Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Februari 2024

Kendalikan Hipertensi Dengan Gerakan Patuh

Kendalikan Hipertensi Dengan Gerakan Patuh


LAMPUNG BARAT (RO)--Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang tergolong dalam Penyakit Tidak menular (PTM) dan banyak ditemukan di tengah masyarakat Indonesia. 


Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat.


Kabid Kemas Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat Erna Yanti, mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat Dr.Widyatmoko Kurniawan menyampaikan, hipertensi merupakan penyakit yang harus mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat, karena apabila semakin tinggi tekanan darah seseorang, semakin tinggi pula resiko orang tersebut terkena penyakit jantung, gagal ginjal, dan stroke.


" maka penting bagi kita untuk mengetahui berbagai langkah pengendalian yang mampu mencegah kita dan orang di sekitar kita dari berbagai risiko akibat hipertensi. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan gerakan yang biasa disebut Patuh ". Ucapnya Kamis (15/2/24)


 Lanjutnya, kepanjangan dari kata Patuh itu sendiri yaitu, P = Periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter, A = Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur T = tetap diet dengan gizi seimbang, U = Upayakan aktivitas fisik dengan aman, H = hindari asap rokok, alkohol, dan zat karsinogenik lainnya.


" Gerakan Patuh adalah sebuah gerakan yang sangat berguna untuk para penderita hipertensi dalam mengendalikan tekanan darah, untuk itu mari disiplin dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan memakan makanan yang bergizi seimbang dan rutin olahraga ". Imbuhnya


Terahir kata Erna, selain itu bersegera dalam melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala hipertensi seperti kehilangan keseimbangan, sakit kepala, rasa sakit di dada dan mudah lelah, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat. (Ronal)

Selasa, 13 Februari 2024

Cegah Diabetes Dengan Lakukan Enam Hal Ini

Cegah Diabetes Dengan Lakukan Enam Hal Ini


LAMPUNG BARAT (RO)--Penyakit Diabetes Melitus (DM) atau yang lebih dikenal dengan Kencing Manis adalah penyakit yang tidak menular yang harus mendapatkan perhatian khusus, penyakit tersebut menjadi penyebab kematian tertinggi ke tiga di Indonesia setelah stroke dan jantung.


Jumlah penderita diabetes di Indonesia terus meningkat dalam setiap tahunnya bahkan Indonesia menduduki peringkat kelima dengan jumlah penderita diabetes terbanyak didunia.


Kabid Kemas Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat Erna Yanti, mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat Dr.Widyatmoko Kurniawan menyampaikan, Diabetes adalah penyakit yang terjadi akibat insulin tidak dihasilkan atau tidak bekerja dengan baik, sehingga menyebabkan gula menumpuk di darah kita.


" Melihat kondisi tersebut maka menerapkan hidup sehat merupakan kunci yang dapat meminimalisir seseorang terkena diabetes baik diusia muda maupun diusia lanjut, penyakit ini tidak bisa disembuhkan namun bisa dikendalikan agar tidak terjadi komplikasi ". Jelasnya Selasa (13/2/24)


Lanjutnya, Untuk itu ada enam langkah sehat  yang dapat mencegah seseorang menderita penyakit Diabetes Melitus, seperti berhenti merokok, mempertahankan berat badan ideal, melakukan aktifitas fisik, mengkonsumsi makanan yang sehat, rutin periksa gula darah, mengelola stres.


"  lebih baik mencegah dari pada mengobati, mari menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala diabetes melitus seperti buang air kecil lebih seperti biasanya terutama pada malam hari, kehilangan berat badan tampa melakukan apapun hingga luka yang tidak pernah sembuh ". Pungkasnya (Ronal)

Selasa, 20 Desember 2022

ILS Lamsel Bersama KOPI TB dan Dinas Kesehatan, Sepakat Tanggulangi Tubercolusis

ILS Lamsel Bersama KOPI TB dan Dinas Kesehatan, Sepakat Tanggulangi Tubercolusis


LAMPUNG SELATAN - Organisasi relawan Inisiatif Lampung Sehat (ILS) SSR Lampung Selatan (Lamsel) bersama Koalisi Organisasi Profesi Indonesia Tuberculosis (Kopi TB) dan Dinas Kesehatan setempat sepakat berkolaborasi dalam menanggulangi penyakit tuberkulosis.


Koordinator Program Inisiatif Lampung Sehat SSR Lamsel, Rudi Hartono mengungkapkan, sebagai organisasi diluar Pemerintah berkomitmen untuk sama-sama ikut memperjuangkan penuntasan TB.


"Pertama adalah, bagaimana meningkatkan kerjasama antara rumah sakit swasta dan Dinas Kesehatan dalam pencapaian standar pelayanan minimal atau SPM. SPM kita ini kan sudah 100 persen terlampaui pada tahun 2022, dan tahun 2023 itu kita juga akan ada capaian lagi yang lebih besar," ucap Muhtadli pada acara pernyataan bersama upaya kolaborasi penanggulangan tuberkulosis di Kabupaten Lampung Selatan, di Rumah Makan Hidayah Kuring Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda, Selasa (20/12/2022).


Rudi mendorong, pengoptimalan pemeriksaan TCM yakni metode deteksi molekuler berbasis nested real-time PCR di kabupaten setempat tersebar di seluruh kecamatan.


"Khususnya, bagaimana TCM itu tersebar di 17 kecamatan. Hari ini, informasinya itu baru ada 6 ya. Kemudian, bagaimana kita mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Selatan ini untuk meningkatkan anggaran berkaitan dengan pengentasan TB di 2023," lanjut Ruhar sapaan akrab Rudi Hartono.


Selain itu, Pemkab Lampung Selatan juga membuka layanan pasien TB dan mengedukasi masyarakat pentingnya mencegah bahaya TB karena menular.


"Mengkhawatirkan sekali, andaikata ini tidak segera kita edukasi dan masyarakat tidak paham soal bahaya dan pengobatan TB," tandasnya.


Sementara, Ketua Kopi TB, dr Wahyu Wibisana menyebutkan, pencapaian penanggulangan TB sudah bagus berdasarkan pelaporan dan notifikasi kasus TB.


