Tampilkan postingan dengan label Maling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Maling. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Mei 2021

Maling Gondol Motor Warga Sukarame Lambar yang Terpakir di Teras Rumah

Maling Gondol Motor Warga Sukarame Lambar yang Terpakir di Teras Rumah


RETORIKAONLINE (LAMBAR) - Aksi pencurian terhadap kendaraan roda dua kembali terjadi di Lampung Barat (Lambar). Ikhwal demikian, satu unit motor merk Supra X 125 dengan nomor polisi BE 5198 MI milik Ahmad Khoirudin raib saat terparkir di teras rumah temannya.


Informasi tersebut dibenarkan Kepala Satuan (Kasat) Reskrim, AKP Made Silva mewakili Kapolres Lambar AKPB Rachmat Tri Haryadi saat dikonfirmasi awak media Jumat (28/5/2021).


"Iya benar, kita telah menerima laporan dari ayah korban yakni Muslikan pada kamis kemarin (27/5/2021) bahwa anak yang bersangkutan yakni Ahmad Khoirudin (AK) telah kehilangan sepeda motor," ucap Made Silva.


Lanjut Made, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/253/V/2021/POLDA LAMPUNG/RES LAMBAR/SPKT, tertanggal 27 Mei 2021 itu bermula saat AK menginap di kediaman EDI yang beralamatkan di Karang Anyar Pekon Wates, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (26/5/2021) malam.


"Disana korban menginap dan memarkirkan motor miliknya diteras rumah, sekira pukul 22.00 Wib sebelum tidur korban pun mengunci kendaraannya," Bebernya.


Namun kata Made, betapa kaget saat korban terbangun sekira pukul 06.00 wib (27/5/2021) melihat sepeda motor yang di parkirkannya di teras terbuka dan gelap tanpa lampu tersebut telah tiada.


"Setelah tau motor miliknya hilang, AK dan temannya melakukan pencarian di sekitar rumah Sdr. Edi, namun kendaraan yang dimaksud tidak ditemukan," Jelasnya.


Atas kejadian itu menurut Made, orang tua dari korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Lambar, "Laporan telah kita terima, kita telah ke TKP dan kami saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut," Imbuhnya.


Sementara itu kata Made, pihaknya meghimbau agar masyarakat lebih waspada untuk tidak meletakkan kendaraan bermotor di tempat yang gelap dan menambahkan kunci ganda pada kendaraan bermotor.


"Kita semua saling waspada, jangan memberikan celah niat jahat kepada orang lain dengan tidak mengunci kendaraan bermotornya, karena niat jahat bisa saja timbul dari kesempatan," imbuhnya (Rnl)

Maling Gondol Motor Warga Sukarame Lambar yang Terpakir di Teras Rumah

Maling Gondol Motor Warga Sukarame Lambar yang Terpakir di Teras Rumah


RETORIKAONLINE (LAMBAR) - Aksi pencurian terhadap kendaraan roda dua kembali terjadi di Lampung Barat (Lambar). Ikhwal demikian, satu unit motor merk Supra X 125 dengan nomor polisi BE 5198 MI milik Ahmad Khoirudin raib saat terparkir di teras rumah temannya.


Informasi tersebut dibenarkan Kepala Satuan (Kasat) Reskrim, AKP Made Silva mewakili Kapolres Lambar AKPB Rachmat Tri Haryadi saat dikonfirmasi awak media Jumat (28/5/2021).


"Iya benar, kita telah menerima laporan dari ayah korban yakni Muslikan pada kamis kemarin (27/5/2021) bahwa anak yang bersangkutan yakni Ahmad Khoirudin (AK) telah kehilangan sepeda motor," ucap Made Silva.


Lanjut Made, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/253/V/2021/POLDA LAMPUNG/RES LAMBAR/SPKT, tertanggal 27 Mei 2021 itu bermula saat AK menginap di kediaman EDI yang beralamatkan di Karang Anyar Pekon Wates, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (26/5/2021) malam.


"Disana korban menginap dan memarkirkan motor miliknya diteras rumah, sekira pukul 22.00 Wib sebelum tidur korban pun mengunci kendaraannya," Bebernya.


