Tampilkan postingan dengan label Video Mesum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Video Mesum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Desember 2020

Mesum di Lampu Merah, Pasangan ini Dicari Polisi

Mesum di Lampu Merah, Pasangan ini Dicari Polisi


RETORIKA - Sebuah video berdurasi 30 detik menunjukan pasangan pemotor berbuat asusila saat berhenti di traffic light sebuah persimpangan. Polisi di Surabaya merespons viralnya video tersebut dengan memburu pria dan wanita mesum tersebut. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi Oki Ahadian mengaku sudah memerintahkan personelnya untuk melakukan penyelidikan atas video mesum itu. Tak hanya pasangan pengendara motor yang mesum, pihaknya juga mencari penyebar video tersebut.

"Sedang kami selidiki. Kami cari mereka ini yang ada di dalam video, termasuk juga yang merekam," ujarnya kepada wartawan, Selasa, 15 Desember 2020.

Meski demikian, Oki belum bisa memastikan lokasi sebenarnya dalam video tersebut. Ia hanya mengatakan dalam video tersebut terlihat pengendara motor berhenti di sebuah persimpangan saat lampu lalu lintas menyala merah.

Kami cari mereka ini yang ada di dalam video, termasuk juga yang merekam.

Diketahui, video seorang perempuan yang memboncengkan teman prianya saat berhenti di traffic light sebuah persimpangan ini menjadi perhatian warganet. Video tersebar di berbagai platform media sosial dan mendapat hujatan dari netizen. 

Dalam video terlihat sang pria memeluk perempuan itu dari belakang kemudian menciuminya dari leher hingga pipi. Sementara si perempuan terlihat pasrah seakan tak risih menerima perlakuan cabul walau berada di tempat umum.

Diduga lokasi aksi asusila sejoli itu terjadi di perempatan Jalan Kenjeran, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Hal itu terlihat dari kubah Masjid Al Ishlah yang tampak dalam video. 

Dalam video itu juga terdengar suara, diduga dari perekam, berbicara dalam bahasa Madura, menyebut jika si pria memegang bagian vital tubuh perempuan.

“Sosonah etogguk bereng. Haram sosonah etogguh jeh sosonah (Payudaranya dipegang juga, itu payudaranya, dipegang payudaranya).” 

Lalu perekam menduga, jika laki-lakinya sedang di bawah pengaruh alkohol alias mabuk dan usai berhubungan badan.

“Paleng nganggui nak kanank jah to, beni mendem tok juah, apos pos (Mungkin habis pakai narkoba orang itu, nggak hanya mabuk saja itu. Main sosor saja),” ucapnya dalam video tersebut.[]
Mesum di Lampu Merah, Pasangan ini Dicari Polisi

Mesum di Lampu Merah, Pasangan ini Dicari Polisi


RETORIKA - Sebuah video berdurasi 30 detik menunjukan pasangan pemotor berbuat asusila saat berhenti di traffic light sebuah persimpangan. Polisi di Surabaya merespons viralnya video tersebut dengan memburu pria dan wanita mesum tersebut. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi Oki Ahadian mengaku sudah memerintahkan personelnya untuk melakukan penyelidikan atas video mesum itu. Tak hanya pasangan pengendara motor yang mesum, pihaknya juga mencari penyebar video tersebut.

"Sedang kami selidiki. Kami cari mereka ini yang ada di dalam video, termasuk juga yang merekam," ujarnya kepada wartawan, Selasa, 15 Desember 2020.

Meski demikian, Oki belum bisa memastikan lokasi sebenarnya dalam video tersebut. Ia hanya mengatakan dalam video tersebut terlihat pengendara motor berhenti di sebuah persimpangan saat lampu lalu lintas menyala merah.

Kami cari mereka ini yang ada di dalam video, termasuk juga yang merekam.

Diketahui, video seorang perempuan yang memboncengkan teman prianya saat berhenti di traffic light sebuah persimpangan ini menjadi perhatian warganet. Video tersebar di berbagai platform media sosial dan mendapat hujatan dari netizen. 