"Kami selama ini, sudah berkomitmen dengan para DPM yakni dokter praktek mandiri dan klinik-klinik swasta untuk melaporkan kegiatan dan setiap penemuan TB," cetus dr Wahyu.


Dirinya menekankan, proses edukasi kepada masyarakat umum bahwasannya TB yang belum parah bisa disembuhkan bila berobat jalan secara rutin selama 6 bulan di Puskesmas.


"Harapan kami di 2023 nanti, pencapaian akan lebih baik lagi dan mudah-mudahan kita kabupaten pertama mencapai eliminasi TB di 2030," singkat Wahyu.


Ditempat yang sama, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Lamsel, Basuki Didik Setiawan mengapresiasi peran serta lapisan masyarakat dalam program pencegahan dan pengendalian penyakit TB.


"Untuk diketahui, bahwa ILS telah berperan aktif dalam pencegahan dan pengendalian penyakit TB. Yang kedua, koalisi penanggulangan TB ada yang namanya SPM atau standar pelayanan minimal," kata Didik.


Target yang dicanangkan tahun 2022, sebesar 14.000 orang yang harus diperiksa ditentukan oleh Kementerian Kesehatan dan telah terlampaui.


"Adanya partisipasi di lingkungan masyarakat juga teman-teman media, ini yang paling sulit itu kan menggerakkan bagaimana masyarakat yang mempunyai gejala dini TB untuk memeriksakan diri. Ini perlu dilakukan banyak pihak, karena ketika ada orang yang ternyata positif TB di masyarakat dan itu tidak diobati maka orang ini bisa menularkan penyakit. Yang harus kita capai, nanti standingnya di tahun 2030 diharapkan Indonesia itu sudah eliminasi TBC," pungkas Didik.


Senada, perwakilan dari RSUD Bob Bazar, Kabid Pelayanan Medis, drg Kusmiati berujar, berkomitmen meningkatkan pelayanan pasien TB.


"Karena kita satu-satunya rumah sakit daerah di Lampung Selatan, harusnya lebih komitmen ya untuk melayani pasien TB. Sekarang ini, kami mempunyai sarana pelayanan khusus ruangan paru infeksius dan juga kita sediakan satu kamar untuk melayani 12 pasien," urainya.


Bahkan kini, BPJS menuntut semua rumah sakit melaporkan kedalam Sistem Informasi TB (SITB) melalui software.


"Tidak ada alasan, untuk tidak melayani pasien TB. Kami siap bekerjasama, untuk pengadaan pelayanan lebih terhadap pasien TB," tutup drg Kusmiati. (Hr)

Jumat, 20 November 2020

6 Kasus Baru Covid-19 Lamsel, 5 Natar dan 1 Sidomulyo. Berikut Keterangannya

6 Kasus Baru Covid-19 Lamsel, 5 Natar dan 1 Sidomulyo. Berikut Keterangannya


KALIANDA (RO) - Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Lampung Selatan, merilis update data terbaru sebaran covid-19.


Hingga Jumat (20/11/2020) kasus baru terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung Selatan bertambah 6 kasus, sehingga total saat ini sebanyak 182 kasus.


Berikut penjelasan 6 kasus baru konfirmasi positif covid-19:


 Selamat malam, menyampaikan update data Covid 19 Kabupaten Lamsel, Jumat, 20 November: Ada tambahan 6 pasien konfirmasi baru, yaitu :


1. Pasien Nomor 177, Ny. R, usia  49 thn, warga Desa Seloretno kec. Sidomulyo. Merupakan kasus baru, tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Bergejala, saat ini isolasi mandiri di rumah.


2. Pasien Nomor 178,  Ny. S, usia 42 thn,  warga Purwosari kec. Natar. Merupakan hasil tracing dari kasus Terkonfirmasi Positif Lamsel No. 141 (kerabat). Tidak Bergejala, saat ini isolasi mandiri di rumah.


3. Pasien Nomor 179,  Ny. D, usia 26 thn,  warga Purwosari kec. Natar. Merupakan hasil tracing dari kasus Terkonfirmasi Positif Lamsel No. 141 (kerabat). Tidak Bergejala, saat ini isolasi mandiri di rumah.


4. Pasien Nomor 180,  Nn. B, usia 17 thn,  warga Purwosari kec. Natar. Merupakan hasil tracing dari kasus Terkonfirmasi Positif Lamsel No. 141 (kerabat). Tidak Bergejala, saat ini isolasi mandiri di rumah.


5. Pasien Nomor 181,  Nn. G, usia 21 thn,  warga Purwosari kec. Natar. Merupakan hasil tracing dari kasus Terkonfirmasi Positif Lamsel No. 141 (kerabat).Kondisi saat ini Tidak Bergejala, saat ini isolasi mandiri di rumah.


6. Pasien Nomor 182, Ny. S, usia  50 thn, warga Kalisari kec. Natar, Merupakan kasus baru, tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Kondisi saat ini Bergejala, saat ini isolasi di RS Bintang Amin.


(Red)

6 Kasus Baru Covid-19 Lamsel, 5 Natar dan 1 Sidomulyo. Berikut Keterangannya

6 Kasus Baru Covid-19 Lamsel, 5 Natar dan 1 Sidomulyo. Berikut Keterangannya


KALIANDA (RO) - Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Lampung Selatan, merilis update data terbaru sebaran covid-19.


Hingga Jumat (20/11/2020) kasus baru terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung Selatan bertambah 6 kasus, sehingga total saat ini sebanyak 182 kasus.


Berikut penjelasan 6 kasus baru konfirmasi positif covid-19:


 Selamat malam, menyampaikan update data Covid 19 Kabupaten Lamsel, Jumat, 20 November: Ada tambahan 6 pasien konfirmasi baru, yaitu :


1. Pasien Nomor 177, Ny. R, usia  49 thn, warga Desa Seloretno kec. Sidomulyo. Merupakan kasus baru, tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Bergejala, saat ini isolasi mandiri di rumah.


2. Pasien Nomor 178,  Ny. S, usia 42 thn,  warga Purwosari kec. Natar. Merupakan hasil tracing dari kasus Terkonfirmasi Positif Lamsel No. 141 (kerabat). Tidak Bergejala, saat ini isolasi mandiri di rumah.


