RETORIKA - Sebuah video berdurasi 30 detik menunjukan pasangan pemotor berbuat asusila saat berhenti di traffic light sebuah persimpangan. Polisi di Surabaya merespons viralnya video tersebut dengan memburu pria dan wanita mesum tersebut.
Selasa, 15 Desember 2020
Mesum di Lampu Merah, Pasangan ini Dicari Polisi
RETORIKA - Sebuah video berdurasi 30 detik menunjukan pasangan pemotor berbuat asusila saat berhenti di traffic light sebuah persimpangan. Polisi di Surabaya merespons viralnya video tersebut dengan memburu pria dan wanita mesum tersebut.
Mesum di Lampu Merah, Pasangan ini Dicari Polisi
RETORIKA - Sebuah video berdurasi 30 detik menunjukan pasangan pemotor berbuat asusila saat berhenti di traffic light sebuah persimpangan. Polisi di Surabaya merespons viralnya video tersebut dengan memburu pria dan wanita mesum tersebut.
Jumat, 13 November 2020
2 Penyebar Video Syur Mirip Gisel Ditangkap, Gisel Akan Diperiksa
RO - Polisi telah menangkap dua pelaku penyebaran konten video porno yang dinarasikan mirip artis Gisella Anastasia atau Gisel. Keduanya, PP dan MN, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
"Pertama inisial PP dan MN. Keduanya kita periksa tadi malam dan keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan kita lakukan penahanan kepada dua orang ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/11/2020).
Yusri mengatakan kedua tersangka ini menyebarkan video porno itu secara masif. Namun, Yusri tidak mengungkap apakah kedua tersangka ini adalah pemilik akun yang dilaporkan oleh pelapor.
"Dia ini adalah satu pemilik akun yang sebarkan video asusila ini. Apa pemilik akun ini yang dilaporkan? Ini teknis penyidikan. Dua orang Ini termasuk setelah kita cek, masif (menyebarkan)," tuturnya.
Gisel Akan di Periksa
"Artis yang mirip itu inisial GA, rencana kita lakukan periksa sebagai saksi Hari Selasa kita undang di sini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/11/2020).
Pemanggilan terhadap Gisel dilakukan untuk mengklarifikasi terkait sosok perempuan di video porno yang disebut mirip dengannya. Selain Gisel, polisi akan meminta keterangan ahli."Kemudian dari tersangka ini, Senin kami panggil saksi ahli IT untuk membuat terang perkara ini," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap 2 pelaku penyebar video porno mirip Gisel. Keduanya adalah PP (24) dan MF (22).
PP ditangkap di Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Rabu (11/11). Sedangkan MF ditangkap di Sawangan, Depok, pada Kamis (12/11).
Saat ini keduanya masih diperiksa intensif di Polda Metro Jaya. Polisi masih menggali motif keduanya menyebarkan video porno itu.
Gisel telah menanggapi video syur itu. Seperti apa tanggapannya?
"Nggak (mirip), cuma mukanya doang dari angle sini mana tuh yang foto gini (muka menghadap atas), gini (muka miring ke kiri), begitu ngadep sini (muka miring ke kanan) mirip teman saya yang satunya yang baru ngelahirin," ujar Gisel di channel YouTube Intens Investigasi.
"Aku ketawa-ketawa sama sahabatkulah ini mirip si ini. Ya muka kita China semua, ya mau gimana sama semua bentuknya," lanjutnya.
Gisella Anastasia kemudian mengungkapkan perbedaan selanjutnya terkait pemeran video seks yang mirip dirinya. Salah satu yang mencolok adalah bagian badan yang dirasa sangat berbeda dengan dirinya.
"Nggak juga, warna rambut, potongan rambut, gaya riasnya berbeda. Bentuk badan saya hafal banget, bentuk detailnya saya hafal banget lagi. Satu lagi, itu cewek mulus banget," tutur Gisel.