Namun kata Made, betapa kaget saat korban terbangun sekira pukul 06.00 wib (27/5/2021) melihat sepeda motor yang di parkirkannya di teras terbuka dan gelap tanpa lampu tersebut telah tiada.


"Setelah tau motor miliknya hilang, AK dan temannya melakukan pencarian di sekitar rumah Sdr. Edi, namun kendaraan yang dimaksud tidak ditemukan," Jelasnya.


Atas kejadian itu menurut Made, orang tua dari korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Lambar, "Laporan telah kita terima, kita telah ke TKP dan kami saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut," Imbuhnya.


Sementara itu kata Made, pihaknya meghimbau agar masyarakat lebih waspada untuk tidak meletakkan kendaraan bermotor di tempat yang gelap dan menambahkan kunci ganda pada kendaraan bermotor.


"Kita semua saling waspada, jangan memberikan celah niat jahat kepada orang lain dengan tidak mengunci kendaraan bermotornya, karena niat jahat bisa saja timbul dari kesempatan," imbuhnya (Rnl)

Rabu, 18 November 2020

(Video) Warga Bakar Motor Maling di Candipuro

(Video) Warga Bakar Motor Maling di Candipuro



CANDIPURO (RO) - Komplotan pencuri sepeda motor yang sedang melakukan aksinya di wilayah Kecamatan Candipuro, berhasil digagalkan oleh warga, Selasa (17/11/2020) Sekitar pukul 20.30 WIB, malam.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku yang berjumlah dua orang dan belum diketahui identitasnya itu, hendak mencuri sepeda motor milik jamaah dihalaman Masjid Al-Quron Desa Cintamulya, Kecamatan Candipuro. 


Menurut Angota Bintara Pembina Desa (Babinsa) 421-07/ Sidomulyo, Serda Nur Hidayat, dua pelaku mengendarai sepeda motor jenis Honda vario warna hitam dengan nopol polisi BE 6284 OM datang ke halamanan masjid Al quron. Lalu salah satu pelaku turun dan menghampiri sepeda motor milik jamaah mesjid yang terparkir di halaman masjid. 


"Saat salah satu pelaku sedang otak-atik kunci sepeda motor ketahuan oleh warga dan ditegur, kemudian kedua pelaku langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor," kata dia. 


Saat kedua pelaku keluar dari gerbang masjid, sepeda motor pelaku bertabrakan dengan warga sehingga kedua pelaku terjatuh lalu kabur menuju belakang rumah warga. Kemudian tak lama warga sekitar mendekat dan sebagian warga membawa sepeda motor pelaku tersebut ke samping balai Desa Cintamulya dan membakar sepeda motor maling tersebut.


"Hingga sampai saat ini warga bersama personil Polsek Candipuro, Babinsa sedang melakukan pencarian para pelaku yang di perkirakan 2 orang tersebut," terangnya.


Hal tersebut dibenarkan oleh pihak Sekretaris Desa (Sekdes) Cintamulya M.Taba, menurutnya kejadian pencobaan pencurian sepeda motor (Curat) yang terjadi di halaman masjid Al-Quron yang berhasil digagalkan oleh warga. 


"Pelaku berjumlah dua orang, namun ketika hendak kabur, keduanya yang mengendarai motor bertabrakan dengan warga dan terjatuh lalu di tinggalkan begitu saja dan kabur di belakang rumah warga, sehingga motor pelaku di amankan warga lalu di bakar. hingga saat ini masih para pelaku masih dalam pencarian," ungkapnya. (Hr/Red)

(Video) Warga Bakar Motor Maling di Candipuro

(Video) Warga Bakar Motor Maling di Candipuro



CANDIPURO (RO) - Komplotan pencuri sepeda motor yang sedang melakukan aksinya di wilayah Kecamatan Candipuro, berhasil digagalkan oleh warga, Selasa (17/11/2020) Sekitar pukul 20.30 WIB, malam.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku yang berjumlah dua orang dan belum diketahui identitasnya itu, hendak mencuri sepeda motor milik jamaah dihalaman Masjid Al-Quron Desa Cintamulya, Kecamatan Candipuro. 


