Tampilkan postingan dengan label Tenggelam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tenggelam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Juni 2021

Bocah 6 Tahun Meninggal Usai Tenggelam di Pantai Semukuk Kalianda

Bocah 6 Tahun Meninggal Usai Tenggelam di Pantai Semukuk Kalianda

Foto: Ist (Net)

RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Seorang bocah perempuan, tenggelam di Pantai Semukuk, Desa Pauh Tanjung Iman, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Minggu (06/06/2021).

Bocah perempuan tersebut berusia sekitar 6 tahun dan merupakan warga Desa Babulang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

Menurut keterangan beberapa saksi, saat itu korban R sedang berenang di pinggir pantai tersebut, namun tak lama berselang, korban tiba-tiba tenggelam.

"Ayahnya langsung menolong dan mengangkat anaknya dari air laut dan kemudian membawanya ke Rumah Sakit Bob Bazar," kata saksi tersebut.

Namun sesampainya di RSBB nyawa bocah tersebut tak tertolong lagi, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Pantai Semukuk, Marwan membenarkan tentang kejadian tersebut.

"Iya benar, saat ini kami sedang di tempat sohibul musibah," katanya kepada Retorikaonline.com. (Red)
Bocah 6 Tahun Meninggal Usai Tenggelam di Pantai Semukuk Kalianda

Bocah 6 Tahun Meninggal Usai Tenggelam di Pantai Semukuk Kalianda

Foto: Ist (Net)

RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Seorang bocah perempuan, tenggelam di Pantai Semukuk, Desa Pauh Tanjung Iman, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Minggu (06/06/2021).

Bocah perempuan tersebut berusia sekitar 6 tahun dan merupakan warga Desa Babulang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

Menurut keterangan beberapa saksi, saat itu korban R sedang berenang di pinggir pantai tersebut, namun tak lama berselang, korban tiba-tiba tenggelam.

"Ayahnya langsung menolong dan mengangkat anaknya dari air laut dan kemudian membawanya ke Rumah Sakit Bob Bazar," kata saksi tersebut.

Namun sesampainya di RSBB nyawa bocah tersebut tak tertolong lagi, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Pantai Semukuk, Marwan membenarkan tentang kejadian tersebut.

"Iya benar, saat ini kami sedang di tempat sohibul musibah," katanya kepada Retorikaonline.com. (Red)

Selasa, 01 Juni 2021

Korban Tenggelam di Pantai Ketang Kalianda Ditemukan Meninggal Dunia

Korban Tenggelam di Pantai Ketang Kalianda Ditemukan Meninggal Dunia


RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Dwi Santoso (16), remaja asal Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, yang tenggelam di pantai Ketang Kalianda, berhasil ditemukan. 

Korban ditemukan oleh tim SAR Gabubgan dalam keadaan meninggal dunia, pada Senin (31/05/2021) malam pukul 22.43 wib, sekitar 100 meter dari lokasi tenggelamnya korban.

Plt. Kabid Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, membenarkan bahwa jasad Dwi Santoso yang tenggelam pada Minggu (30/05) kemarin, telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Iya suudah ketemu, lokasi penemuan masih ditempat awal (tempat dimana korban tenggelam),” kata Rully, saat dikonfirmasi media ini, Senin (31/05/2021) malam.

Saat ini jasad korban telah dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman. 

"Sesuai permintaan keluarga korban, jasad sudah dibawa ke rumah duka,” pungkas Rully.

Diberitakan sebelumnya, pada Minggu (30/05/2021) sore kemarin, korban bersama ke delapan rekan lainnya melakukan aktifitas berenang di pantai Ketang Kalianda.

Namun naas, sekitar pukul 17.45 wib, korban yang berenang sekitar 20 meter dari bibir pantai itu terbawa arus gelombang laut, sehingga membuatnya tenggelam dan dinyatakan hilang. (Red)
Korban Tenggelam di Pantai Ketang Kalianda Ditemukan Meninggal Dunia

Korban Tenggelam di Pantai Ketang Kalianda Ditemukan Meninggal Dunia


RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Dwi Santoso (16), remaja asal Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, yang tenggelam di pantai Ketang Kalianda, berhasil ditemukan. 

