Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Juni 2025

Kobaran Api Hanguskan Warung Sembako Dikecamatan Sukau Lambar

Kobaran Api Hanguskan Warung Sembako Dikecamatan Sukau Lambar


LAMPUNG BARAT– Sebuah warung sembako milik warga bernama Tumanggor di Pemangku Rantau Panjang, Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, ludes dilalap api pada Selasa malam, (10/07/2025) 

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 18.50 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 19.50 WIB, berkat bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Balik Bukit dan Sukau, serta kesigapan warga setempat.

Meski api menghanguskan seluruh isi warung, rumah milik Tumanggor yang terletak di bagian belakang bangunan berhasil diselamatkan dan tidak mengalami kerusakan.

Peratin (Kepala Desa) Pekon Tanjung Raya, Johan Safri, menyampaikan apresiasi atas respons cepat tim pemadam kebakaran dan warga dalam mengendalikan kobaran api.

 “Alhamdulillah, rumah di belakang warung berhasil diselamatkan. Kami sangat mengapresiasi gerak cepat tim Damkar dan warga sekitar,” ujarnya.

Johan menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang terjadi di dalam bangunan warung. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Kerugian material sedang dihitung. Syukurnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Semoga peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih waspada terhadap risiko kebakaran, khususnya akibat instalasi listrik yang tidak aman,” tambahnya.

Saat ini, lokasi kebakaran telah diamankan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Situasi di sekitar lokasi dinyatakan telah terkendali. Tutupnya (Ronal)

Jumat, 16 Mei 2025

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Puncak Pesagi

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Puncak Pesagi


LAMPUNG BARAT--Seorang pendaki yang ditemukan meninggal dunia di puncak Gunung Pesagi, Kabupaten Lampung Barat, pada Kamis (15/5/2025). 


Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, RAPI, aparat pekon, serta relawan masyarakat dikerahkan dalam upaya penyelamatan dan penurunan korban.


Informasi pertama diterima oleh BPBD Lampung Barat melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) sekitar pukul 13.30 WIB. Tak berselang lama, tim langsung bergerak menuju lokasi.


Proses evakuasi yang dimulai pukul 16.30 WIB itu berlangsung menantang. Medan yang curam, jalur sempit, serta cuaca berkabut dan hujan ringan di beberapa titik membuat upaya tersebut berlangsung ekstra hati-hati.


“Kita lakukan dengan penuh kehati-hatian. Medannya berat, ditambah kondisi cuaca yang cukup ekstrem,” ujarnya.


Korban pertama kali ditemukan oleh tiga pendaki muda, yakni Hilmi Maulana, Selo Iswanto, dan Ridho Kurniawan, yang sempat bertemu dengan korban dalam kondisi hidup sehari sebelumnya, Rabu (14/5/2025).


Namun, pada Kamis siang, saat mereka turun melalui jalur yang sama, ketiganya kembali menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa di sekitar puncak Gunung Pesagi.


Mereka segera melaporkan penemuan itu kepada aparat pekon setempat dan diteruskan ke BPBD Lampung Barat. Laporan tersebut menjadi dasar aktivasi tim evakuasi darurat.


Identitas korban belum secara resmi diumumkan ke publik, mengingat pihak berwenang masih menunggu konfirmasi dari keluarga korban dan proses identifikasi medis.


Tim gabungan yang dikerahkan terdiri dari personel Pusdalops PB, Tim Komando, operator lapangan, dan Tim Satgas SAR. Total 18 personel terlibat dalam operasi ini.


Sekitar pukul 18.02 WIB, korban berhasil ditemukan oleh tim evakuasi. Proses penurunan jenazah kemudian dimulai pada pukul 18.59 WIB.


Tim berhasil membawa jenazah keluar dari kawasan hutan dan tiba di gerbang rimba Gunung Pesagi sekitar pukul 20.10 WIB.


Selanjutnya, pada pukul 21.20 WIB, jenazah korban diserahkan ke Puskesmas Balik Bukit. Dari sana, jenazah dirujuk ke RSUD Alimuddin Umar untuk dilakukan autopsi dan proses identifikasi lanjutan.


Menurut keterangan sementara, korban diduga mengalami kelelahan berat selama pendakian. Namun, penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis.


Dengan diserahkannya jenazah ke rumah sakit dan pihak kepolisian, BPBD menyatakan proses evakuasi secara resmi selesai.


Setalah dilarikan ke RS alimuddin Umar Pada hari ini Jum'at (16/05/2025) Identitas korban di ketahui,dari informasi yang beredar di kutip dari komentar FB yang beredar bahwa korban berasal dari desa Babakan kecamatan pugung kabupaten tenggamus


Korban berinisial DS yang berjenis kelamin laki laki.

Dari komentar FB juga beredar bawa informasi nya kluarga korban sedang dalam perjalanan dari tenggamus menuju rumah sakit alimuddin Umar Liwa Lampung barat. Pungkasnya (Ronal)

Rabu, 22 Januari 2025

Warganya Diterkam Harimau, Pj. Bupati Lambar Sampaikan Bela Sungkawa

Warganya Diterkam Harimau, Pj. Bupati Lambar Sampaikan Bela Sungkawa


LAMPUNG BARAT---Penjabat (Pj) Bupati Lampung Barat Drs. Nukman, M.M sampaikan prihatin dan bela sungkawa atas meninggalnya Zainudin yang diduga akibat serangan binatang buas Harimau Sumatra. 