Menyebarkan video porno bisa dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Bunyi pasal tersebut:
"Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar".
2 Penyebar Video Syur Mirip Gisel Ditangkap, Gisel Akan Diperiksa
RO - Polisi telah menangkap dua pelaku penyebaran konten video porno yang dinarasikan mirip artis Gisella Anastasia atau Gisel. Keduanya, PP dan MN, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
"Pertama inisial PP dan MN. Keduanya kita periksa tadi malam dan keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan kita lakukan penahanan kepada dua orang ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/11/2020).
Yusri mengatakan kedua tersangka ini menyebarkan video porno itu secara masif. Namun, Yusri tidak mengungkap apakah kedua tersangka ini adalah pemilik akun yang dilaporkan oleh pelapor.
"Dia ini adalah satu pemilik akun yang sebarkan video asusila ini. Apa pemilik akun ini yang dilaporkan? Ini teknis penyidikan. Dua orang Ini termasuk setelah kita cek, masif (menyebarkan)," tuturnya.
Gisel Akan di Periksa
"Artis yang mirip itu inisial GA, rencana kita lakukan periksa sebagai saksi Hari Selasa kita undang di sini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/11/2020).
Pemanggilan terhadap Gisel dilakukan untuk mengklarifikasi terkait sosok perempuan di video porno yang disebut mirip dengannya. Selain Gisel, polisi akan meminta keterangan ahli."Kemudian dari tersangka ini, Senin kami panggil saksi ahli IT untuk membuat terang perkara ini," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap 2 pelaku penyebar video porno mirip Gisel. Keduanya adalah PP (24) dan MF (22).
PP ditangkap di Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Rabu (11/11). Sedangkan MF ditangkap di Sawangan, Depok, pada Kamis (12/11).
Saat ini keduanya masih diperiksa intensif di Polda Metro Jaya. Polisi masih menggali motif keduanya menyebarkan video porno itu.
Gisel telah menanggapi video syur itu. Seperti apa tanggapannya?
"Nggak (mirip), cuma mukanya doang dari angle sini mana tuh yang foto gini (muka menghadap atas), gini (muka miring ke kiri), begitu ngadep sini (muka miring ke kanan) mirip teman saya yang satunya yang baru ngelahirin," ujar Gisel di channel YouTube Intens Investigasi.
"Aku ketawa-ketawa sama sahabatkulah ini mirip si ini. Ya muka kita China semua, ya mau gimana sama semua bentuknya," lanjutnya.
Gisella Anastasia kemudian mengungkapkan perbedaan selanjutnya terkait pemeran video seks yang mirip dirinya. Salah satu yang mencolok adalah bagian badan yang dirasa sangat berbeda dengan dirinya.
"Nggak juga, warna rambut, potongan rambut, gaya riasnya berbeda. Bentuk badan saya hafal banget, bentuk detailnya saya hafal banget lagi. Satu lagi, itu cewek mulus banget," tutur Gisel.
Menyebarkan video porno bisa dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Bunyi pasal tersebut:
"Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar".
Kamis, 12 November 2020
Lagi Musim Corona, Oknum Kepala Puskesmas dan Bidan Buat Video Wik Wik
![]() |
| Foto: Ilustrasi |
NASIONAL (RO) - Sebuah video asusila yang diduga dilakukan dua oknum PNS Jember viral di sejumlah grup WhatsApp. Mereka disebut merupakan PNS Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember.
Video mesum itu berdurasi 48 detik. Dalam video tersebut ada adegan percumbuan antara si pria dan perempuan. Dilihat dari sudut pandang, perekaman video dilakukan oleh si pria.
Sekretaris Desa Curah Nongko, Pendik, mengakui adanya video mesum yang viral tersebut di tengah masyarakat desanya. Warga juga mempertanyakan itu.