3. Pasien Nomor 179,  Ny. D, usia 26 thn,  warga Purwosari kec. Natar. Merupakan hasil tracing dari kasus Terkonfirmasi Positif Lamsel No. 141 (kerabat). Tidak Bergejala, saat ini isolasi mandiri di rumah.


4. Pasien Nomor 180,  Nn. B, usia 17 thn,  warga Purwosari kec. Natar. Merupakan hasil tracing dari kasus Terkonfirmasi Positif Lamsel No. 141 (kerabat). Tidak Bergejala, saat ini isolasi mandiri di rumah.


5. Pasien Nomor 181,  Nn. G, usia 21 thn,  warga Purwosari kec. Natar. Merupakan hasil tracing dari kasus Terkonfirmasi Positif Lamsel No. 141 (kerabat).Kondisi saat ini Tidak Bergejala, saat ini isolasi mandiri di rumah.


6. Pasien Nomor 182, Ny. S, usia  50 thn, warga Kalisari kec. Natar, Merupakan kasus baru, tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Kondisi saat ini Bergejala, saat ini isolasi di RS Bintang Amin.


(Red)

Selasa, 03 November 2020

Tiga Tenaga Kesehatan Asal Lamsel Positif Covid-19. Berikut Penjelasannya

Tiga Tenaga Kesehatan Asal Lamsel Positif Covid-19. Berikut Penjelasannya


LAMPUNG SELATAN (RO) - Setelah sebelumnya tiga karyawan rumah sakit pemerintah di Lampung Selatan, terkonfirmasi positif covid-19, kali ini tiga tenaga kesehatan dinyatakan positif covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Jimmy B. Hutapea menjelaskan, ada tiga tambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 pertanggal 3 September 2020.

"Ketiganya merupakan hasil tracing pasien konfirmasi positif sebelumnya," kata Jimmy melalui rilis yang diterima Retorikaonline.com

Berikut penjelasannya:

Selamat malam, Menyampaikan update data Covid 19 Kab. Lamsel, Selasa, 3 November: Ada tambahan 3 pasien konfirmasi baru , yaitu :

1. Pasien Nomor 132, Tn . S, usia 37 thn, warga kec. Tanjung Bintang, Pekerjaan Nakes di RS Urip Sumoharjo,  Hasil Tracing Kasus Nakes RS Urip Sumoharjo, bergejala, saat ini isolasi di RS Urip Sumoharjo.

2. Pasien Nomor 133, Ny. I, usia 35 thn,  warga kec. Tanjung Bintang, Pekerjaan Nakes di RS Urip Sumoharjo,  Hasil Tracing Kasus Nakes RS Urip Sumoharjo, bergejala, saat ini isolasi di RS Urip Sumoharjo.

3. Pasien Nomor 134, Tn. P, usia 25 thn,  Alamat Domisili Kec. Natar, Pekerjaan nakes di RS Airan,  Hasil Tracing Kasus nakes RS Airan, bergejala, saat ini isolasi di RS Airan. (Red)
Tiga Tenaga Kesehatan Asal Lamsel Positif Covid-19. Berikut Penjelasannya

Tiga Tenaga Kesehatan Asal Lamsel Positif Covid-19. Berikut Penjelasannya


LAMPUNG SELATAN (RO) - Setelah sebelumnya tiga karyawan rumah sakit pemerintah di Lampung Selatan, terkonfirmasi positif covid-19, kali ini tiga tenaga kesehatan dinyatakan positif covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Jimmy B. Hutapea menjelaskan, ada tiga tambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 pertanggal 3 September 2020.

"Ketiganya merupakan hasil tracing pasien konfirmasi positif sebelumnya," kata Jimmy melalui rilis yang diterima Retorikaonline.com

Berikut penjelasannya:

Selamat malam, Menyampaikan update data Covid 19 Kab. Lamsel, Selasa, 3 November: Ada tambahan 3 pasien konfirmasi baru , yaitu :

1. Pasien Nomor 132, Tn . S, usia 37 thn, warga kec. Tanjung Bintang, Pekerjaan Nakes di RS Urip Sumoharjo,  Hasil Tracing Kasus Nakes RS Urip Sumoharjo, bergejala, saat ini isolasi di RS Urip Sumoharjo.

2. Pasien Nomor 133, Ny. I, usia 35 thn,  warga kec. Tanjung Bintang, Pekerjaan Nakes di RS Urip Sumoharjo,  Hasil Tracing Kasus Nakes RS Urip Sumoharjo, bergejala, saat ini isolasi di RS Urip Sumoharjo.

3. Pasien Nomor 134, Tn. P, usia 25 thn,  Alamat Domisili Kec. Natar, Pekerjaan nakes di RS Airan,  Hasil Tracing Kasus nakes RS Airan, bergejala, saat ini isolasi di RS Airan. (Red)

Senin, 19 Oktober 2020

Positif Covid-19 di Lamsel Kembali Bertambah. 2 Kalianda, 1 Natar dan 1 Tanjung Sari

Positif Covid-19 di Lamsel Kembali Bertambah. 2 Kalianda, 1 Natar dan 1 Tanjung Sari


LAMPUNG SELATAN (RO) - Setelah 3 hari nihil kasus positif covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan kembali mengumumkan ada penambahan konfirmasi positif covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Jimmy B. Hutapea menjelaskan, ada penambahan konfirmasi positif covid-19 sebanyak 4 kasus.

"Tambahan 4 kasus baru di Lamsel, 2 Kecamatan Kalianda, 1 Kecamatan Natar dan 1 Kecamatan Tanjung Sari," ujar Jimmy kepada retorikaonline.com, Senin (19/10/2020).

Berikut penjelasan lengkapnya:

Selamat malam, menyampaikan update data Covid 19 Kab. Lamsel, Senin, 19 Oktober : ada tambahan 4 pasien konfirmasi baru , yaitu :

1. Pasien Nomor 98, Tn.B usia 41 thn, warga kec. Kalianda, saat ini isolasi di RS rujukan Lamsel.

2.Pasien Nomor 99, Tn. D usia 29 thn, warga kec. Kalianda, saat ini isolasi di RS rujukan Lamsel.