Diketahui, Zainudin alias Pon merupakan warga Purworejo, Jawa Tengah yang baru satu minggu tinggal di Kubu Balak Pekon Kegeringan, Kecamatan Batu Brak, Lampung Barat. 

Tubuh Zainudin ditemukan tim gabungan dalam keadaan tidak utuh, kaki dan tangan korban ditemukan tim gabungan tidak jauh dari lokasi korban diterkam harimau sudah dalam keadaan terputus.

Mendengar kabar naas tersebut, Nukman selaku kepala daerah setempat meminta agar aparat terkait  dapat bertidak  guna meminimalisir agar kejadian serupa tidak terjadi. 

"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengucapkan bela sungkawa dan berduka sedalam-dalamnya," disampaikan Nukman kepada tim rilis pada dinas kominfo Lampung Barat, Rabu (22/01/2025) sore.

"Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kesabaran, ketabahan dan keikhlasan," lanjutnya. 

Mengingat kejadian naas ini bukan yang pertama kalinya, Nukman mengimbau kepada lapisan masyarakat khususnya yang berada di Kecamatan Batu Brak, Suoh, dan BNS, khususnya wilayah yang mendekati hutan kawasan agar meningkatkan kewaspadaan dengan harapan kejadian serupa tidak terulang kembali. 

"Kepada masyarakat khususnya di daerah yang rawan dilintasi binatang buas seperti gajah dan harimau ini, agar dapat lebih waspada utamanya yang di dekat hutan," himbau Nukman.

Nukman meminta kepada lapisan masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari khususnya berkebun tidak pergi sendirian. "Terhadap masyarakat saya minta untuk tetap waspada, kalau ke kebun jangan sendiri-sendiri, usahakan ada teman biar dapat saling menjaga dan membantu," ucapnya. 

Kepala Daerah berkacamata itu juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri untuk menangkap hewan buas yang berkeliaran di beberapa bulan ini, hal itu guna mengantisipasi terjadi korban kembali. 

"Jangan bertindak sendiri, saya khawatir bila masyarakat bertindak tanpa pendampingan pihak terkait akan ada korban lagi, hal itu tidak kita inginkan," tutur Nukman (Ronal)

Senin, 09 Desember 2024

Seorang Pria Tewas Tertusuk Usai Nonton Orgen Tunggal di Lampung Barat

Seorang Pria Tewas Tertusuk Usai Nonton Orgen Tunggal di Lampung Barat


LAMPUNG BARAT--Geger, warga Pekon Sukabanjar, Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat temukan orang tergeletak di pinggir jalan dan ternyata sudah meninggal dunia, Senin, 9 Desember 2024.


Dugaan sementara karena perkelahian usai nonton orgen tunggal malam harinya. Korban merupakan warga Dusun 1 Warga Negara, Desa Sukanegara, Kecamatan Bangun Rejo, Kabupaten Lampung Tengah.


Adanya korban di Kecamatan Lumbok Seminung, sebagai pekerja proyek Pasar Tematik. Perkara itu kini telah ditangani aparat penegak hukum setempat.


Kapolres Lampung Barat AKBP. Rinaldo Aser melalui Kasat Reskrim Polres Lampung Barat, IPTU. Juherdi Sumandi, M.H., membenarkan jika ada laporan warga meninggal.


"Benar, kini telah kami ditangani. Tim juga telah turun untuk olah tempat kejadian perkara (TKP), dan mengumpulkan petunjuk serta keterangan di lapangan," kata dia.


Hasil keterangan dilapangan, Korban dan rekannya diduga terlibat perkelahian bersama temannya, namun temannya bisa melarikan diri meskipun sempat dipukul. Saat ini jasad korban telah dibawa ke RSUD Alimuddin Umar untuk kepentingan penyelidikan.


"Korban pekerja yang di Pasar Tematik, Diduga korban pembunuhan, Diperkirakan korban ribut saat jalan pulang. Korban terkena penusukan orang yang tidak dikenal. Korban meninggal dunia temannya sempat dipukul namun berhasil  melarikan diri," pungkasnya. (Ronal)

Kamis, 07 November 2024

Tersengat Listrik, Dua Warga Lumbuk Semingung Meninggal Dunia Saat Membuat Keramba

Tersengat Listrik, Dua Warga Lumbuk Semingung Meninggal Dunia Saat Membuat Keramba


LAMPUNG BARAT--Dua warga Lumbok Seminung meninggal dunia saat sedang berkerja membuat keramba di pinggiran Danau Ranau Pekon Kagungan, Kecamatan Lumbok Seminung Kabupaten Lampung Barat. Kamis (7/11/24).

Menurut informasi yang berasil dihimpun bahwa kedua korban mengalami kecelakaan saat membuat keramba, kedua warga tersebut tersengat arus listrik hingga mengakibatkan keduanya meninggal dunia.

Menurut Kapus Lumbok Seminung Siti Mahdalena menyebutkan bahwa kedua korban dibawa ke Puskesmas Lumbok Seminung pada pukul 14 :46 oleh warga.

"Kedua korban dibawa ke puskesmas dalam keadaan sudah tidak bernyawa," kata Mahdalena.