"Sempat ada warga yang mempertanyakan. Ya akhirnya kita arahkan ke KTU Puskemas. Tapi sudah diproses," ujar Pendik saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (11/11/2020).
Kepala Tata Usaha Puskesmas Curah Nongko M. Soleh membenarkan adanya video tersebut. Pihaknya juga sudah memanggil pemeran dalam video mesum tersebut.
Pelaku pria diduga merupakan dokter yang menjabat sebagai kepala Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember. Sedangkan pelaku perempuan merupakan bidan yang juga bertugas di puskesmas tersebut. Lokasi di dalam video tersebut diduga rumah dinas Kepala Puskesmas Curahnongko.
"Yang bersangkutan sudah kita panggil dan mengakui. Kita minta membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi," kata Kepala Tata Usaha Puskesmas Curahnongko, M. Soleh, Rabu (11/11/2020).
Sementara itu, Kepala Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, disebut sebagai pemeran pria dalam video mesum bersama bidan desa setempat. Pria itu menampik tudingan tersebut. Dia juga mengundurkan diri dari posisinya sebagai kepala puskesmas demi menjaga situasi kondusif.
"Gara-gara video itu yang beredar sejak seminggu yang lalu, saya mengajukan pengunduran diri ke Dinkes Jember," kata pria yang minta namanya tak ditulis ini, Kamis (12/11/2020).
Dia mengaku mundur dari jabatan Kepala Puskesmas Curahnongko sejak 10 November 2020. Sejak saat itu, dia sudah tidak berdinas lagi di sana.
"Jadi, terhitung sejak Senin (10/11) kemarin, saya sudah tidak berdinas di sana. Saya mundur agar suasana pelayanan di Puskesmas kondusif," tuturnya.
Dia mengundurkan diri hanya sebagai kepala puskesmas. Tidak sebagai PNS. "Mundurnya itu sebagai kepala puskesmas. Untuk PNS, saya tidak mundur," kata dia.
Terkait tuduhan sebagai pemeran pria dalam video mesum yang viral itu, dia juga mengaku tidak akan melakukan upaya hukum. Baik kepada penyebar ataupun pihak lainnya.
"Tidak ada upaya apa-apa, hanya (mengajukan pengunduran diri) di Dinas Kesehatan saja," katanya. di Jember "Sampun ya, saestu, sudah. Saya tidak melihat video itu, juga tidak menyimpan, karena berisiko (bagi) saya. Saya tidak melakukan (adegan dalam video itu). Poin-poinnya itu tidak benar jika adegan perzinaan, dan tidak benar jika video itu disebarkan," ungkapnya "Sekali lagi tolong, untuk tidak membahas, kasihan keluarga saya," tandasnya.
Dari hasil penelusuran, Video mesum diduga oknum PNS Puskesmas di Jember viral. Tak hanya satu, ada empat potongan video yang berkaitan dengan aktivitas mesum dua orang tersebut.
Potongan video terpendek berdurasi sekitar 12 detik. Video itu menunjukkan wajah si perempuan secara close up. Gambar video itu juga gelap, sehingga wajah si perempuan tidak begitu jelas.
Perekam video itu adalah si pria. Wajah pria ini tak nampak di video. Sebelum video berakhir, ada tangan yang mengusap wajah si perempuan.
Berikutnya adalah video berdurasi sekitar 48 detik. Video ini menunjukkan awal keduanya melakukan hubungan intim. Dalam video ini, yang terlihat hanya wajah si perempuan. Sedangkan si pria tidak terlihat.
Lalu ada lagi video berdurasi sekitar 21 detik. Di video ini memperlihatkan hubungan intim keduanya. Si perempuan terlihat masih mengenakan baju. Hijabnya juga masih dipakai.
Terlihat si perempuan lebih aktif. Sementara si pria fokus dalam merekam aktivitas tersebut. Wajah si pria juga tak terlihat.
