Tampilkan postingan dengan label daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daerah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 September 2023

Remaja di Lambar Isi Waktu Sore Dengan Bermain Layangan Saat Weekend

Remaja di Lambar Isi Waktu Sore Dengan Bermain Layangan Saat Weekend


LAMPUNG BARAT--Cuaca cerah dengan angin yang bertiup lembut hingga sedang dimanfaatkan sejumlah remaja untuk menerbangkan layang-layang di Lapangan mardeka Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat (Lambar).


Selain remaja beberapa orang dewasa sampai anak-anak mengamati dari tepian, lalu bersorak jika ada layang-layang yang tersangkut atau saling bersangkutan. Beragam warna dan bentuk layang-layang dengan latar belakang langit berwarna biru cerah membuat suasana semakin meriah. 


layang-layang yang dimainkan berbentuk kupu-kupu berwarna cenderung kuning, dan bentuk cumi-cumi berwarna putih dan hitam memukau para penonton yang berdiri di tepi. Layang-layang lainnya terbang dalam bentuk standar diagonal.


Layang-layang dengan bentuk, model dan warna beraneka ragam itu dibuat sendiri oleh remaja dan banyak juga yang dibeli dari penjualnya di pinggir jalan.


Layang-layang dibuat dari berbagai bahan, seperti kertas pilus yang direkatkan pada rangkaian potongan bambu. Kemudian dikaitkan pada benang string dengan bandul kaleng untuk mengikat benang, Tiap membuat satu layang-layang membutuhkan waktu sekitar satu hari.


Salah satu remaja pemain layangan yang berada di lokasi Aldo (22)  menjelaskan dirinya mulai menerbangkannya mulai pukul 16.00 sampai 17.00 WIB, Pada saat itu cuaca cenderung bagus dan angin bertiup sedang hingga kencang, sehingga layang-layang bisa terbang lebih tinggi.


"Musim layang-layang membuat kami sangat senang, Tapi terkadang kecewa kalau layangan kami tersangkut pohon, tiang, atau bersangkutan dengan layangan lain, Sedih karena kehilangan layangan yang kami buat dengan susah payah,". Ucapnya pada awak media Retorika Online.com Minggu (10/09/2023)


Terpantau, Selain di Lapangan Mardeka yang berdekatan dengan Taman Kota Liwa, beberapa lapangan diwilayah Balik Bukit terlihat  juga ramai oleh anak-anak yang bermain layang-layang. Situasi ini biasanya berlangsung hingga ahir  Bulan September. (RNL)

Sabtu, 21 Mei 2022

Warga Palas Ditemukan Tewas Gantung Diri Didalam Rumahnya

Warga Palas Ditemukan Tewas Gantung Diri Didalam Rumahnya


LAMPUNG SELATAN (RO) - Diduga depresi akibat sakit menahun yang tak kunjung sembuh, JS warga Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Sabtu (21/05/2022).


Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut diketahui oleh sang anak, Tria NA, pada pukul 14.00 WIB, saat dirinya baru pulang sekolah dan rumah dalam kondisi terkunci dari dalam.


Tria NA, langsung memberitahu ibunya yang saat itu sedang berdagang di luar desa. Seketika, sang ibu langsung mencongkel jendela untuk bisa masuk kedalam rumah dan menemukan JS dalam kondisi tergantung dengan mengunakan kain panjang.


Sementara itu kepala Desa Palas aji, Heri Susanto membenarkan kejadian itu menimpa salah seorang warganya.


"Saat itu saya di kasih tau anak nya yang masih mengenakan seragram sekolah, ayah saya gantung diri, menirukan ucapan sang anak dengan gemeteran," ucapnya.


Dirinya melanjutkan, karena lokasi kejadian yang tidak berjauhan dengan rumahnya, usai mendengar informasi tersebut, dirinya langsung kelokasi.


"Langsung kelokask untuk memastikan kebenarannya dan lannsung menghubungi pihak Polsek Palas," jelasnya.


Mendapat informasi tersebut jajaran Polsek Palas yang di pimpin langsung Kapolsek Palas Iptu Edi Suandi turun kelokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).


Menurut Kapolsek setelah melakukan TKP, kejadian murni bunuh diri, dan di duga korban depresi karna penyakitnya yang tak kunjung sembuh.