Korban ditemukan oleh tim SAR Gabubgan dalam keadaan meninggal dunia, pada Senin (31/05/2021) malam pukul 22.43 wib, sekitar 100 meter dari lokasi tenggelamnya korban.

Plt. Kabid Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, membenarkan bahwa jasad Dwi Santoso yang tenggelam pada Minggu (30/05) kemarin, telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Iya suudah ketemu, lokasi penemuan masih ditempat awal (tempat dimana korban tenggelam),” kata Rully, saat dikonfirmasi media ini, Senin (31/05/2021) malam.

Saat ini jasad korban telah dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman. 

"Sesuai permintaan keluarga korban, jasad sudah dibawa ke rumah duka,” pungkas Rully.

Diberitakan sebelumnya, pada Minggu (30/05/2021) sore kemarin, korban bersama ke delapan rekan lainnya melakukan aktifitas berenang di pantai Ketang Kalianda.

Namun naas, sekitar pukul 17.45 wib, korban yang berenang sekitar 20 meter dari bibir pantai itu terbawa arus gelombang laut, sehingga membuatnya tenggelam dan dinyatakan hilang. (Red)

Senin, 31 Mei 2021

Korban Tenggelam di Pantai Ketang Masih Belum Ditemukan

Korban Tenggelam di Pantai Ketang Masih Belum Ditemukan


RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Tim SAR gabungan, masih melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Pantai Ketang Kalianda, Senin (31/05/2021).


Namun, hingga saat ini, korban yang bernama Dwi Santoso (16) bin Marsono, remaja asal Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas, itu belum juga ditemukan.


Menurut Plt. Kabid Damkar dan Penyelematan Lampung Selatan, Rully Fikriansyah menjelaskn, pihaknya hingga saat ini bersama kepolisian, Basarnas dan masyarakat masih menyisir lokasi kejadian tempat korban tenggelam.


"Ya Semalam itu difokuskan penyisiran sebelah kanan dan kiri di sekitar lokasi kejadian. Sampai saat ini masih kita lakukan pemcarian," kata Rully.


Diberitakan sebelumnya, Dwi Santoso (16) bin Marsono, remaja asal Desa Palasj Jaya, Kecamatan Palas, tenggelam di dekat Pantai Ketang, Kelurahan Wayurang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Minggu (30/05/2021).


Plt Kabid Damkar dan Penyelamatan, Rully Fikriansyah  mendampingi Plt Kadis Maturidi menjelaskan, pihakya mendapatkan laporan orang tenggelam itu sekitar pukul 17.45 WIB.


"Iya, tenggelamnya disekitaran pantai Ketang," ujarnya saat dikonfirmasi Minggu malam.


Berdasarkan infomasi yang pihaknya ketahui dari kerabat korban, korban saat itu berenang bersama dengan 7 rekannya.


Masih keterangan kerabat korban, lanjut Rully bahwa, korban yang tenggelam itu sempat 2 orang dari total 8 orang yang berenang. Namun, korban tidak bisa diselamatkan saat proses penyelamatan.


"Itu kata kerabat korban. Dua orang yang sempat tenggelam. Tapi, 1 orang bisa diselamatkan, dan adiknya hilang dan masih dalam proses pencarian hingga malam ini," kata Rully.


Ia menambahkan, pihak penyelamatan saat bersama pihak kepolisian tengah berjibaku mencari tubuh korban. Tak hanya itu, pihaknya pun telah berkoordinasi dengan pihak Basarnas untuk proses pencarian.


"Harapan kita, mudah-mudahan korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat," cetusnya. (Red)

Korban Tenggelam di Pantai Ketang Masih Belum Ditemukan

Korban Tenggelam di Pantai Ketang Masih Belum Ditemukan


RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Tim SAR gabungan, masih melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Pantai Ketang Kalianda, Senin (31/05/2021).