Kemudian ada lagi video yang berdurasi sekitar 35 detik. Di video ini menunjukkan si perempuan yang mengenakan kembali celana panjangnya. Saat si perempuan mengenakan celananya, si pria terus fokus merekam. Di video ini, wajah si perempuan terlihat jelas.
Secara keseluruhan, empat video itu tak menampakkan wajah pelaku si pria. Namun dugaan pelaku video mesum itu adalah bidan dan dokter di Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo.
sumber: detikcom
Lagi Musim Corona, Oknum Kepala Puskesmas dan Bidan Buat Video Wik Wik
![]() |
| Foto: Ilustrasi |
NASIONAL (RO) - Sebuah video asusila yang diduga dilakukan dua oknum PNS Jember viral di sejumlah grup WhatsApp. Mereka disebut merupakan PNS Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember.
Video mesum itu berdurasi 48 detik. Dalam video tersebut ada adegan percumbuan antara si pria dan perempuan. Dilihat dari sudut pandang, perekaman video dilakukan oleh si pria.
Sekretaris Desa Curah Nongko, Pendik, mengakui adanya video mesum yang viral tersebut di tengah masyarakat desanya. Warga juga mempertanyakan itu.
"Sempat ada warga yang mempertanyakan. Ya akhirnya kita arahkan ke KTU Puskemas. Tapi sudah diproses," ujar Pendik saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (11/11/2020).
Kepala Tata Usaha Puskesmas Curah Nongko M. Soleh membenarkan adanya video tersebut. Pihaknya juga sudah memanggil pemeran dalam video mesum tersebut.
Pelaku pria diduga merupakan dokter yang menjabat sebagai kepala Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember. Sedangkan pelaku perempuan merupakan bidan yang juga bertugas di puskesmas tersebut. Lokasi di dalam video tersebut diduga rumah dinas Kepala Puskesmas Curahnongko.
"Yang bersangkutan sudah kita panggil dan mengakui. Kita minta membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi," kata Kepala Tata Usaha Puskesmas Curahnongko, M. Soleh, Rabu (11/11/2020).
Sementara itu, Kepala Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, disebut sebagai pemeran pria dalam video mesum bersama bidan desa setempat. Pria itu menampik tudingan tersebut. Dia juga mengundurkan diri dari posisinya sebagai kepala puskesmas demi menjaga situasi kondusif.
"Gara-gara video itu yang beredar sejak seminggu yang lalu, saya mengajukan pengunduran diri ke Dinkes Jember," kata pria yang minta namanya tak ditulis ini, Kamis (12/11/2020).
Dia mengaku mundur dari jabatan Kepala Puskesmas Curahnongko sejak 10 November 2020. Sejak saat itu, dia sudah tidak berdinas lagi di sana.
"Jadi, terhitung sejak Senin (10/11) kemarin, saya sudah tidak berdinas di sana. Saya mundur agar suasana pelayanan di Puskesmas kondusif," tuturnya.
Dia mengundurkan diri hanya sebagai kepala puskesmas. Tidak sebagai PNS. "Mundurnya itu sebagai kepala puskesmas. Untuk PNS, saya tidak mundur," kata dia.
Terkait tuduhan sebagai pemeran pria dalam video mesum yang viral itu, dia juga mengaku tidak akan melakukan upaya hukum. Baik kepada penyebar ataupun pihak lainnya.
"Tidak ada upaya apa-apa, hanya (mengajukan pengunduran diri) di Dinas Kesehatan saja," katanya. di Jember "Sampun ya, saestu, sudah. Saya tidak melihat video itu, juga tidak menyimpan, karena berisiko (bagi) saya. Saya tidak melakukan (adegan dalam video itu). Poin-poinnya itu tidak benar jika adegan perzinaan, dan tidak benar jika video itu disebarkan," ungkapnya "Sekali lagi tolong, untuk tidak membahas, kasihan keluarga saya," tandasnya.