Adapun identitas kedua korban yakni yang pertama bernama Hadiyanto (31) alamat Pekon Suka Maju sedangkan korban yang kedua belum teridentifikasi identitasnya.

"Korban yang satunya lagi belum diketahui identitas nya namun saat ini petugas Kepolisian sudah ada di Puskesmas," jelas Kapus Mahdalena (Ronal)

Minggu, 22 September 2024

Warga Suoh Ditemukan Meninggal Diduga Diterkam Harimau

Warga Suoh Ditemukan Meninggal Diduga Diterkam Harimau


LAMPUNG BARAT (RO)---Serangan seekor Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) diduga kembali menyerang petani di Pemangku Kalibata Pekon (Desa) Sukamarga kecamatan Suoh kabupaten Lampung Barat, Sabtu (21/9/24) malam.


Berdasarkan informasi korban merupakan seorang petani bernama Karim yang beralamatkan di Pemangku Kalibata Pekon Sukamarga kecamatan Suoh Kabupaten setempat.


Peristiwa tersebut terjadi sore hari dan korban ditemukan oleh masyarakat pada malam hari dalam keadaan sudah tidak bernyawa serta tubuh dalam keadaan tidak utuh.


Saat melakukan pencarian yang dilakukan oleh masyarakat setempat ditemukannya alat berkebun berupa golok dan juga celana korban dengan penuh bercak darah.


Koban ditemukan ditengah semak belukar yang berada dikebun milik korban. (Ronal)

Selasa, 09 Juli 2024

Bayi Dalam Kardus Gegerkan Warga Sekincau Lampung Barat

Bayi Dalam Kardus Gegerkan Warga Sekincau Lampung Barat


LAMPUNG BARAT (RO)---Warga dibuat geger karena adanya penemuan bayi dalam kardus yang berada dipemangku 6 Tegal Rejo Pekon (Pampangan) kecamatan Sekincau Kabupaten Lampung Barat (Lambar). Selasa (9/7/2024)


Bayi yang ditemukan didalam kardus tersebut ditemukan dalam keadaan menangis dan badan ditutupi oleh kain bermotif batik.


Kapolsek Sekincau AKP Sahril Paison mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Ryky Widya Muharam, melalui Bhabinkamtibmas Pekon Pampangan Aipda Poniman, membenarkan terkait kejadian penemuan bayi dalam kardus itu.


“Terkait kejadian penemuan bayi dalam kardus itu benar adanya, semalam saya sedang piket di Polsek kemudian saya dihubungi oleh Kepala Dusun setempat dan menyampaikan bahwa ada warga yang menemukan bayi,”. Ucapnya


Dirinya menjelaskan, bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan di dalam kardus yang berada di sebuah pos ronda di pemangku 6 Tegal Rejo.


“Penemuan itu sekira pukul 4.30 WIB dan bayi diperkirakan baru berumur 3 hari, bayi itu berjenis kelamin laki-laki,” jelasnya.


Setelah mendapatkan laporan, Aipda Poniman menerangkan, bahwa pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).


“Dan bayi tersebut langsung dievakuasi ke Puskesmas Sekincau untuk mendapatkan perawatan karena harapan kita bayi itu keadaannya sehat karena yang punya kewenangan untuk menangani kesehatan bayi tersebut ialah nakes, dan saat ini bayi tersebut ada di Puskesmas Sekincau,” terangnya.

 

Lebih lanjut, dirinya memaparkan kronologi singkat kejadian penemuan bayi dalam kardus itu berdasarkan keterangan dari saksi maupun masyarakat setempat.


“Kalau sementara keterangan sekitar jam 4 an ada suara motor dari arah Pekon Pampangan menuju kecamatan Pagar Dewa, dan motor tersebut memiliki suara yang cukup kuat,” paparnya.


“Kemudian berselang sekitar setengah jam dari suara motor itu terdengar suara bayi menangis dari pos ronda yang ada di pinggir jalan, kemudian saat didatangi warga terdapat bayi dalam kardus dengan badan ditutupi kain,” pungkasnya. (Ronal)

Rabu, 03 Juli 2024

Satu Orang Meninggal Tertabrak Bus Blong Rem di Lampung Barat

Satu Orang Meninggal Tertabrak Bus Blong Rem di Lampung Barat


LAMPUNG BARAT --Telah terjadi kecelakaan bus Ranau Indah Nopol BG 7134 V Jurusan Ranau -Jakarta yang terjadi Dipekon (Desa) Simpang Sari Air Keruh Kecamatan Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat, pada Pukul 16.00 Wib (3/7/2024).


Dalam kejadian itu satu korban meninggal dunia atas nama Eko (50) yang tertabrak mobil yang melaju dengan kencang .


Ketua LHP Anton (38) mengatakan saat di hubungi  melalui WhatsApp mengatakan "iya pak ada kecelakaan dan saya baru pulang dari sana ". Ucapnya


Lanjutnya, Kalau jumlah penumpang yang jelas saya tadi menolong 5 orang dan ada warga yang meninggal atas nama Eko yang tertabrak mobil itu sebelum masuk jurang.