3. Pasien Nomor 100, Tn.M, usia 53 thn, warga kec.Natar  saat ini isolasi mandiri.

4. Pasien Nomor 101, Tn. P, usia 58 Thn, warga kec. Tanjung Sari saat ini isolasi di RS rujukan Lamsel, demikian, Trimakasih.

Berikut data lengkap covid-19 di Lamsel:

*Assalamualaikum Wr. Wb.*

Selamat Sore, Mohon izin mengirimkan  Laporan Perkembangan Kasus Covid 19 Kabupaten Lampung Selatan periode  tgl 18  Maret  sd 19 Oktober 2020

(Sumber *Seksi Surveilans Imunisasi*)

1. Kasus Suspek

     Total : 0

     Kasus Baru : 2

     Kasus Lama : 0

2. Kasus Probable

     Total             : 1

     Kasus baru  : 0

     Kasus Lama : 1

3. Kasus Konfirmasi (positif)

     Kasus Baru : 4

     Kasus Lama : 97

4. Kematian Konfirmasi

     Kasus Baru : 0

     Kasus Lama : 3

5. Konfirmasi positif masih isolasi :  14

6. Selesai Isolasi (kasus konfirmasi yang sembuh /negatif) : 84

7. Discarded (Bukan COVID-19) : 889

*Wassalamualaikum Wr. Wb.*

DUM

Hormat kami

$Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan$

(Red)



Positif Covid-19 di Lamsel Kembali Bertambah. 2 Kalianda, 1 Natar dan 1 Tanjung Sari

Positif Covid-19 di Lamsel Kembali Bertambah. 2 Kalianda, 1 Natar dan 1 Tanjung Sari


LAMPUNG SELATAN (RO) - Setelah 3 hari nihil kasus positif covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan kembali mengumumkan ada penambahan konfirmasi positif covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Jimmy B. Hutapea menjelaskan, ada penambahan konfirmasi positif covid-19 sebanyak 4 kasus.

"Tambahan 4 kasus baru di Lamsel, 2 Kecamatan Kalianda, 1 Kecamatan Natar dan 1 Kecamatan Tanjung Sari," ujar Jimmy kepada retorikaonline.com, Senin (19/10/2020).

Berikut penjelasan lengkapnya:

Selamat malam, menyampaikan update data Covid 19 Kab. Lamsel, Senin, 19 Oktober : ada tambahan 4 pasien konfirmasi baru , yaitu :

1. Pasien Nomor 98, Tn.B usia 41 thn, warga kec. Kalianda, saat ini isolasi di RS rujukan Lamsel.

2.Pasien Nomor 99, Tn. D usia 29 thn, warga kec. Kalianda, saat ini isolasi di RS rujukan Lamsel.

3. Pasien Nomor 100, Tn.M, usia 53 thn, warga kec.Natar  saat ini isolasi mandiri.

4. Pasien Nomor 101, Tn. P, usia 58 Thn, warga kec. Tanjung Sari saat ini isolasi di RS rujukan Lamsel, demikian, Trimakasih.

Berikut data lengkap covid-19 di Lamsel:

*Assalamualaikum Wr. Wb.*

Selamat Sore, Mohon izin mengirimkan  Laporan Perkembangan Kasus Covid 19 Kabupaten Lampung Selatan periode  tgl 18  Maret  sd 19 Oktober 2020

(Sumber *Seksi Surveilans Imunisasi*)

1. Kasus Suspek

     Total : 0

     Kasus Baru : 2

     Kasus Lama : 0

2. Kasus Probable

     Total             : 1

     Kasus baru  : 0

     Kasus Lama : 1

3. Kasus Konfirmasi (positif)

     Kasus Baru : 4

     Kasus Lama : 97

4. Kematian Konfirmasi

     Kasus Baru : 0

     Kasus Lama : 3

5. Konfirmasi positif masih isolasi :  14

6. Selesai Isolasi (kasus konfirmasi yang sembuh /negatif) : 84

7. Discarded (Bukan COVID-19) : 889

*Wassalamualaikum Wr. Wb.*

DUM

Hormat kami

$Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan$

(Red)



Kamis, 08 Oktober 2020

Konfirmasi Positif Covid-19 Lampung Bertambah 58 Kasus. Berikut Sebarannya

Konfirmasi Positif Covid-19 Lampung Bertambah 58 Kasus. Berikut Sebarannya


LAMPUNG (RO) - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, menjelaskan tentang adanya penambahan kasus konfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung.

Menurutnya, hingga Kamis (08/10/2020), ada tambahan sebanyak 58 kasus, 46 diantaranya merupakan hasil tracing, sedangakan sisanya merupakan kasus baru.

"18 orang Bandarlampung, 2 Metro, 30 Lampung Tengah, 1 Lampung Barat, 1 Tulang Bawang Barat, 1 Lampung Selatan dan 5 Lampung Utara," katanya melalui rilis yabg diterima retorikaonline.com. (red)

Berikut penjelasannya:










Konfirmasi Positif Covid-19 Lampung Bertambah 58 Kasus. Berikut Sebarannya

Konfirmasi Positif Covid-19 Lampung Bertambah 58 Kasus. Berikut Sebarannya


LAMPUNG (RO) - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, menjelaskan tentang adanya penambahan kasus konfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung.

Menurutnya, hingga Kamis (08/10/2020), ada tambahan sebanyak 58 kasus, 46 diantaranya merupakan hasil tracing, sedangakan sisanya merupakan kasus baru.

"18 orang Bandarlampung, 2 Metro, 30 Lampung Tengah, 1 Lampung Barat, 1 Tulang Bawang Barat, 1 Lampung Selatan dan 5 Lampung Utara," katanya melalui rilis yabg diterima retorikaonline.com. (red)

Berikut penjelasannya:










Jumat, 02 Oktober 2020

Berikut Riwayat Pasien Covid-19 Asal Sidomulyo yang Meninggal Dunia

Berikut Riwayat Pasien Covid-19 Asal Sidomulyo yang Meninggal Dunia


LAMPUNG SELATAN (RO) - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Jimmy B. Hutapea, menjelaskan tentang satu pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang meninggal dunia.