Dari hasil penelusuran, Video mesum diduga oknum PNS Puskesmas di Jember viral. Tak hanya satu, ada empat potongan video yang berkaitan dengan aktivitas mesum dua orang tersebut.
Potongan video terpendek berdurasi sekitar 12 detik. Video itu menunjukkan wajah si perempuan secara close up. Gambar video itu juga gelap, sehingga wajah si perempuan tidak begitu jelas.
Perekam video itu adalah si pria. Wajah pria ini tak nampak di video. Sebelum video berakhir, ada tangan yang mengusap wajah si perempuan.
Berikutnya adalah video berdurasi sekitar 48 detik. Video ini menunjukkan awal keduanya melakukan hubungan intim. Dalam video ini, yang terlihat hanya wajah si perempuan. Sedangkan si pria tidak terlihat.
Lalu ada lagi video berdurasi sekitar 21 detik. Di video ini memperlihatkan hubungan intim keduanya. Si perempuan terlihat masih mengenakan baju. Hijabnya juga masih dipakai.
Terlihat si perempuan lebih aktif. Sementara si pria fokus dalam merekam aktivitas tersebut. Wajah si pria juga tak terlihat.
Kemudian ada lagi video yang berdurasi sekitar 35 detik. Di video ini menunjukkan si perempuan yang mengenakan kembali celana panjangnya. Saat si perempuan mengenakan celananya, si pria terus fokus merekam. Di video ini, wajah si perempuan terlihat jelas.
Secara keseluruhan, empat video itu tak menampakkan wajah pelaku si pria. Namun dugaan pelaku video mesum itu adalah bidan dan dokter di Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo.
sumber: detikcom
Rabu, 11 November 2020
Akhirnya Ketua PDIP Pangkep Akui Pemeran Video Wik-Wik yang Viral
![]() |
| Foto Ist |
RO - Polres Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah memeriksa Ketua DPC PDIP Pangkep H Abd Rasyid terkait kasus video porno yang diduga melibatkan dirinya. Kepada polisi, Rasyid mengakui dia sebagai pemeran dalam video itu.
"Dari pemeriksaan kami dia mengakui (sebagai pemeran)," kata Kapolres Pangkep AKBP Endon Nurcahyo, Rabu (11/11/2020).
Dari pemeriksaan polisi juga terungkap, video itu dibuat di wilayah Makassar. Oleh karena itu Polres Pangkep akan melimpahkan kasus ini ke Polrestabes Makassar.
"Informasi awal tapi harus diselidiki lagi itu Makassar, Jadi kami akan limpahkan," ungkapnya.
Meski telah mengakui sebagai pemeran, namun Rasyid belum melaporkan kasus ini khususnya pihak yang menyebar video tersebut ke polisi.
"Dia tidak melapor," tuturnya.
Polisi sebelumnya telah memeriksa Rasyid dalam kasus video porno ini sebagai saksi. Rasyid sebelumnya juga telah membantah sebagai pemeran. Simak selanjutnya.
Sebelumnya, Polres Pangkep memeriksa Raysid sebagai saksi dalam kasus video porno yang beredar di masyarakat. Polisi masih mencari penyebar video itu yang menggunakan akun palsu.
"Sudah dipangil saksinya, cuman masalahnya belum ada yang melapor," kata Humas Polres Pangkep, Aipda Agus Salim.
Agus mengatakan saksi yang dipanggil adalah Rasyid yang diduga sebagai pemeran dalam video porno yang beredar luas di masyarakat. Namun dirinya tidak mengetahui isi pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik.
Sementara itu, Rasyid saat dikonfirmasi sepekan yang lalu menyebut video tersebut adalah hasil editan.
"Karena dia pakai akun palsu. Itu bisaja diedit mukanya (di video), saya dan kepala kita (saya) dan badannya orang yang sama besarnya. Makanya kita telesuri siapa yang puny akun," kata Rasyid.
(sumber: detik)