Dalam video terlihat sang pria memeluk perempuan itu dari belakang kemudian menciuminya dari leher hingga pipi. Sementara si perempuan terlihat pasrah seakan tak risih menerima perlakuan cabul walau berada di tempat umum.

Diduga lokasi aksi asusila sejoli itu terjadi di perempatan Jalan Kenjeran, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Hal itu terlihat dari kubah Masjid Al Ishlah yang tampak dalam video. 

Dalam video itu juga terdengar suara, diduga dari perekam, berbicara dalam bahasa Madura, menyebut jika si pria memegang bagian vital tubuh perempuan.

“Sosonah etogguk bereng. Haram sosonah etogguh jeh sosonah (Payudaranya dipegang juga, itu payudaranya, dipegang payudaranya).” 

Lalu perekam menduga, jika laki-lakinya sedang di bawah pengaruh alkohol alias mabuk dan usai berhubungan badan.

“Paleng nganggui nak kanank jah to, beni mendem tok juah, apos pos (Mungkin habis pakai narkoba orang itu, nggak hanya mabuk saja itu. Main sosor saja),” ucapnya dalam video tersebut.[]

Jumat, 13 November 2020

2 Penyebar Video Syur Mirip Gisel Ditangkap, Gisel Akan Diperiksa

2 Penyebar Video Syur Mirip Gisel Ditangkap, Gisel Akan Diperiksa


RO - Polisi telah menangkap dua pelaku penyebaran konten video porno yang dinarasikan mirip artis Gisella Anastasia atau Gisel. Keduanya, PP dan MN, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

"Pertama inisial PP dan MN. Keduanya kita periksa tadi malam dan keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan kita lakukan penahanan kepada dua orang ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/11/2020).


Yusri mengatakan kedua tersangka ini menyebarkan video porno itu secara masif. Namun, Yusri tidak mengungkap apakah kedua tersangka ini adalah pemilik akun yang dilaporkan oleh pelapor.


"Dia ini adalah satu pemilik akun yang sebarkan video asusila ini. Apa pemilik akun ini yang dilaporkan? Ini teknis penyidikan. Dua orang Ini termasuk setelah kita cek, masif (menyebarkan)," tuturnya.


Gisel Akan di Periksa


"Artis yang mirip itu inisial GA, rencana kita lakukan periksa sebagai saksi Hari Selasa kita undang di sini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/11/2020).


Pemanggilan terhadap Gisel dilakukan untuk mengklarifikasi terkait sosok perempuan di video porno yang disebut mirip dengannya. Selain Gisel, polisi akan meminta keterangan ahli."Kemudian dari tersangka ini, Senin kami panggil saksi ahli IT untuk membuat terang perkara ini," imbuhnya.


Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap 2 pelaku penyebar video porno mirip Gisel. Keduanya adalah PP (24) dan MF (22).


PP ditangkap di Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Rabu (11/11). Sedangkan MF ditangkap di Sawangan, Depok, pada Kamis (12/11).


Saat ini keduanya masih diperiksa intensif di Polda Metro Jaya. Polisi masih menggali motif keduanya menyebarkan video porno itu.


Gisel telah menanggapi video syur itu. Seperti apa tanggapannya?


"Nggak (mirip), cuma mukanya doang dari angle sini mana tuh yang foto gini (muka menghadap atas), gini (muka miring ke kiri), begitu ngadep sini (muka miring ke kanan) mirip teman saya yang satunya yang baru ngelahirin," ujar Gisel di channel YouTube Intens Investigasi.


"Aku ketawa-ketawa sama sahabatkulah ini mirip si ini. Ya muka kita China semua, ya mau gimana sama semua bentuknya," lanjutnya.


Gisella Anastasia kemudian mengungkapkan perbedaan selanjutnya terkait pemeran video seks yang mirip dirinya. Salah satu yang mencolok adalah bagian badan yang dirasa sangat berbeda dengan dirinya.


"Nggak juga, warna rambut, potongan rambut, gaya riasnya berbeda. Bentuk badan saya hafal banget, bentuk detailnya saya hafal banget lagi. Satu lagi, itu cewek mulus banget," tutur Gisel.


Menyebarkan video porno bisa dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).


Bunyi pasal tersebut:


"Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar".