"Dugaan pelaku bunuh diri mengunakan kain panjang di dalam rumah dengan manjat tangga kayu karena disamping mayat ada tangga kayu, disebabkan depresi penyakitnya yang tak sembuh-sembuh. Selanjutnya saya menghubungi pihak UPT Kesehatan untuk dilakukan visum luar," ucap Kapolsek saat di lokasi kejadian. (Srw/Red)

Sabtu, 21 Maret 2020

277 Orang Masuk ODP di Lamsel, 218 Dinyatakan Sehat, Sisanya Masih Dalam Waktu Pemantauan

277 Orang Masuk ODP di Lamsel, 218 Dinyatakan Sehat, Sisanya Masih Dalam Waktu Pemantauan

Nanang Ermanto Saat Memimpin Rakor Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19
RO, KALIANDA - Hingga saat ini, tidak ada warga Lampung Selatan yang terjangkit Covid-19 atau virus corona, namun 277 orang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Hal itu dijelaskan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan, dr. Jimmy Baggas Hutapea, MARS, saat rakor tim gugus penanganan Covid-19 di aula Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Sabtu (21/03/2020).

Dia menjelaskan, ODP tersebut merupakan TKI, TKW, atau orang yang baru kembali dari umrah maupun orang yang baru pulang dari negara terjangkit. Ia menyebut, dari jumlah ODP, 218 orang telah dinyatakan sehat.

“Sementara ini 59 orang masih dalam waktu pemantauan. Untuk PDP (Pasien Dalam Pengawasan) sampai saat ini tidak ada, apalagi yang positif,” ungkapnya.

Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto berharap, Tim Gugus Tugas dapat bekerja keras melakukan pencegahan Covid-19 di bumi Khagom Mufakat. Upaya itu menurut dia, tak terlepas dari kekompakan, gotong royong, dan kebersamaan dari semua pihak.

“Yang perlu saya garis bawahi, adanya Gugus Tugas ini merupakan bentuk kepedulian kita dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Perlu kebersamaan dan gotong royong kita semua untuk menangani persoalan ini,” tukas Nanang.

Segala kekurangan, Nanang meminta segera dikoordinasikan, baik persoalan kelengkapan alat medis maupun lainnya. Yang jelas, dirinya tak ingin kecolongan ada warganya yang terpapar virus Corona.

“Maka saya mengajak para pelaku usaha untuk berperan serta mengatasi segala kekurangan permasalahan ini. Saya ingin tahu sejauh mana kepedulian kita semua. Insya Allah, dengan kebersamaan dan gotong royong semua persoalan bisa kita atasi,” imbuhnya. (Az/Red)
277 Orang Masuk ODP di Lamsel, 218 Dinyatakan Sehat, Sisanya Masih Dalam Waktu Pemantauan

277 Orang Masuk ODP di Lamsel, 218 Dinyatakan Sehat, Sisanya Masih Dalam Waktu Pemantauan

Nanang Ermanto Saat Memimpin Rakor Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19
RO, KALIANDA - Hingga saat ini, tidak ada warga Lampung Selatan yang terjangkit Covid-19 atau virus corona, namun 277 orang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Hal itu dijelaskan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan, dr. Jimmy Baggas Hutapea, MARS, saat rakor tim gugus penanganan Covid-19 di aula Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Sabtu (21/03/2020).

Dia menjelaskan, ODP tersebut merupakan TKI, TKW, atau orang yang baru kembali dari umrah maupun orang yang baru pulang dari negara terjangkit. Ia menyebut, dari jumlah ODP, 218 orang telah dinyatakan sehat.

“Sementara ini 59 orang masih dalam waktu pemantauan. Untuk PDP (Pasien Dalam Pengawasan) sampai saat ini tidak ada, apalagi yang positif,” ungkapnya.

Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto berharap, Tim Gugus Tugas dapat bekerja keras melakukan pencegahan Covid-19 di bumi Khagom Mufakat. Upaya itu menurut dia, tak terlepas dari kekompakan, gotong royong, dan kebersamaan dari semua pihak.

“Yang perlu saya garis bawahi, adanya Gugus Tugas ini merupakan bentuk kepedulian kita dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Perlu kebersamaan dan gotong royong kita semua untuk menangani persoalan ini,” tukas Nanang.

Segala kekurangan, Nanang meminta segera dikoordinasikan, baik persoalan kelengkapan alat medis maupun lainnya. Yang jelas, dirinya tak ingin kecolongan ada warganya yang terpapar virus Corona.

“Maka saya mengajak para pelaku usaha untuk berperan serta mengatasi segala kekurangan permasalahan ini. Saya ingin tahu sejauh mana kepedulian kita semua. Insya Allah, dengan kebersamaan dan gotong royong semua persoalan bisa kita atasi,” imbuhnya. (Az/Red)