Namun, hingga saat ini, korban yang bernama Dwi Santoso (16) bin Marsono, remaja asal Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas, itu belum juga ditemukan.


Menurut Plt. Kabid Damkar dan Penyelematan Lampung Selatan, Rully Fikriansyah menjelaskn, pihaknya hingga saat ini bersama kepolisian, Basarnas dan masyarakat masih menyisir lokasi kejadian tempat korban tenggelam.


"Ya Semalam itu difokuskan penyisiran sebelah kanan dan kiri di sekitar lokasi kejadian. Sampai saat ini masih kita lakukan pemcarian," kata Rully.


Diberitakan sebelumnya, Dwi Santoso (16) bin Marsono, remaja asal Desa Palasj Jaya, Kecamatan Palas, tenggelam di dekat Pantai Ketang, Kelurahan Wayurang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Minggu (30/05/2021).


Plt Kabid Damkar dan Penyelamatan, Rully Fikriansyah  mendampingi Plt Kadis Maturidi menjelaskan, pihakya mendapatkan laporan orang tenggelam itu sekitar pukul 17.45 WIB.


"Iya, tenggelamnya disekitaran pantai Ketang," ujarnya saat dikonfirmasi Minggu malam.


Berdasarkan infomasi yang pihaknya ketahui dari kerabat korban, korban saat itu berenang bersama dengan 7 rekannya.


Masih keterangan kerabat korban, lanjut Rully bahwa, korban yang tenggelam itu sempat 2 orang dari total 8 orang yang berenang. Namun, korban tidak bisa diselamatkan saat proses penyelamatan.


"Itu kata kerabat korban. Dua orang yang sempat tenggelam. Tapi, 1 orang bisa diselamatkan, dan adiknya hilang dan masih dalam proses pencarian hingga malam ini," kata Rully.


Ia menambahkan, pihak penyelamatan saat bersama pihak kepolisian tengah berjibaku mencari tubuh korban. Tak hanya itu, pihaknya pun telah berkoordinasi dengan pihak Basarnas untuk proses pencarian.


"Harapan kita, mudah-mudahan korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat," cetusnya. (Red)

Minggu, 30 Mei 2021

Remaja Asal Palas Tenggelam di Pantai Ketang Kalianda

Remaja Asal Palas Tenggelam di Pantai Ketang Kalianda

Petugas melakukan pencarian terhadap korban tenggelam

RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Dwi Santoso (16) bin Marsono, remaja asal Desa Palasj Jaya, Kecamatan Palas, tenggelam di dekat Pantai Ketang, Kelurahan Wayurang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Minggu (30/05/2021).


Plt Kabid Damkar dan Penyelamatan, Rully Fikriansyah  mendampingi Plt Kadis Maturidi menjelaskan, pihakya mendapatkan laporan orang tenggelam itu sekitar pukul 17.45 WIB.


"Iya, tenggelamnya disekitaran pantai Ketang," ujarnya saat dikonfirmasi Minggu malam.


Berdasarkan infomasi yang pihaknya ketahui dari kerabat korban, korban saat itu berenang bersama dengan 7 rekannya.


Masih keterangan kerabat korban, lanjut Rully bahwa, korban yang tenggelam itu sempat 2 orang dari total 8 orang yang berenang. Namun, korban tidak bisa diselamatkan saat proses penyelamatan.


"Itu kata kerabat korban. Dua orang yang sempat tenggelam. Tapi, 1 orang bisa diselamatkan, dan adiknya hilang dan masih dalam proses pencarian hingga malam ini," kata Rully.


Ia menambahkan, pihak penyelamatan saat bersama pihak kepolisian tengah berjibaku mencari tubuh korban. Tak hanya itu, pihaknya pun telah berkoordinasi dengan pihak Basarnas untuk proses pencarian.


"Harapan kita, mudah-mudahan korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat," cetusnya. (Lex/Red)