"Saat ini lagi pada dibawa ke puskesmas mas karena tadi pada ada yang kritis ". Tambahnya


Sampai berita ini diturunkan polisi masih melakukan identifikasi di lokasi. Pungkasnya (Ronal)

Jumat, 24 Mei 2024

Kawah Keramikan di Suoh Alami Lutusan

Kawah Keramikan di Suoh Alami Lutusan


LAMPUNG BARAT Retotika Online-- Kawah Keramikan di Suoh Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Provinsi Lampung atau biasa di sebut sebagai kawah Nirwana Suoh mengalami erupsi, Jumat, 24 Mei 2024 pagi, sekitar pukul 08.30 WIB.


Kawah Keramik Yang merupakan kawasan wisata Andalan Kabupaten Lampung Barat itu itu mengeluarkan suara dentuman keras seperti suara letusan hingga tiga kali dan mengeluarkan material pasir, lahar hingga asap tebal, wedhus gembel.


Atas Kejadian Tersebut Kapolsek Bandar Negeri Suoh (BNS), Iptu Edwar Panjaitan mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Ryky Widiya Muharram, minghimbau Agar warga tidak panik dan tetap waspada.


"Kawah Keramikan mengalami erupsi dan telah terjadi letusan sebanyak 3 kali tadi pagi. Kami menghimbau warga agar tidak panik dan tetap meningkatkan kewaspadaan, Saat ini kami sudah berkordinasi dengan instansi terkait serta melaporkan kejadian ini kepada pimpinan." ujarnya.


Diketahui, Kawah Keramikan meletus tiga kali pagi tadi. Letusan pertama mengeluarkan sejenis pasir, letusan kedua mengeluarkan lahar, dan letusan ketiga, paling keras, mengeluarkan asap tebal seperti wedhus gembel.


Saat Ini pihak Polsek Suoh masih berjaga dan memantau situasi disekitar letusan. Hingga berita ini diturunkan, dilokasi letusan terpantau sudah normal dan kondusif namun petugas melarang warga untuk tidak masuk ke area kawasan letusan dan tidak mendekati lokasi dengan radius 1 (satu) Kilo Meter. (Ronal)

Rabu, 22 Mei 2024

Tim Gabungan Amankan Harimau di Suoh Lampung Barat

Tim Gabungan Amankan Harimau di Suoh Lampung Barat


LAMPUNG BARAT Retorika Online-- tim gabungan penanganan satwa liar (harimau) yang terdiri dari TNI, Polri, kehutanan, BKSDA, Tim taman Safari telah berhasil menangkap harimau sumatera yang memangsa manusia di Suoh Lampung Barat (Lambar) beberapa waktu yang lalu. Rabu 22/05/2024.


Nampak seekor harimau masuk kedalam kandang jebak berwarna hijau yang telah dipasang oleh tim gabungan sebelumnya di dusun melebuy pekon tembelang kecamatan bandar negeri suoh kabupaten lampung barat.


Diperkirakan harimau masuk kedalam kandang jebak sekitar pukul 04.10 wib dini hari waktu setempat.


Kapolsek Suoh Iptu Edwar Panjaitan mewakili Kapolres Lampung Barat Akbp Ryky Widya Muharam mengatakan bahwa benar saat ini harimau telah tertangkap dan masuk kedalam kandang jebak.


“Ya benar harimau sudah tertangkap, masuk kedalam kandang jebak saat ini pukul 05.00 masih menunggu tim tembak bius untuk melakukan pembiusan”. Ujar kapolsek


Pukul 06.30 wib tim gabungan sudah berkumpul di lokasi dan bersiap akan melakukan pembiusan dan selanjutnya akan segera mengevakuasi hewan liar tersebut.


“Tadi pukul 06.30 tim pembius sudah datang, dan akan segera melakukan pembiusan, kemudian nanti tim akan segera mengevakusi hewan tersebut naik keatas.” Lanjut kapolsek.


Selanjutnya belum diketahui hewan tersebut akan dievakusi atau diamankan kemana menurut kapolsek masih menunggu koordinasi dengan Tim.


“Kita belum simpulkan hewan tersebut akan dievakuasi kemana, kita masih menunggu musyawarah atau petunjuk lebih lanjut.” Pungkasnya (Ronal)

Minggu, 19 Mei 2024

Sepasang Remaja Kecelakaan Usai Bermalam di Bukit Embun. Satu Meninggal Dunia

Sepasang Remaja Kecelakaan Usai Bermalam di Bukit Embun. Satu Meninggal Dunia



LAMPUNG BARAT Retorika Online--Hendak pulang dari bermalam di Bukit Embun, Pekon Sedampah Indah, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Provinsi Lampung dua remaja asal Pesisir Barat (Pesibar) mengalami kecelakaan, Minggu, (19/05/2024) sekira pukul 08:30 pagi.


Dua remaja itu, yakni, Damba A (27) laki-laki warga Pasar Tengah, Kelurahan Pasar Kota Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, sementara remaja putri adalah,RS (24), warga Pekon Laay, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat.


Menurut informasi yang dihimpun, keduanya bersama rombongannya dari ngecamp alias bermalam di Bukit Embun, Sedampah Indah, pagi harinya keduanya bermaksud pulang. 


Keduanya pun bersama rombongan turun dari lokasi melintasi jalan cor beton yang menurun. Saat di turunan yang hendak memasuki pemukiman warga di Pemangku Sampot, rem motor keduanya dikabarkan tidak berfungsi atau blong.