Menurutnya, pasien nomor 75 Lampung Selatan, merupakan laki-laki usia 34 tahun warga Sidomulyo yang aktifitas kesehariannya berjualan di pasar.

"Tanggal 22 September 2020 mulai timbul gejala demam, batuk kering disertai batuk, nafsu makan berkurang dan lidah terasa pahit," katanya, Jumat (02/10/2020).

Berikut penjelasan lengkapnya:

TERDAPAT PENAMBAHAN 1  KASUS KONFIRMASI MENINGGAL DUNIA, SEBAGAI BERIKUT :

KASUS NOMOR 75 LAMPUNG SELATAN, LAKI-LAKI,  34 TAHUN DARI KECAMATAN SIDOMULYO :

- AKTIFITAS SEHARI - HARI BERJUALAN DIPASAR DI WILAYAH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

- TANGGAL  22 SEPTEMBER 2020 MULAI TIMBUL GEJALA DEMAM, BATUK KERING DISERTAI SESAK,NAFSU MAKAN BERKURANG DAN LIDAH TERASA PAHIT.

- TANGGAL 27 SEPTEMBER 2020 , MASUK KE RS PEMERINTAH DI WILAYAH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN.

- TANGGAL  28 SEPTEMBER 2020 DILAKUKAN PEMERIKSAAN SWAB 1

- TANGGAL 29 SEPTEMBER 2020 TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAAN SWAB 1

- RIWAYAT PENYAKIT PENYERTA PERNAH ASMA WAKTU  KECIL

- TANGGAL 01 OKTOBER  2020,PUKUL 12.00 WIB                    PASIEN MENGELUH SESAK NAFAS SEMAKIN                 MEMBERAT, SULIT BICARA, AKTIFITAS TERBATAS KARNA SANGAT SESAK

Baca juga: (Video) Pasien Positif Covid-19 Asal Sidomulyo Meninggal Dunia

- PUKUL 14.00 WIB,PASIEN MENDERITA  GAGAL NAFAS/APNEU, NADI TIDAK TERABA DAN DINYATAKAN MENINGGAL DUNIA 

- PEMULASARAN JENAZAH DILAKSANAKAN DENGAN PROTOKOL COVID-19

(Red)

Berikut Riwayat Pasien Covid-19 Asal Sidomulyo yang Meninggal Dunia

Berikut Riwayat Pasien Covid-19 Asal Sidomulyo yang Meninggal Dunia


LAMPUNG SELATAN (RO) - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Jimmy B. Hutapea, menjelaskan tentang satu pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang meninggal dunia.

Menurutnya, pasien nomor 75 Lampung Selatan, merupakan laki-laki usia 34 tahun warga Sidomulyo yang aktifitas kesehariannya berjualan di pasar.

"Tanggal 22 September 2020 mulai timbul gejala demam, batuk kering disertai batuk, nafsu makan berkurang dan lidah terasa pahit," katanya, Jumat (02/10/2020).

Berikut penjelasan lengkapnya:

TERDAPAT PENAMBAHAN 1  KASUS KONFIRMASI MENINGGAL DUNIA, SEBAGAI BERIKUT :

KASUS NOMOR 75 LAMPUNG SELATAN, LAKI-LAKI,  34 TAHUN DARI KECAMATAN SIDOMULYO :

- AKTIFITAS SEHARI - HARI BERJUALAN DIPASAR DI WILAYAH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

- TANGGAL  22 SEPTEMBER 2020 MULAI TIMBUL GEJALA DEMAM, BATUK KERING DISERTAI SESAK,NAFSU MAKAN BERKURANG DAN LIDAH TERASA PAHIT.

- TANGGAL 27 SEPTEMBER 2020 , MASUK KE RS PEMERINTAH DI WILAYAH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN.

- TANGGAL  28 SEPTEMBER 2020 DILAKUKAN PEMERIKSAAN SWAB 1

- TANGGAL 29 SEPTEMBER 2020 TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAAN SWAB 1

- RIWAYAT PENYAKIT PENYERTA PERNAH ASMA WAKTU  KECIL

- TANGGAL 01 OKTOBER  2020,PUKUL 12.00 WIB                    PASIEN MENGELUH SESAK NAFAS SEMAKIN                 MEMBERAT, SULIT BICARA, AKTIFITAS TERBATAS KARNA SANGAT SESAK

Baca juga: (Video) Pasien Positif Covid-19 Asal Sidomulyo Meninggal Dunia

- PUKUL 14.00 WIB,PASIEN MENDERITA  GAGAL NAFAS/APNEU, NADI TIDAK TERABA DAN DINYATAKAN MENINGGAL DUNIA 

- PEMULASARAN JENAZAH DILAKSANAKAN DENGAN PROTOKOL COVID-19

(Red)

6 Tambahan Positif Covid-19 Lamsel. 4 Natar, 1 Bakauheni dan 1 Jati Agung. Ini Penjelasannya

6 Tambahan Positif Covid-19 Lamsel. 4 Natar, 1 Bakauheni dan 1 Jati Agung. Ini Penjelasannya


LAMPUNG SELATAN (RO) - Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan, kembali mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Jimmy B. Hutapea menjelaskan, ada penambahan sebanyak 6 kasus.

"4 kasus merupakan hasil tracing dari pasien sebelumnya, 2 kasus merupakan kasus baru," katanya, Jumat (02/10/2020).

Berikut keterangan resminya:

KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN SELAKU JURU BICARA COVID-19, KEMBALI MENYATAKAN BAHWA ADA PENAMBAHAN 6 (ENAM) KASUS BARU KONFIRMASI POSITIF COVID 19, SEHINGGA TOTAL KASUS POSITIF DI LAMPUNG SELATAN S/D TANGGAL 2 OKTOBER  2020 SEBANYAK 82  KASUS.

PENAMBAHAN  6 KASUS KONFIRMASI, TERDIRI DARI :

NOMOR 77, NOMOR 78 DAN NOMOR 79   DARI KECAMATAN NATAR

- HASIL TRACING  KASUS  KONFIRMASI  NOMOR  61 LAMPUNG SELATAN

- TANGGAL 01 OKTOBER  2020 TERKONFIRMASI                POSITIF COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAAN SWAB  

- KONDISI SAAT INI TIDAK BERGEJALA  DAN SEDANG MENJALANKAN ISOLASI MANDIRI.