2 Penyebar Video Syur Mirip Gisel Ditangkap, Gisel Akan Diperiksa

2 Penyebar Video Syur Mirip Gisel Ditangkap, Gisel Akan Diperiksa


RO - Polisi telah menangkap dua pelaku penyebaran konten video porno yang dinarasikan mirip artis Gisella Anastasia atau Gisel. Keduanya, PP dan MN, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

"Pertama inisial PP dan MN. Keduanya kita periksa tadi malam dan keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan kita lakukan penahanan kepada dua orang ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/11/2020).


Yusri mengatakan kedua tersangka ini menyebarkan video porno itu secara masif. Namun, Yusri tidak mengungkap apakah kedua tersangka ini adalah pemilik akun yang dilaporkan oleh pelapor.


"Dia ini adalah satu pemilik akun yang sebarkan video asusila ini. Apa pemilik akun ini yang dilaporkan? Ini teknis penyidikan. Dua orang Ini termasuk setelah kita cek, masif (menyebarkan)," tuturnya.


Gisel Akan di Periksa


"Artis yang mirip itu inisial GA, rencana kita lakukan periksa sebagai saksi Hari Selasa kita undang di sini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/11/2020).


Pemanggilan terhadap Gisel dilakukan untuk mengklarifikasi terkait sosok perempuan di video porno yang disebut mirip dengannya. Selain Gisel, polisi akan meminta keterangan ahli."Kemudian dari tersangka ini, Senin kami panggil saksi ahli IT untuk membuat terang perkara ini," imbuhnya.


Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap 2 pelaku penyebar video porno mirip Gisel. Keduanya adalah PP (24) dan MF (22).


PP ditangkap di Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Rabu (11/11). Sedangkan MF ditangkap di Sawangan, Depok, pada Kamis (12/11).


Saat ini keduanya masih diperiksa intensif di Polda Metro Jaya. Polisi masih menggali motif keduanya menyebarkan video porno itu.


Gisel telah menanggapi video syur itu. Seperti apa tanggapannya?


"Nggak (mirip), cuma mukanya doang dari angle sini mana tuh yang foto gini (muka menghadap atas), gini (muka miring ke kiri), begitu ngadep sini (muka miring ke kanan) mirip teman saya yang satunya yang baru ngelahirin," ujar Gisel di channel YouTube Intens Investigasi.


"Aku ketawa-ketawa sama sahabatkulah ini mirip si ini. Ya muka kita China semua, ya mau gimana sama semua bentuknya," lanjutnya.


Gisella Anastasia kemudian mengungkapkan perbedaan selanjutnya terkait pemeran video seks yang mirip dirinya. Salah satu yang mencolok adalah bagian badan yang dirasa sangat berbeda dengan dirinya.


"Nggak juga, warna rambut, potongan rambut, gaya riasnya berbeda. Bentuk badan saya hafal banget, bentuk detailnya saya hafal banget lagi. Satu lagi, itu cewek mulus banget," tutur Gisel.


Menyebarkan video porno bisa dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).


Bunyi pasal tersebut:


"Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar".

Kamis, 12 November 2020

Lagi Musim Corona,  Oknum Kepala Puskesmas dan Bidan Buat Video Wik Wik

Lagi Musim Corona, Oknum Kepala Puskesmas dan Bidan Buat Video Wik Wik

Foto: Ilustrasi


NASIONAL (RO) - Sebuah video asusila yang diduga dilakukan dua oknum PNS Jember viral di sejumlah grup WhatsApp. Mereka disebut merupakan PNS Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember.

Video mesum itu berdurasi 48 detik. Dalam video tersebut ada adegan percumbuan antara si pria dan perempuan. Dilihat dari sudut pandang, perekaman video dilakukan oleh si pria.

Sekretaris Desa Curah Nongko, Pendik, mengakui adanya video mesum yang viral tersebut di tengah masyarakat desanya. Warga juga mempertanyakan itu.

"Sempat ada warga yang mempertanyakan. Ya akhirnya kita arahkan ke KTU Puskemas. Tapi sudah diproses," ujar Pendik saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (11/11/2020).