Keduanya lantas mengalami kecelakaan ke sekitar lokasi pembuangan sampah, sekitar pukul 08.00 WIB. Akibat kecelakaan itu, remaja perempuan meninggal dunia, sementara remaja lelakinya dilarikan ke Rumah Sakit Alimudin Umar Liwa.


Kapolres Lampung Barat, AKBP Ryky Widya Muharram diwakili Kapolsek Balik Bukit Iptu Sabtudin melalui Bhabinkamtibmas, Aipda Deny Irawan membenarkan peristiwa itu.


"Ya, kronologinya mereka dari Bukit Embun, paginya pulang, namun saat di turunan di Pemangku Sampot, sekitar tumpukan sampah rem motor mereka blong. Kecelakaan tak bisa dielakkan ". Ucapnya


Lanjutnya, sementara korban remaja perempuan meninggal di tempat kejadian perkara yang laki-laki menderita luka serius dan di rawat di rumah sakit Liwa. Termasuk yang meninggal juga dibawa ke RS Liwa menunggu keluarga.


Dia mengimbau pengendara yang hendak ke bukit embun memastikan kondisi kendaraan. Periksa kembali rem dan kelengkapan lainnya. Pungkasnya (Ronal)

Jumat, 03 Mei 2024

Remaja Asal Suoh Tenggelam Saat Memancing di Sungai

Remaja Asal Suoh Tenggelam Saat Memancing di Sungai


LAMPUNG BARAT (retorika online)--- Kepolisian Sektor (Polsek) Suoh Polres Lampung Barat (Lambar) melakukan pencarian terhadap seorang warga yang tenggelam pada saat memancing di sungai Semuong Pekon (Desa) Roworejo kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat. Jumat (03/05/2024).


Korban seorang laki laki MA (22) warga Rejomulyo 2 Pekon Roworejo kecamatan Suoh kabupaten setempat sampai saat ini belum di temukan.


Kejadian bermula saat korban MA bersama dua orang rekannya memancing di sungai bersama sama, namun saat korban MA ingin pindah spot memancing korban terpeleset dan terjatuh kedalam sungai  semuong.


Kedua rekannya berusaha menolong namun karena lokasi tersebut sulit dan arus sungai yang sangat deras serta bebatuan sehingga tidak membuahkan hasil. Kemudian rekan rekan korban segera melaporkan kepada aparatur pekon dan Polsek Suoh.


Kapolsek Suoh Iptu Edwar Panjaitan mewakili Kapolres Lampung Barat Akbp Ryky Widya Muharam mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan TNI, BPBD dan warga masyarakat saat ini sedang berupaya melakukan pencarian korban.


“Kami Polsek Suoh, rekan rekan TNI, BPBD dan masyarakat bahu membahu melakukan pencarian korban. Kendalanya saat ini arus sungai sedang tidak bersahabat karena curah hujan tinggi. Namun pencarian kita maksimalkan semoga korban dapat segera ditemukan.”. Ucap kapolsek


Pihak Polsek juga menghimbau kepada masyarakat Suoh khususnya, agar tidak pergi kesungai dulu karena curah hujan yang tidak menentu sehingga sewaktu waktu air sungai bisa meluap. Pungkasnya (Ronal)

Senin, 25 Maret 2024

Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Lampung Barat

Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Lampung Barat


LAMPUNG BARAT (RO)---Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas di bawah kolong jembatan di lingkungan Seranggas kelurahan Pasar Liwa kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat (Lambar). Senin (25/3/2024)


Pria yang diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) tersebut ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi oleh Giman Prayogo (40) warga kelurahan Way Mengaku saat sedang mencari rongsokan sampah.


“Saat itu saya hendak mencari rongsokan sampah di bawah kolong jembatan Seranggas, waktu saya turun ke bawah saya liat ada orang tapi posisi dia telungkup dan gak bergerak sama sekali,”. Ucapnya


Lanjutnya, Nah di situ saya menduga orang itu sudah Meninggal Dunia (MD) makanya saya langsung menghubungi Babinsa Balik Bukit dan pihak yang lainnya seperti pihak kepolisian.


Masih kata Giman, beberapa informasi yang didapat bahwa mayat tersebut diduga ODGJ sebab terlihat dari perawakan penampilan.


“Kalau dari ciri pakaiannya dia ODGJ yang memang sering terlihat oleh orang-orang setempat sedang berjalan kaki di sekitar SPBU Liwa,” ujarnya.


Sementara itu Kapolsek Balik Bukit Iptu Sabtudin mendampingi Kapolres Lampung Barat Akbp Ryky Widya Muharam, S.H.,S.Ik, menyampaikan, korban setelah mendapatkan laporan terkait adanya penemuan mayat pihaknya langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengevakuasi mayat. 


“Korban diduga ialah ODGJ dapat di jelaskan korban bukan masyarakat wilayah Kecamatan Balik Bukit Lambar, dalam kejadian itu kami meminta keterangan dari saksi-saksi yang ada di lokasi seperti Giman Prayogo dan Suparyo,” jelas Kapolsek.