NOMOR 80,  LAKI-LAKI, 19  TAHUN DARI KECAMATAN JATI AGUNG :

- HASIL TRACING KASUS KONFIRMASI NOMOR 73 LAMPUNG SELATAN.

- TANGGAL 01 OKTOBER  2020 TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAAN SWAB  

- KONDISI SAAT INI  BERGEJALA RINGAN  DAN  MENJALANKAN ISOLASI DI RUMAH SAKIT SWASTA.


NOMOR 81, PEREMPUAN, 61 TAHUN  DARI KECAMATAN NATAR :

-    MERUPAKAN KASUS  BARU

- RIWAYAT KONTAK DENGAN PELAKU PERJALANAN LUAR DAERAH ( JAKARTA) TANGGAL 19 - 25 SEPTEMBER 2020 

- TANGGAL  28 SEPTEMBER 2020, TIMBUL GEJALA BATUK DAN SESAK NAFAS, MELAKSANAKAN  PENGOBATAN PADA RS SWASTA DIWILAYAH KABUPATEN LAMPUN SELATAN DAN DILAKSANAKAN PEMERIKSAAN RAPID TEST DENGAN HASIL REAKTIF

- TANGGAL 29 SEPTEMBER  2020 DILAKSANAKAN PEMERIKSAAN SWAB 1

- TANGGAL 01 OKTOBER 2020 TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAAN SWAB 1

- RIWAYAT PENYAKIT PENYERTA HYPERTENSI

- KONDISI SAAT INI BERGEJALA SEDANG  DAN  MENJALANKAN ISOLASI DI RS PEMERINTAH DI BANDAR LAMPUNG.


NOMOR 82, LAKI-LAKI, 45 TAHUN  DARI KECAMATAN BAKAUHENI:

-    MERUPAKAN KASUS  BARU         

- TANGGAL  24 SEPTEMBER 2020, MENGIKUTI PELAKSANAAN RAPID TEST OLEH KKP DENGAN HASIL REAKTIF 

- TANGGAL 28 SEPTEMBER  2020, DILAKUKAN PEMERIKSAAN SWAB 1             

- TANGGAL 30 SEPTEMBER  2020, TERKONFIRMASI POSITIF  COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAAN SWAB 1

- TIDAK ADA  RIWAYAT PENYAKIT PENYERTA / KOMORBIT

- KONDISI SAAT INI TIDAK  BERGEJALA  DAN SEDANG MENJALANKAN ISOLASI  DI MESS YG DI SIAPKAN OLEH PERUSAHAAN DI WILAYAH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN.

(Red)


6 Tambahan Positif Covid-19 Lamsel. 4 Natar, 1 Bakauheni dan 1 Jati Agung. Ini Penjelasannya

6 Tambahan Positif Covid-19 Lamsel. 4 Natar, 1 Bakauheni dan 1 Jati Agung. Ini Penjelasannya


LAMPUNG SELATAN (RO) - Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan, kembali mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Jimmy B. Hutapea menjelaskan, ada penambahan sebanyak 6 kasus.

"4 kasus merupakan hasil tracing dari pasien sebelumnya, 2 kasus merupakan kasus baru," katanya, Jumat (02/10/2020).

Berikut keterangan resminya:

KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN SELAKU JURU BICARA COVID-19, KEMBALI MENYATAKAN BAHWA ADA PENAMBAHAN 6 (ENAM) KASUS BARU KONFIRMASI POSITIF COVID 19, SEHINGGA TOTAL KASUS POSITIF DI LAMPUNG SELATAN S/D TANGGAL 2 OKTOBER  2020 SEBANYAK 82  KASUS.

PENAMBAHAN  6 KASUS KONFIRMASI, TERDIRI DARI :

NOMOR 77, NOMOR 78 DAN NOMOR 79   DARI KECAMATAN NATAR

- HASIL TRACING  KASUS  KONFIRMASI  NOMOR  61 LAMPUNG SELATAN

- TANGGAL 01 OKTOBER  2020 TERKONFIRMASI                POSITIF COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAAN SWAB  

- KONDISI SAAT INI TIDAK BERGEJALA  DAN SEDANG MENJALANKAN ISOLASI MANDIRI.

NOMOR 80,  LAKI-LAKI, 19  TAHUN DARI KECAMATAN JATI AGUNG :

- HASIL TRACING KASUS KONFIRMASI NOMOR 73 LAMPUNG SELATAN.

- TANGGAL 01 OKTOBER  2020 TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAAN SWAB  

- KONDISI SAAT INI  BERGEJALA RINGAN  DAN  MENJALANKAN ISOLASI DI RUMAH SAKIT SWASTA.


NOMOR 81, PEREMPUAN, 61 TAHUN  DARI KECAMATAN NATAR :

-    MERUPAKAN KASUS  BARU

- RIWAYAT KONTAK DENGAN PELAKU PERJALANAN LUAR DAERAH ( JAKARTA) TANGGAL 19 - 25 SEPTEMBER 2020 

- TANGGAL  28 SEPTEMBER 2020, TIMBUL GEJALA BATUK DAN SESAK NAFAS, MELAKSANAKAN  PENGOBATAN PADA RS SWASTA DIWILAYAH KABUPATEN LAMPUN SELATAN DAN DILAKSANAKAN PEMERIKSAAN RAPID TEST DENGAN HASIL REAKTIF

- TANGGAL 29 SEPTEMBER  2020 DILAKSANAKAN PEMERIKSAAN SWAB 1

- TANGGAL 01 OKTOBER 2020 TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAAN SWAB 1

- RIWAYAT PENYAKIT PENYERTA HYPERTENSI

- KONDISI SAAT INI BERGEJALA SEDANG  DAN  MENJALANKAN ISOLASI DI RS PEMERINTAH DI BANDAR LAMPUNG.


