Tampilkan postingan dengan label Pramuka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pramuka. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Oktober 2023

Dalam Rangka HUT Pramuka, PWI Lampung Barat Gelar Pelatihan Jurnalistik

Dalam Rangka HUT Pramuka, PWI Lampung Barat Gelar Pelatihan Jurnalistik


LAMPUNG BARAT-- Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menggelar pelatihan jurnalistik, yang dihelat di Gedung Pramuka, Komplek Perkantoran Pemkab Lampung Barat, Selasa (3/10/2023).


Pelatihan yang bertepatan dengan kemah akbar dalam rangka HUT Pramuka yang ke-62 tersebut dibuka langsung oleh Ketua PWI Lampung Barat Rifaie Arif, dihadiri dewan penasehat PWI Lampung barat Ismun Zani dan Iwan Setiawan sekaligus menjadi nara sumber, dengan moderator Duta Suhanda, dihadiri jajaran pengurus dengan peserta sebanyak 175 orang dari sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat se-kabupaten setempat.


Ketua PWI Lampung Barat Rifaie Arif dalam sambutannya mengatakan, pelatihan jurnalistik tersebut digelar selaras dengan adanya program Kementrian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yakni lomba karya tulis jurnalistik yang diikuti oleh jenjang pendidikan SMA sederajat.


” Kemendikbud Ristek setiap tahunnya menggelar lomba foto, artikel dan lomba karya tulis jurnalistik, tentu dengan  pelatihan ini diharapkan jika  sebelumnya tidak ada peserta dari Lampung barat yang mendapatkan juara, maka dengan pelatihan ini akan muncul dari Lampung Barat,” ungkap Rifaie Arif.


Terusnya, materi dalam pelatihan ini  yakni terkait bagaimana pembuatan karya tulis jurnalistik, para siswa siswa akan lebih giat dalam kegiatan jurnalistik sekolah melalui majalah dinding, buletin sekolah, bahkan platform digital seperti website maupun media sosial (Medsos).


”Para peserta mendapatkan pelatihan bagaimana mereka bisa menulis, selain memang  mendapatkan gambaran terkait dunia jurnalistik, produk-produk jurnalistik, dan juga pedoman yang harus ditaati oleh seorang jurnalis,” kata dia.


Sementara itu, Ismun Zani yang juga anggota DPRD Lampung Barat dua periode serta Iwan Setiawan menyampaikan materi, mulai dari gambaran umum hingga teknik penulisan. 


Acara tersebut berjalan dengan lancar sampai dengan selesai, juga diakhiri dengan pemberian piagam pelatihan jurnalistik dari PWI Lambar kepada adik-adik yang mengikuti pelatihan tersebut. (Ronal)

Minggu, 23 Februari 2020

Susur Sungai Tewaskan 10 Siswa, Polisi Tahan Satu Guru SMP Negeri 1 Turi

Susur Sungai Tewaskan 10 Siswa, Polisi Tahan Satu Guru SMP Negeri 1 Turi

Personel SAR Gabungan mencari korban susur Sungai Sempor SMPN 1 Turi, Sabtu (22/2/2020). - (ist)
Retorikaonline - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta terus mengembangkan kasus meninggalnya 10 orang siswa SMP Negeri 1 Turi saat mengikuti kegiatan susur sungai Sempor. Polda DIY saat ini telah menetapkan seorang tersangka dan menahannya.

Wakapolda DIY, Brigjen Pol Karyoto mengatakan seorang pembina pramuka yang juga guru SMP 1 Turi berinisial IYA telah ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka, lanjut Karyoto saat ini dilakukan penahanan di Mapolda DIY.

"Tadi malam telah dilakukan penahanan terhadap tersangka (IYA) karena melakukan kelalaian sehingga menimbulkan korban jiwa," ujar Karyoto, Minggu (23/2).
Karyoto merinci tersangka yang ditahan berstatus guru PNS. Di SMP 1 Turi, tersangka mengajar mata pelajaran olahraga.

"Tersangka baru satu yakni IYA. Tersangka benar guru olahraga di sekolah itu dan merupakan PNS," ungkap Karyoto.

Karyoto menambahkan saat ini pihaknya terus mengembangkan kasus yang menewaskan 10 orang siswa SMP Negeri 1 Turi ini.

"Sementara satu tersangka. Tapi kita kembangkan terus. Karena untuk menentukan tersangka baru butuh barang bukti yang cukup," urai Karyoto.

10 Korban Sudah Diidentifikasi

Sebelumnya Pusdalops BPBD Provinsi Yogyakarta memastikan 10 korban kecelakaan siswa SMPN Turi 1 Sleman saat kegiatan Pramuka sudah ditemukan dan diidentifikasi.

Korban yang terakhir ditemukan pada Minggu (23/2) pukul 05.30 WIB oleh TIM SAR.

Total Data Korban:
Total siswa: 249 (Kelas 7: 124 Siswa & Kelas 8: 125 Siswa),
Konfirmasi Selamat : 216 Siswa
Konfirmasi Luka : 23 Siswa
Meninggal Dunia: 10 Siswa

"Dengan sudah ditemukannya seluruh korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai hari ini dan seluruh potensi SAR dikembalikan ke masing-masing unsur," kata tutur Asnawi, Komandan Operasi SAR Sungai Sempor 2020.
[**]