Terahir, Saat ini korban sudah dievakuasi dan tadi juga di bantu oleh pihak TNI dan INAFIS Polres Lampung Barat serta pihak Puskesmas Balik Bukit. Tutupnya (Ronal)

Kamis, 22 Februari 2024

Diduga Diterkam Harimau, Warga Suoh Lambar Ditemukan Tewas Mengenaskan

Diduga Diterkam Harimau, Warga Suoh Lambar Ditemukan Tewas Mengenaskan


Lampung Barat—Kepolisian Sektor Suoh melakukan pencarian dan evakuasi Korban hilang akibat di terkam binatang buas dan diperkirakan harimau. Kamis (22/02/24)


Korban S(28) merupakan warga Dusun  Peninjauan Pekon Bumi Hantatai Kecamatan  Bandar Negeri Suoh Kabupaten Lampung Barat, Kejadian Bermula Pada hari Rabu tanggal 21 Februari 2024 Pukul 17.00 WIB, Sdr. (B), dan Sdr. (S) Yang merupakan Kakak ipar korban Melakukan Pencarian Terhadap korban  yang Sebelum nya berpamitan ke kebun pada hari Rabu Pagi tgl 21 Februari 2024 sekira pkl. 08.30 wib namun Sampai  pkl 17. 30 wib korban tidak kunjung pulang. 


Kemudian dicari kekebun hanya ketemu Tangki semprot milik korban yg sudah rusak, dan selanjutnya Saudara (S) dan (B) melapor ke kepala Dusun Peninjauan dan kemudian melapor ke Aparat Pekon Bumi Hantatai dan Polsek Suoh.


Berawal dari informasi orang hilang personel polsek Suoh langsung menuju Tkp di Dusun  Peninjauan Pekon Bumi Hantati Kecamatan Bandar Negeri Suoh Kabupaten Lampung Barat, selanjutnya Tim Polsek yang di pimpin oleh kapolsek suoh langsung bergabung bersama warga untuk melakukan pencarian korban.


Pada hari Rabu tanggal 21 Februari 2024 Sekira pukul 23.00 Wib setelah hujan agak reda, Tim gabungan Polsek Suoh, Resor kehutanan, Satgas Sahabat Satwa Lembah Suoh dan mitra WCS dibantu Warga dan keluarga korban menuju ke sekitar kebun korban untuk melakukan pencarian. 


Kapolsek Suoh Iptu Edward Panjaitan Mewakili Kapolres Lampung Barat Akbp Ryky Widya Muharam, S.H.,S.Ik. mengatakan bahwa pihaknya dan dibantu oleh satgas dan warga menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.


“Pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2024 sekitar pukul 02.00 Wib ditemukan jasad korban sekitar 300 Meter dari kebun korban dalam keadaan Meninggal Dunia dan organ tubuh sudah tidak utuh, setelah dilakukan pemeriksaan oleh Puskesmas Bandar Negeri Suoh korban meninggal dunia diakibatkan oleh terkaman binatang buas. saat ini korban sudah di bawa kerumah duka dikediaman milik korban, keluarga sudah iklas dan menolak untuk dilakukan outopsi terhadap korban”. ungkap Kapolsek


Masih kata Kapolsek, Adapun upaya yang dilakukan oleh Polsek suoh  yaitu Melakukan Koordinasi dengan Resor Kehutanan Suoh dan BKSDA Bengkulu guna penanganan Satwa Liar disekitar Kebun Warga dan diusahakan untuk Evakuasi satwa yang dimaksud agar tidak terjadi lagi kejadian yang memakan korban. Pungkasnya (Ronal)

Selasa, 16 Januari 2024

Truk Muatan Sayur Terguling Dijalan Lintas Liwa Pekon Kembahang

Truk Muatan Sayur Terguling Dijalan Lintas Liwa Pekon Kembahang


LAMPUNG BARAT---Sebuah kendaraan R6 Truk  bermuatan sayuran terbalik dijalan Lintas liwa pekon Kembahang Kecamatan Batu Brak kabupaten Lampung Barat (Lambar) pada selasa (16/01/2024) malam sekira pukul 19:00 Wib.


Kendaraan bernopol BE 8292 JX tersebut dikendarai oleh SAS(28) warga desa Tanjung Rejo Lampung Tengah bersama satu orang temannya SS(42) yang hendak bertujuan ke Sumber Jaya Lambar untuk mengantar muatan sayuran namun saat sampai lokasi yang jalan menikung tajam kendaraan tersebut hilang kendali sehingga terjadilah kecelakaan sampai terbalik hingga hampir terguling.


Kasat Lantas Polres Lambar Iptu David Vulner mendampingi kapolres Lambar AKBP Riky Widya Muharam, S.H., S.Ik menyampaikan, Awal mula kendaran R6 Canter melaju dari arah Liwa menuju Sumber Jaya dengan kecepatan tinggi,


" sesampainya di Tkp hendak melewati jalanan yang menikung dan menurun kendaraan R6 hilang kendali dan mengambil jalur sebelah kanan,kemudian dari arah berlawanan datang kendaraan R4 innova yang dikendarai ZH(40) warga Pagar Dewa Kecamatan Selebar Kabupaten Bengkulu ". Jelas Kasat Lantas


Lanjutnya, dikarenakan jarak sudah dekat dan tidak bisa dihindari maka terjadilah kecelekaan tersebut,dan kendaraan R6 center terguling dan melintang di tengah jalan.