NOMOR 82, LAKI-LAKI, 45 TAHUN  DARI KECAMATAN BAKAUHENI:

-    MERUPAKAN KASUS  BARU         

- TANGGAL  24 SEPTEMBER 2020, MENGIKUTI PELAKSANAAN RAPID TEST OLEH KKP DENGAN HASIL REAKTIF 

- TANGGAL 28 SEPTEMBER  2020, DILAKUKAN PEMERIKSAAN SWAB 1             

- TANGGAL 30 SEPTEMBER  2020, TERKONFIRMASI POSITIF  COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAAN SWAB 1

- TIDAK ADA  RIWAYAT PENYAKIT PENYERTA / KOMORBIT

- KONDISI SAAT INI TIDAK  BERGEJALA  DAN SEDANG MENJALANKAN ISOLASI  DI MESS YG DI SIAPKAN OLEH PERUSAHAAN DI WILAYAH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN.

(Red)


Rabu, 30 September 2020

4 Kasus Positif Covid-19 Lamsel. 1 Kalianda, 1 Sidomulyo dan 2 Jati Agung. Ini Riwayatnya

4 Kasus Positif Covid-19 Lamsel. 1 Kalianda, 1 Sidomulyo dan 2 Jati Agung. Ini Riwayatnya


LAMPUNG SELATAN (RO) - Terjadi lagi penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Jimmy B. Hutapea menjelaskan, ada penambahan 4 kasus baru konfirmasi positif covid-19 di Lamsel.

"Total kasus hingga 30 September sebanyak 76 kasus," katanya, Rabu (30/09/2020).

Berikut keterangan resminya:

KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN SELAKU JURU BICARA COVID-19, KEMBALI MENYATAKAN BAHWA ADA PENAMBAHAN 4 (EMPAT) KASUS BARU KONFIRMASI POSITIF COVID 19, SEHINGGA TOTAL KASUS POSITIF DI LAMPUNG SELATAN S/D TANGGAL 30 SEPTEMBER 2020 SEBANYAK 76 KASUS.

PENAMBAHAN 4 KASUS KONFIRMASI, TERDIRI DARI :

NOMOR 73, LAKI-LAKI Tn. Y, USIA 18 DARI KECAMATAN JATI AGUNG :
- BARU DATANG DARI SUMATERA UTARA TANGGAL 14 SEPTEMBER 2020
- TANGGAL 20 SEPTEMBER 2020, ADA GEJALA DEMAM DAN BATUK KEMUDIAN TANGGAL 25 SEPTEMBER 2020 RAPID TEST HASIL REAKTIF.
- TANGGAL 26 SEPTEMBER 2020 DI AMBIL SWAB DAN TANGGAL 29 SEPTEMBER 2020 TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19
- KONDISI SAAT INI BERGEJALA DAN SEDANG MENJALANKAN ISOLASI DI RS SWASTA.

NOMOR 74, LAKI-LAKI Tn. I, USIA 46 TH DARI KECAMATAN JATI AGUNG, KASUS BARU ADA RIWAYAT PERJALANAN DARI BENGKULU SELAMA 5 HARI.
KONDISI SAAT INI BERGEJALA DAN ISOLASI DI RS SWASTA.

NOMOR 75, LAKI-LAKI, Tn. A, USIA 34 TAHUN , DARI KECAMATAN SIDOMULY0
- MERUPAKAN KASUS BARU
- TANGGAL 29 SEPTEMBER 2020 TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAN SWAB 1
- KONDISI SAAT INI BERGEJALA DAN SEDANG MENJALANKAN ISOLASI DI RS PEMERINTAH.

NOMOR 76, LAKI-LAKI, Tn. J. 47 TAHUN , ALAMAT KALIANDA :
- ADA RIWAYAT KONTAK DENGAN KASUS NOMOR 63 LAMPUNG SELATAN.
- TANGGAL 29 SEPTEMBER 2020 TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAAN SWAB 1
- KONDISI SAAT INI BERGEJALA DAN SEDANG MENJALANKAN ISOLASI PADA SALAH SATU RS PEMERINTAH DI WILAYAH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN.
(Red)
4 Kasus Positif Covid-19 Lamsel. 1 Kalianda, 1 Sidomulyo dan 2 Jati Agung. Ini Riwayatnya

4 Kasus Positif Covid-19 Lamsel. 1 Kalianda, 1 Sidomulyo dan 2 Jati Agung. Ini Riwayatnya


LAMPUNG SELATAN (RO) - Terjadi lagi penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Jimmy B. Hutapea menjelaskan, ada penambahan 4 kasus baru konfirmasi positif covid-19 di Lamsel.

"Total kasus hingga 30 September sebanyak 76 kasus," katanya, Rabu (30/09/2020).

Berikut keterangan resminya:

KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN SELAKU JURU BICARA COVID-19, KEMBALI MENYATAKAN BAHWA ADA PENAMBAHAN 4 (EMPAT) KASUS BARU KONFIRMASI POSITIF COVID 19, SEHINGGA TOTAL KASUS POSITIF DI LAMPUNG SELATAN S/D TANGGAL 30 SEPTEMBER 2020 SEBANYAK 76 KASUS.

PENAMBAHAN 4 KASUS KONFIRMASI, TERDIRI DARI :

NOMOR 73, LAKI-LAKI Tn. Y, USIA 18 DARI KECAMATAN JATI AGUNG :
- BARU DATANG DARI SUMATERA UTARA TANGGAL 14 SEPTEMBER 2020
- TANGGAL 20 SEPTEMBER 2020, ADA GEJALA DEMAM DAN BATUK KEMUDIAN TANGGAL 25 SEPTEMBER 2020 RAPID TEST HASIL REAKTIF.
- TANGGAL 26 SEPTEMBER 2020 DI AMBIL SWAB DAN TANGGAL 29 SEPTEMBER 2020 TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19
- KONDISI SAAT INI BERGEJALA DAN SEDANG MENJALANKAN ISOLASI DI RS SWASTA.

NOMOR 74, LAKI-LAKI Tn. I, USIA 46 TH DARI KECAMATAN JATI AGUNG, KASUS BARU ADA RIWAYAT PERJALANAN DARI BENGKULU SELAMA 5 HARI.
KONDISI SAAT INI BERGEJALA DAN ISOLASI DI RS SWASTA.

