masyarakat agar tidak khawatir terhadap vaksin Covid-19. Pemkab memastikan bahwa vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksanakan aman.

“Dengan vaskinasi terhadap tenaga kesehatan, harapannya mereka tidak khawatir lagi terpapar Covid-19. Dan mereka akan dapat melaksanakan tugas dengan baik tanpa rasa khawatir karena sudah di vaksin,” kata Burhanuddin.

Burhanuddin juga berharap, keberadaan vaksin Sinovac diharapkan bisa memutus rantai penularan virus Covid-19 di Lampung Selatan. Sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas ekonomi seperti pada periode normal.

“Dengan adanya vaksin ini kita berharap masyarakat bisa sehat. Penyebaran Covid-19 bisa berkurang dan pada akhirnya kita terhindar dari Covid-19 ini,” tandasnya (Red/Az)
Vaksin Sinovac Tiba di Lampung Selatan

Vaksin Sinovac Tiba di Lampung Selatan


KALIANDA (RO) - Sebanyak 2.587 dosis vaksin Covid-19 jenis Sinovac dari Biofarma tiba di Dinas Kesehatan Lampung Selatan, pada Selasa (12/1/2021).

Vaksin tersebut diserahkan Kepala UPTD Instalasi Farmasi dan Kalibrasi Alat Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Aries Aviantono kepada Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Selatan, Eka Riantinawati, di Kantor Dinkes setempat.

Turut menyaksikan juga, Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Ekobang dan Kemasyarakatan, Burhanuddin, Plt Asisten Bidang Adminstrasi Umum, M. Darmawan, Kepala Dinas Kominfo, M. Sefri Masdian, beserta Pol PP dan Polres Lampung Selatan.

Plt Kepala Dinkes Kabupaten Lampung Selatan, Eka Riantinawati mengatakan, secara sarana dan prasarana, Lampung Selatan siap melaksanakan vaksinasi terhadap virus Covid-19.

Saat ini, menurut Eka Riantinawati, Dinas Kesehatan Lampung Selatan tinggal menunggu instruksi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dan Kementerian Kesehatan.

“Kita belum bisa menjadawalkan kapan, karena masih menunggu dari kementerian,” ujar Eka Riantinawati dalam keterangannya usai serah terima vaksin Covid-19.

Eka Riantinawati menyatakan, vaksin Sinovac tersebut nantinya akan diprioritaskan untuk 2.587 tenaga kesehatan yang tersebar di RSUD Bob Bazar, RS Swasta, 27 Puskesmas dan pusat-pusat layanan kesehatan yang ada di seluruh Kabupaten Lampung Selatan.

“Untuk tenaga kesehatan secara keseluruhan sebanyak 2.907 orang. Tetapi yang kita vaksinasi sejumlah vaksin yang kita terima, yaitu 2.587 orang. Dan mereka yang akan di vaksin sudah mendapat notifikasi melalui pesan WhatsApp dari pusat,” terangnya.

Untuk vaksinasi tahap pertama ini, lanjutnya, Dinkes Lampung Selatan telah menyiapkan vaksinator atau petugas vaksinasi sebanyak 140 orang.

“Mereka (vaksinator) saat ini sedang mengikuti pelatihan secara daring dari pemerintah pusat. Masing-masing Puskesmas ada perwakilan lima orang. Pelatihan selama tiga hari, dan besok (Rabu, 13/1) pelatihannya selesai,” kata Kepala Dinas PP dan KB ini.Eka Riantinawati menambahkan, selain tenaga kesehatan, vaskinasi juga akan dilakukan terhadap 10 orang anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

“Dari 10 orang yang ditentukan oleh pemerintah pusat kita masih menunggu koordinasi dan kesiapan dari anggota Forkopimda,” tambahnya.

Sementara, Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Ekobang dan Kemasyarakatan, Burhanuddin meminta masyarakat agar tidak khawatir terhadap vaksin Covid-19. Pemkab memastikan bahwa vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksanakan aman.

“Dengan vaskinasi terhadap tenaga kesehatan, harapannya mereka tidak khawatir lagi terpapar Covid-19. Dan mereka akan dapat melaksanakan tugas dengan baik tanpa rasa khawatir karena sudah di vaksin,” kata Burhanuddin.

Burhanuddin juga berharap, keberadaan vaksin Sinovac diharapkan bisa memutus rantai penularan virus Covid-19 di Lampung Selatan. Sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas ekonomi seperti pada periode normal.

“Dengan adanya vaksin ini kita berharap masyarakat bisa sehat. Penyebaran Covid-19 bisa berkurang dan pada akhirnya kita terhindar dari Covid-19 ini,” tandasnya (Red/Az)