Tampilkan postingan dengan label Nasdem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasdem. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Maret 2020

Taufik Basari Serahkan Rekom Nasdem Kepada Nanang - Pandu

Taufik Basari Serahkan Rekom Nasdem Kepada Nanang - Pandu


RO, BANDARLAMPUNG - Ketua DPW Partai Nasdem Lampung, Taufik Basari, menyerahkan surat rekomendasi pencalonan kepada Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa, Sabtu (14/03/2020).

Surat bernomor 082-SI/RP/DPP-Nasdem/III/2020 itu, berisikan 5 poin salah satunya yaitu menyetujui Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa, sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan tahun 2020-2025.

"Memberikan rekomendasi kepada pasangan Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa untuk dipergunakan sebagaimana mestinya dan ini merupakan bentuk emas kepedulian Partai Nasdem," kata Taufik Basari sebelum penyerahan surat rekom.


Sementara itu, LO (Liaison Officer) Nanang Ermanto, Edy Setiawan, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat rekomendasi dan juga SK dari Partai Nasdem.

"Alhamdulillah, Nasdem menjatuhkan amanah kepada Nanang Ermanto - Pandu Kesuma Dewangsa untuk memenangkan Pilkada Lampung Selatan," kata Edy.

Disinggung mengenai kapan rekomendasi dari PDIP turun dan waktu deklarasi, Edy memastikan dalam waktu dekat akan segera dilakukan.

"Secepatnya," pungkas Edy.

Usai penyerahan, teriakan dan yel-yel dari para Srikandi "Nanang-Pandu lanjutkan" pun terus bergelora di dalam aula Hotel Emersia tersebut. 

Diketahui, Nanang - Pandu saat ini telah mengantongi dua surat rekomendasi pencalonan dari Partai Hanura dan Partai Nasdem. (Red)

Berikut videonya:

Taufik Basari Serahkan Rekom Nasdem Kepada Nanang - Pandu

Taufik Basari Serahkan Rekom Nasdem Kepada Nanang - Pandu


RO, BANDARLAMPUNG - Ketua DPW Partai Nasdem Lampung, Taufik Basari, menyerahkan surat rekomendasi pencalonan kepada Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa, Sabtu (14/03/2020).

Surat bernomor 082-SI/RP/DPP-Nasdem/III/2020 itu, berisikan 5 poin salah satunya yaitu menyetujui Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa, sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan tahun 2020-2025.

"Memberikan rekomendasi kepada pasangan Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa untuk dipergunakan sebagaimana mestinya dan ini merupakan bentuk emas kepedulian Partai Nasdem," kata Taufik Basari sebelum penyerahan surat rekom.


Sementara itu, LO (Liaison Officer) Nanang Ermanto, Edy Setiawan, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat rekomendasi dan juga SK dari Partai Nasdem.

"Alhamdulillah, Nasdem menjatuhkan amanah kepada Nanang Ermanto - Pandu Kesuma Dewangsa untuk memenangkan Pilkada Lampung Selatan," kata Edy.

Disinggung mengenai kapan rekomendasi dari PDIP turun dan waktu deklarasi, Edy memastikan dalam waktu dekat akan segera dilakukan.

"Secepatnya," pungkas Edy.

Usai penyerahan, teriakan dan yel-yel dari para Srikandi "Nanang-Pandu lanjutkan" pun terus bergelora di dalam aula Hotel Emersia tersebut. 

Diketahui, Nanang - Pandu saat ini telah mengantongi dua surat rekomendasi pencalonan dari Partai Hanura dan Partai Nasdem. (Red)

Berikut videonya:

Kamis, 12 Maret 2020

Reses di Tanggamus, Taufik Basari Tanam Ribuan Bibit Pohon

Reses di Tanggamus, Taufik Basari Tanam Ribuan Bibit Pohon

RO, TANGGAMUS - Reses di Kecamatan Semaka, Tanggamus, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Taufik Basari, tanam bibit pohon sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.

Pada kesempatan itu, Taufik yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Lampung itu, didampingi sejumlah pengurus Partai Nasdem Lampung dan Partai Nasdem Tanggamus, menanam 1.000 bibit pohon seperti, duren, alpukat, bibit rumput akar wangi pertiter.

Dihadapan kelompok tani Pekon Bangun Rejo dan Pekon Sedayu, secara pribadi maupun melalui partai, Taufik Basari akan selalu berusaha untuk memperjuangkan segala bentuk aspirasi dan keluhan yang ada di masyarakat.

"Termasuk Partai Nasdem dan Fraksi Nasdem Tanggamus akan selalu peduli kepada masyarakat dibawahnya, terkait dengan keluhan-keluhan dan aspirasi para petani selama reses ini, akan dibawa ke pusat untuk diperjuangkan," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Nasdem Tanggamus, Kurnain, juga mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, ini sebagai bentuk kepedulian Nasdem terhadap musibah bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Kegiatan penanaman pohon ini adalah rangkaian dari program Nasdem peduli bencana banjir Semaka, kebetulan kemarin juga Nasdem Tanggamus telah ikut melaksanakan berupa kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako bagi saudara kita disini," ujarnya.