"Tidak ada korban jiwa namun sopir dan kenek Truk R6 mengalami luka dan sudah dilarikan ke puskesmas terdekat juga kendaraan R6 mengalami rusak parah akibar terbalik dan masih dalam upaya evakuasi kendaraan agar tidak menyebabkan kemacetan ". Pungkasnya (Ronal)

Sabtu, 13 Januari 2024

Jalan Liwa-Krui Longsor, Polisi Gerak Cepat Datangi Lokasi

Jalan Liwa-Krui Longsor, Polisi Gerak Cepat Datangi Lokasi


LAMPUNG BARAT—Jajaran kepolisian Resor Lampung Barat (Lambar) respon cepat datangi lokasi Longsor yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas akibat derasnya curah hujan.


Longsor yang memakan badan jalan dan mengakibatkan kemacetan tersebut berlokasi di jalan lintas Liwa-Krui km 17 pekon Kubu Perahu kecamatan Balik Bukit kabupaten Lampung Barat, Sabtu (13/01/2024)


Kejadian tanah longsor tersebut diakibatkan oleh curah hujan yang mengguyur wilayah Lampung Barat sepanjang hari sejak kemarin sehingga membuat tanah menjadi labil dan mengakibatkan longsor.


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun atas kejadian tersebut mengakibatkan terputusnya jalur dari arah Lampung Barat menuju Pesisir Barat atau sebaliknya.


Pihak Polres Lampung Barat telah mengupayakan agar jalur kembali normal dengan menghubungi pihak pihak terkait diantaranya adalah BPBD dan dinas PU kabupaten Lampung Barat untuk mendatangkan alat berat. Sehingga pada saat ini kendaraan sudah dapat melintas meski hanya menggunakan satu jalur dengan sistem buka tutup.


Waka Polres Lampung Barat kompol Zaini Dahlan, S.H. mewakili Kapolres Lampung Barat Akbp Riky Widya Muharam, S.H., S.Ik mendatangi lokasi longsor bersama para pejabat utama Polres Lampung Barat mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha sekuat tenaga untuk segera mengevakuasi longsoran agar jalan bisa dilalui sepenuhnya.


“Kami dari Polres Lampung Barat dan juga unsur terkait akan berjuang untuk segera mengevakuasi material longsor agar jalur sepenuhnya dapat dilalui kendaraan.” Jelas wakapolres Lambar (Ronal).

Jumat, 01 Desember 2023

Mayat Tanpa Busana Gegerkan Warga Sumber Jaya Lambar

Mayat Tanpa Busana Gegerkan Warga Sumber Jaya Lambar


LAMPUNG BARAT--Warga Lampung Barat (Lambar) digegerkan oleh penemuan jasad wanita yang mengambang di bendungan PLTA Way Besai yang ada di Pekon Sukapura, Kecamatan Sumber Jaya, Lampung Barat. Jumat (1/12/2023).


Berdasarkan informasi, identitas jasad wanita tanpa busana itu merupakan seorang pelajar bernama Elis Saputri (17) yang berasal dari Kelurahan Pajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, Lampung Barat.


Panit 1 Reskrim Polsek Sumber Jaya Ipda Mahmudi mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Ryky Widya Muharom mengatakan, jasad tersebut ditemukan sekitar pukul 13.40 WIB,


“Saat itu saksi bernama Eko yang merupakan pegawai PLTA Way Besai melihat ada jasad yang mengapung di bendungan tersebut,”. Ucapnya


Selanjutnya, Saksi Eko mengira jasad tersebut merupakan bangkai hewan, lalu meminta bantuan rekannya untuk membantu mengangkat.


Namun ketika didekati, kedua saksi itu terkejut karena yang ditemukan oleh mereka merupakan jasad perempuan yang sudah membusuk.


Lantas kedua saksi itu langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumber Jaya agar dilakukan evakuasi jenazah secepatnya.


“Kami langsung berkoordinasi dengan UPT Puskesmas Sumber Jaya untuk melakukan evakuasi terhadap jasad tersebut, setelah berhasil melakukan evakuasi, jasad itu langsung dibawa ke Puskesmas Sumber Jaya untuk dilakukan pemeriksaan medis sementara,” Tambahnya.


Di lain sisi, ada seorang warga yang melihat ciri-ciri jenazah dan mengetahui bahwa jenazah tersebut adalah keluarganya.


Saat itu warga tersebut langsung melapor ke kedua orang tua korban dan kerabat lainnya terkait penemuan jasad tersebut.


“Setelah keluarganya mengecek dan melihat jenazah, dirinya meyakini bahwa korban merupakan Elis,” kata Mahmudi.


“Korban memiliki ciri khusus yakni bagian jari kelingking kiri kanan bengkok tidak bisa lurus, memiliki gingsul dan pada bagian mata bentuknya kurang normal,” terusnya.


Korban yang masih merupakan pelajar itu diketahui telah hilang dan tidak pernah kembali ke rumah sejak hari Selasa (28/11/2023) sekira pukul 06.30 WIB.


“Karena berdasarkan keterangan dari para saksi juga korban ini sudah hilang sejak tiga hari yang lalu,” sebut Mahmudi.


Kemudian, dirinya menerangkan, hasil pemeriksaan yang dilakukan menunjukan bahwa selaput dara jenazah masih utuh tidak mengalami kerusakan.


Dugaan sementara jenazah meninggal karena bunuh diri akibat depresi karena terlilit banyak hutang dari pinjaman online (pinjol).