NOMOR 75, LAKI-LAKI, Tn. A, USIA 34 TAHUN , DARI KECAMATAN SIDOMULY0
- MERUPAKAN KASUS BARU
- TANGGAL 29 SEPTEMBER 2020 TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAN SWAB 1
- KONDISI SAAT INI BERGEJALA DAN SEDANG MENJALANKAN ISOLASI DI RS PEMERINTAH.

NOMOR 76, LAKI-LAKI, Tn. J. 47 TAHUN , ALAMAT KALIANDA :
- ADA RIWAYAT KONTAK DENGAN KASUS NOMOR 63 LAMPUNG SELATAN.
- TANGGAL 29 SEPTEMBER 2020 TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAAN SWAB 1
- KONDISI SAAT INI BERGEJALA DAN SEDANG MENJALANKAN ISOLASI PADA SALAH SATU RS PEMERINTAH DI WILAYAH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN.
(Red)

Jumat, 27 Maret 2020

Aparat Desa Babatan Semprotkan Disinfektan di Seluruh Rumah Warga Dusun Sukadamai

Aparat Desa Babatan Semprotkan Disinfektan di Seluruh Rumah Warga Dusun Sukadamai


RO, LAMPUNG SELATAN - Aparat Desa Babatan, semprotkan cairan disinfektan guna pencegahan COVID-19 di Dusun Sukadamai, Desa Babatan, Lampung Selatan, Jumat (27/03/2020).

Kepala Desa Babatan, Mislan Irfandi mengatakan, hal itu untuk pencegahan karena saat ini Indonesia khususnya Lampung sedang menghadapi wabah virus corona.

"Diimbau kepada seluruh warga agar yang dari luar daerah dapat berdiam diri di dalam rumah selama 14 hari," katanya.

Dirinya juga mengingatkan, jika ada warga yang merasakan gejala corona dapat menghubungi aparat desa, agar nantinya didatangkan pihak dinas kesehatan dari puskesmas setempat.

"Ya untuk melakukan pengecekan kesehatan apabila ada tanda-tanda gejela virus corona," pungkasnya.

Semantara itu, Kadus Sukadamai, Sri Patmini, menyambut baik langkah yang dilakukan oleh aparat Desa Babatan itu dan berharap kegiatan itu dapat terus dilakukan.

"Semoga dapat mencegah penyebaran virus corona khususnya bagi Desa Babatan umumnya," pungkasnya. (Red)
Aparat Desa Babatan Semprotkan Disinfektan di Seluruh Rumah Warga Dusun Sukadamai

Aparat Desa Babatan Semprotkan Disinfektan di Seluruh Rumah Warga Dusun Sukadamai


RO, LAMPUNG SELATAN - Aparat Desa Babatan, semprotkan cairan disinfektan guna pencegahan COVID-19 di Dusun Sukadamai, Desa Babatan, Lampung Selatan, Jumat (27/03/2020).

Kepala Desa Babatan, Mislan Irfandi mengatakan, hal itu untuk pencegahan karena saat ini Indonesia khususnya Lampung sedang menghadapi wabah virus corona.

"Diimbau kepada seluruh warga agar yang dari luar daerah dapat berdiam diri di dalam rumah selama 14 hari," katanya.

Dirinya juga mengingatkan, jika ada warga yang merasakan gejala corona dapat menghubungi aparat desa, agar nantinya didatangkan pihak dinas kesehatan dari puskesmas setempat.

"Ya untuk melakukan pengecekan kesehatan apabila ada tanda-tanda gejela virus corona," pungkasnya.

Semantara itu, Kadus Sukadamai, Sri Patmini, menyambut baik langkah yang dilakukan oleh aparat Desa Babatan itu dan berharap kegiatan itu dapat terus dilakukan.

"Semoga dapat mencegah penyebaran virus corona khususnya bagi Desa Babatan umumnya," pungkasnya. (Red)

Selasa, 24 Maret 2020

PDP Corona di Lampung Berkurang, Pemprov Siapkan RSBNH Jadi Pusat Penanganan Covid-19

PDP Corona di Lampung Berkurang, Pemprov Siapkan RSBNH Jadi Pusat Penanganan Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana
RO, LAMPUNG - Jumlah PDP (Pasien Dalam Pemantauan) Covid-19 di Lampung, hingga Senin (23/03/2020), mengalamai penurunan tersisa 6 PDP dari angka sebelumnya 8 PDP.

1 orang masih dinyatakan Positif Covid-19, sedangkan 3 PDP telah dinyatakan sehat, berdasarkan dua kali hasil uji lab yang menunjukan hasil negatif dan sudah diperbolehkan pulang.

Sementara itu, Orang Dalam Pengawasan (ODP) berjumlah 725 orang, menurun jika dibandingkan data sebelumnya yang berjumlah sebanyak 805 ODP. 19 ODP merupakan masyarakat dari luar Lampung.

Kadis Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana menjelaskan, 6 PDP tersebut 5 diantaranya dirawat di RSUDAM Bandarlampung dan 1 PDP di RSUD Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan.

"Positif masih 1 orang laki-laki 62 tahun, Bandarlampung yang sedang mendapatkan perawatan di RSUDAM," kata Reihana, melalui pesan Whatsappnya, Senin (23/03/2020) malam.

Reihana melanjutkan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH) Kota Baru, Jati Agung, Lampung Selatan, sebagai rumah sakit pusat penanganan covid-19 di Provinsi Lampung.

"Untuk RSBNH, sebagian besar sudah siap untuk SDM. Sarana Prasarana hanya tinggal melengkapi," lanjut Reihana.

Pihaknya juga telah mendapatkan APD (Alat Pelindung Diri) penanganan covid-19 dari pemerintah pusat, yang akan dibagikan di empat rumah sakit rujukan yaitu RSUDAM, RSU A Yani Metro, RSU Bob Bazar, Lampung Selatan dan RSU Ryacudu, Lampung Utara.

"Tapi tidak banyak dan jenisnya bervariatif, ada yang lengkap, ada yang tidak lengkap ada yang hanya baju," pungkas Reihana. (Red)