Lalu, pihaknya akan melanjutkan penanaman pohon disepanjang jalan lintas barat (Jalinbar) Pekon Sedayu dan juga ditebing-tebing tanah yang mengalami bekas longsoran.

"Kedepan selanjutnya nanti pihak DPRD juga akan mengawal agar pemerintah daerah memiliki program-program yang konkrit dalam mengatasi banjir, semisalnya dengan memperbaiki saluran aliran air atau membentuk tanggu - tangul dialiran air sungai yang besar," pungkasnya. (HR)
Reses di Tanggamus, Taufik Basari Tanam Ribuan Bibit Pohon

Reses di Tanggamus, Taufik Basari Tanam Ribuan Bibit Pohon

RO, TANGGAMUS - Reses di Kecamatan Semaka, Tanggamus, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Taufik Basari, tanam bibit pohon sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.

Pada kesempatan itu, Taufik yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Lampung itu, didampingi sejumlah pengurus Partai Nasdem Lampung dan Partai Nasdem Tanggamus, menanam 1.000 bibit pohon seperti, duren, alpukat, bibit rumput akar wangi pertiter.

Dihadapan kelompok tani Pekon Bangun Rejo dan Pekon Sedayu, secara pribadi maupun melalui partai, Taufik Basari akan selalu berusaha untuk memperjuangkan segala bentuk aspirasi dan keluhan yang ada di masyarakat.

"Termasuk Partai Nasdem dan Fraksi Nasdem Tanggamus akan selalu peduli kepada masyarakat dibawahnya, terkait dengan keluhan-keluhan dan aspirasi para petani selama reses ini, akan dibawa ke pusat untuk diperjuangkan," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Nasdem Tanggamus, Kurnain, juga mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, ini sebagai bentuk kepedulian Nasdem terhadap musibah bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Kegiatan penanaman pohon ini adalah rangkaian dari program Nasdem peduli bencana banjir Semaka, kebetulan kemarin juga Nasdem Tanggamus telah ikut melaksanakan berupa kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako bagi saudara kita disini," ujarnya.

Lalu, pihaknya akan melanjutkan penanaman pohon disepanjang jalan lintas barat (Jalinbar) Pekon Sedayu dan juga ditebing-tebing tanah yang mengalami bekas longsoran.

"Kedepan selanjutnya nanti pihak DPRD juga akan mengawal agar pemerintah daerah memiliki program-program yang konkrit dalam mengatasi banjir, semisalnya dengan memperbaiki saluran aliran air atau membentuk tanggu - tangul dialiran air sungai yang besar," pungkasnya. (HR)

Selasa, 03 Maret 2020

Nanang - Pandu Resmi Terima Rekomendasi DPP Partai Nasdem

Nanang - Pandu Resmi Terima Rekomendasi DPP Partai Nasdem


RO, JAKARTA - Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto - Pandu Kusuma Dewangsa, resmi mendapatkan rekomendasi pencalonan dari DPP Partai Nasdem.

Surat rekomendasi tersebut, diberikan langsung oleh Ketua Bapilu Partai Nasdem, Prananda Surya Paloh kepada Nanang Ermanto didampingi Pandu Kusuma Dewangsa di Jakarta, Selasa (03/03/2020).


"Diserahkan langsung oleh Ketua Bapilu DPP Partai Nasdem, Prananda Surya Paloh kepada Nanang - Pandu," kata LO Nanang, Edi Setiawan melalui pesan Whatsapp. (Red)

Sabtu, 29 Februari 2020

Lantik Pengurus DPRt, WFS: Ini Cara Nasdem Membangun Lampung Selatan

Lantik Pengurus DPRt, WFS: Ini Cara Nasdem Membangun Lampung Selatan


RO, CANDIPURO - Keseriusan Partai Nasdem Lampung Selatan dalam menyusun kekuatan, nampaknya semakin serius. Hal itu ditunjukan Partai besutan Surya Paloh tersebut, dengan mulai bergeliat membangun struktur hingga ke pelosok-pelosok desa.

Ketua DPD Partai Nasdem Lampung Selatan, Wahrul Fauzi Silalahi mengatakan, ini adalah salah satu cara bagi Partai Nasdem untuk membangun Lampung Selatan.

"Jika struktur partai sampai ke tingkatan desa, ini akan memudahkan kita dalam menyerap aspirasi masyarakat. Aspirasi ini kemudian kami jadikan sebagai basis dalam membangun Lampung Selatan," kata Wahru Fauzi Silalahi saat melantik pengurus ranting di Kecamatan Candipuro, Jum'at (28/02/2020).