“Menurut keterangan para saksi juga, almarhumah pernah mencoba bunuh diri dengan meminum autan sekira seminggu lalu namun berhasil diselamatkan,” terangnya.


Lebih lanjut, berdasarkan hasil pemeriksaan jenazah juga tidak ada tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul atau tajam pada bagian seluruh tubuh.


“Meninggalnya almarhum karena terdapat banyaknya cairan pada bagian tubuh yang menutup pernafasan dan jantung sehingga terhenti pernafasan,”. Ujarnya


Trahir Ucap Ipda Mahmudi Saat ini keluarga korban juga menolak untuk dilakukan autopsi dan membuat berita acara penolakan autopsi. Pungkasnya (Ronal)

Jumat, 29 September 2023

Satu Rumah Warga Kecamatan Balik Bukit Lambar Ludes Terbakar

Satu Rumah Warga Kecamatan Balik Bukit Lambar Ludes Terbakar


LAMPUNG BARAT--Musibah kebakaran menghanguskan satu rumah warga pekon Way Empulau Ulu Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat saat siang hari sekira pukul 12:30 Jumat (29/09/2023)


Rumah terbakar tersebut milik Ibu Hazami yang merupakan warga pekon setempat yang tinggal seorang diri di dalam rumah tersebut namun saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong.


Peratin pekon Way Empulau Ulu Ahmad Kaswanto saat dimintai keterangan dilokasi menyampaikan, rumah tersebut milik Ibu Hazami dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik api berasal dari dapur api cepat merambat karena rumah tersebut banyak yang terbuat dari kayu.


" Api berhasil dipadamkan berkat tiga armada kebakaran kecamatan Balik Bukit, Belalau, Sukau juga lima mobil pengangkut air dan dibantu warga dan personil Polres Lambar yang berada dilokasi kebakaran ". Ucapnya


Lanjutnya, Tidak ada korban jiwa namun rumah tersebut Ludes terbakar  beserta satu kendaraan motor yang ikut terbakar, juga setengah barang dalam rumah tidak sempat diselamatkan karna api sudah membesar,  untuk kerugian sementara ditaksir mencapai 500 juta rupiah.


" Korban belum bisa dimintai keterangan masih Shok akibat kejadian tersebut, nanti akan kami kasih tau jika ada informasi terbaru ". Pungkasnya (Ronal)

Sabtu, 16 September 2023

Mayat Tanpa Busana Gegerkan Warga Batu Brak Lampung Barat

Mayat Tanpa Busana Gegerkan Warga Batu Brak Lampung Barat



LAMPUNG BARAT (RO)--Masyarakat pekon Negeri Ratu Kecamatan Batu Brak kabupaten Lampung Barat (Lambar) tepatnya di pemangku (dusun) lima di gegerkan oleh penemuan sesosok mayat yang belum di ketahui identitasnya. Sabtu (16/09/2023) sekira pukul 15:00 wib.


Peratin Negeri Ratu Herpin Adya menyebut, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Tarjak, salah seorang warga yang sedang memanen cabai di kebunnya. Saat itu tiba-tiba ia mencium aroma busuk.


Seorang warga yang berada tak jauh dari TKP sedang memetik cabai dan tiba-tiba tercium bauk menyengat tak jauh dari tempat nya memetik cabai juga lokasinya tak jauh dari sungai.


" Karna rasa penasaran, lalu masyarakat tersebut menghampiri dan didapati sesosok mayat yang sudah tercium bau kurang sedap, Namun karna merasa tidak berani mendekat lalu memanggil warga lain merekapun tidak berani, lalu warga segera memberi tau aparatur pemerintah pekon ". Ucap Peratin Herpin


Lanjutnya, Warga dan aparat pekon belum ada yang berani mendekat, tadi hanya mengambil bukti foto saja kemudian langsung dilaporkan ke Babinkamtibmas dan saat ini petugas sedang menuju lokasi. Pungkasnya (RNL)

Jumat, 15 September 2023

Api Hanguskan Enam Rumah di Lampung Barat

Api Hanguskan Enam Rumah di Lampung Barat


LAMPUNG BARAT (RO)--Musibah Kebakaran terjadi di Pasar Kamis Pekon Sukananti Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat (Lambar) sampai melahap enam rumah warga, sekitar pukul 02.00 Wib. Jum'at (15/09/2023)


 Kebakaran tersebut berawal dari salah satu rumah warga dan malahap enam rumah warga sekitarnya yang notabene terbuat dari kayu.


Saat di konfirmasi melalui via WA peratin Pekon Sukananti Alvi yulizon menjelaskan, kejadian itu sekitar pukul 2 pagi ini bang warga melihat api sudah membesar,dan Ada 6 rumah yang terbakar dan kios kios didepanya juga kena terbakar.


" masyarakat bahu membahu memadamkan api di bantu dua armada Pemadam Kebakaran dari Way Tenong,Setelah 3 jam api baru bisa di padamkan." Ucapnya


Lanjutnya, kalau penyebab utama belum tau tapi kemungkinan dari listrik, tidak ada korban jiwa namun untuk kerugian ditaksir mencapai 1 miliar rupiah.


Iya juga berpesan kepada warga masyarakat agar berhati-hati terhadap api terlebih lagi saat musim kemarau seperti saatini. Pungkasnya (RNL)