Kepala Tata Usaha Puskesmas Curah Nongko M. Soleh membenarkan adanya video tersebut. Pihaknya juga sudah memanggil pemeran dalam video mesum tersebut.

Pelaku pria diduga merupakan dokter yang menjabat sebagai kepala Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember. Sedangkan pelaku perempuan merupakan bidan yang juga bertugas di puskesmas tersebut. Lokasi di dalam video tersebut diduga rumah dinas Kepala Puskesmas Curahnongko.

"Yang bersangkutan sudah kita panggil dan mengakui. Kita minta membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi," kata Kepala Tata Usaha Puskesmas Curahnongko, M. Soleh, Rabu (11/11/2020).

Sementara itu, Kepala Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, disebut sebagai pemeran pria dalam video mesum bersama bidan desa setempat. Pria itu menampik tudingan tersebut. Dia juga mengundurkan diri dari posisinya sebagai kepala puskesmas demi menjaga situasi kondusif.

"Gara-gara video itu yang beredar sejak seminggu yang lalu, saya mengajukan pengunduran diri ke Dinkes Jember," kata pria yang minta namanya tak ditulis ini, Kamis (12/11/2020).

Dia mengaku mundur dari jabatan Kepala Puskesmas Curahnongko sejak 10 November 2020. Sejak saat itu, dia sudah tidak berdinas lagi di sana.

"Jadi, terhitung sejak Senin (10/11) kemarin, saya sudah tidak berdinas di sana. Saya mundur agar suasana pelayanan di Puskesmas kondusif," tuturnya.

Dia mengundurkan diri hanya sebagai kepala puskesmas. Tidak sebagai PNS. "Mundurnya itu sebagai kepala puskesmas. Untuk PNS, saya tidak mundur," kata dia. 


Terkait tuduhan sebagai pemeran pria dalam video mesum yang viral itu, dia juga mengaku tidak akan melakukan upaya hukum. Baik kepada penyebar ataupun pihak lainnya.

"Tidak ada upaya apa-apa, hanya (mengajukan pengunduran diri) di Dinas Kesehatan saja," katanya. di Jember "Sampun ya, saestu, sudah. Saya tidak melihat video itu, juga tidak menyimpan, karena berisiko (bagi) saya. Saya tidak melakukan (adegan dalam video itu). Poin-poinnya itu tidak benar jika adegan perzinaan, dan tidak benar jika video itu disebarkan," ungkapnya "Sekali lagi tolong, untuk tidak membahas, kasihan keluarga saya," tandasnya.

Dari hasil penelusuran, Video mesum diduga oknum PNS Puskesmas di Jember viral. Tak hanya satu, ada empat potongan video yang berkaitan dengan aktivitas mesum dua orang tersebut.

Potongan video terpendek berdurasi sekitar 12 detik. Video itu menunjukkan wajah si perempuan secara close up. Gambar video itu juga gelap, sehingga wajah si perempuan tidak begitu jelas.

Perekam video itu adalah si pria. Wajah pria ini tak nampak di video. Sebelum video berakhir, ada tangan yang mengusap wajah si perempuan.

Berikutnya adalah video berdurasi sekitar 48 detik. Video ini menunjukkan awal keduanya melakukan hubungan intim. Dalam video ini, yang terlihat hanya wajah si perempuan. Sedangkan si pria tidak terlihat.

Lalu ada lagi video berdurasi sekitar 21 detik. Di video ini memperlihatkan hubungan intim keduanya. Si perempuan terlihat masih mengenakan baju. Hijabnya juga masih dipakai.

Terlihat si perempuan lebih aktif. Sementara si pria fokus dalam merekam aktivitas tersebut. Wajah si pria juga tak terlihat.

Kemudian ada lagi video yang berdurasi sekitar 35 detik. Di video ini menunjukkan si perempuan yang mengenakan kembali celana panjangnya. Saat si perempuan mengenakan celananya, si pria terus fokus merekam. Di video ini, wajah si perempuan terlihat jelas.

Secara keseluruhan, empat video itu tak menampakkan wajah pelaku si pria. Namun dugaan pelaku video mesum itu adalah bidan dan dokter di Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo.


sumber: detikcom