Wahrul yang juga merupakan ketua komisi II DPRD Provinsi Lampung ini berharap dengan adanya struktur baru ini akan mempermudah kerja-kerja partai kedepannya.

"Sejatinya partai memiliki kewajiban untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Partisipasi ini juga menjadi bagian dari pendidikan politik yang selama ini coba kami jalankan. Semoga kedepan kerja-kerja partai Nasdem menjadi lebih mudah demi Lampung Selatan yang lebih baik," harapnya.

Dalam kegiatan pelantikan ini, wahrul Fauzi Silalahi didampingi oleh sekjend NasDem Lampung Selatan Miftahul Bahri juga hadir perwakilan dari DPW Partai Nasdem provinsi Lampung Muhammad Yunus dan salah satu tokoh Lampung Selatan dr. Kiswoto. (Red)

Sabtu, 12 Oktober 2019

NasDem Minta Gerindra Tetap Oposisi dibanding masuk kabinet

NasDem Minta Gerindra Tetap Oposisi dibanding masuk kabinet

JAKARTA, RETORIKA - Ketum Partai NasDem Surya Paloh menilai Gerindra mengajukan syarat untuk bergabung dengan koalisi Presiden Joko Widodo. NasDem pun berharap agar Gerindra bersama partai-partai yang kalah dalam Pilpres 2019 tak ikut masuk ke koalisi.

Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago menjelaskan maksud dari sang ketum yang menyatakan Gerindra memberi syarat untuk masuk kabinet Jokowi. Sebelumnya, Gerindra merasa bingung terhadap pernyataan Paloh karena partai pimpinan Ketum Prabowo Subianto itu merasa tak pernah mengajukan syarat.

"Kan Gerindra bilang mendukung Jokowi dengan memberi proposal ketahanan pangan untuk pemerintah. Kalau dukung dan beri proposal, kan itu baik, tapi kan ada tambahan juga. Kalau tidak salah, mereka yang ingin melaksanakan dengan alasan mengawal proposal tersebut agar mencapai target," kata Irma kepada wartawan, Sabtu (12/10/2018).

Dengan logika seperti itu, NasDem menganggap Gerindra meminta jatah kursi menteri di Kabinet Jokowi. Irma menilai langkah Gerindra tak etis dilakukan sebagai pihak yang kalah pada Pilpres 2019. "Artinya? Publik menganggap dengan kata lain Gerindra ingin mendukung melalui kursi menteri, ha-ha-ha.... Itu yang ditangkap publik," sebutnya.

"Harusnya kalau yang kalah pengin ikut yang menang, boleh saja, tapi nggak etis kan orang pengin ikut ngajuin syarat. Kalau Presiden mau kasih, itu lain soal, tapi tidak karena persyaratan. Toh, koalisi Jokowi sudah lebih dari 60 persen," tambah Irma.

NasDem tampaknya lebih setuju bila Gerindra tetap berada di luar pemerintahan. Ini juga termasuk partai-partai koalisi Prabowo yang kini mulai menjalin komunikasi untuk bisa bergabung dengan koalisi Jokowi, yakni Demokrat dan PAN.

"Kalau semua ingin masuk kabinet, terus siapa yang jadi checks and balances pada pemerintah? Demo mahasiswa kemarin itu akibat semua parpol menjadi satu kubu. Akibatnya, mahasiswa dan rakyat yang turun lakukan kontrol, maka akan berbahaya bagi pemerintah jika yang melakukan kontrol secara langsung adalah parlemen jalanan," sebut Irma.

Untuk itu, NasDem menganggap akan lebih baik Gerindra cs tak ikut masuk ke pemerintahan. Namun Irma menyatakan NasDem tetap menyerahkannya kepada Jokowi.

"Maka kami lebih setuju jika yang kalah tetap sebagai oposisi dan yang menang memerintah. By the way, jika Presiden menginginkan mereka masuk, NasDem tetap akan mendukung keputusan tersebut karena itu hak prerogatif beliau," tutur dia.

"NasDem tetap ingin ada yang melakukan checks and balances agar pemerintah berjalan lebih demokratis," sambung Irma.

Seperti diketahui, Surya Paloh menyoroti Gerindra yang mengajukan syarat untuk bisa masuk koalisi Jokowi. Gerindra membantah tudingan Paloh itu. Meski begitu, Gerindra memang mengajukan konsep ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan keamanan kepada Jokowi.

Jika konsep-konsep Gerindra diterima Jokowi, barulah ada pembicaraan soal kemungkinan kader partai yang dipimpin Prabowo itu akan menempati pos-pos terkait.

"Kalau seandainya ada konsep-konsep yang jadi handicap, utamanya memang supaya sukses konsepnya bisa direalisasikan janji kampanyenya kepada konstituen, tentunya kami akan meminta kebijakan dari Presiden untuk bisa menempatkan kadernya di posisi itu," kata Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Kamis (10/10). (sumber: detik)
Advertisement