Menurut Angota Bintara Pembina Desa (Babinsa) 421-07/ Sidomulyo, Serda Nur Hidayat, dua pelaku mengendarai sepeda motor jenis Honda vario warna hitam dengan nopol polisi BE 6284 OM datang ke halamanan masjid Al quron. Lalu salah satu pelaku turun dan menghampiri sepeda motor milik jamaah mesjid yang terparkir di halaman masjid. 


"Saat salah satu pelaku sedang otak-atik kunci sepeda motor ketahuan oleh warga dan ditegur, kemudian kedua pelaku langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor," kata dia. 


Saat kedua pelaku keluar dari gerbang masjid, sepeda motor pelaku bertabrakan dengan warga sehingga kedua pelaku terjatuh lalu kabur menuju belakang rumah warga. Kemudian tak lama warga sekitar mendekat dan sebagian warga membawa sepeda motor pelaku tersebut ke samping balai Desa Cintamulya dan membakar sepeda motor maling tersebut.


"Hingga sampai saat ini warga bersama personil Polsek Candipuro, Babinsa sedang melakukan pencarian para pelaku yang di perkirakan 2 orang tersebut," terangnya.


Hal tersebut dibenarkan oleh pihak Sekretaris Desa (Sekdes) Cintamulya M.Taba, menurutnya kejadian pencobaan pencurian sepeda motor (Curat) yang terjadi di halaman masjid Al-Quron yang berhasil digagalkan oleh warga. 


"Pelaku berjumlah dua orang, namun ketika hendak kabur, keduanya yang mengendarai motor bertabrakan dengan warga dan terjatuh lalu di tinggalkan begitu saja dan kabur di belakang rumah warga, sehingga motor pelaku di amankan warga lalu di bakar. hingga saat ini masih para pelaku masih dalam pencarian," ungkapnya. (Hr/Red)

Jumat, 28 Agustus 2020

Pecah Kaca Mobil di Kalianda, Maling Bawa Kabur Uang Rp. 50 Juta Milik Desa

Pecah Kaca Mobil di Kalianda, Maling Bawa Kabur Uang Rp. 50 Juta Milik Desa

Foto: Doy
KALIANDA (RO) - Pencurian dengan pemberatan (Curat) kembali terjadi Jalan Kolonel Makmun Rasyid, Kelurahan Way Urang, Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel), Jum’at (28/8/2020), sekitar pukul 09.10 WIB.

Peristiwa itu terjadi ketika korban memarkirkan kendaraan roda empat dipinggir jalan tepat sebelah gerbang Masjid Agung. Korban meninggalkan kendaraan untuk ke rumah makan.

Hanya kisaran kurang dari 10 menit, mobil Toyota Calya BE 1658 DG milik korban disatroni pelaku yang berjumlah dua orang dengan membawa kendaraan sepeda motor Yamaha Jupiter MX. Kemudian, kaca mobil dipecahkan oleh pelaku dan membawa kabur uang tunai sebesar Rp.50 juta.

Sayangnya, sejumlah warga yang mendengar pecahan kaca dan melihat pelaku langsung kabur, sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Namun, sayangnya warga tidak berhasil mendapati pelaku yang kabur ke arah Bakauheni melalui Jalan Lintas Sumatera.

Korban yakni Bendahara Desa Karang Sari, Kecamatan Ketapang, Sanun yang bersama Kepala Desa setempat, Saibun, usai mengambil uang desa di Bank Lampung Kalianda.

Saat peristiwa terjadi, Sanun mengaku tidak sadar bahwa bunyi alarm dan bunyi kaca pecah berasal dari kendaraannya. Setelah ada warga yang teriak, korban tak sempat lagi ikut mengejar.

“Saya mau ke warung makan, untuk sarapan. Ada bunyi alarm dan kaca pecah. Saya taunya pas warga teriak maling,” ungkapnya kepada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).



Sementara, Kades Karang Sari, Saibun mengaku, dirinya dan bendahara membawa kendaraan masing-masing. Sedangkan yabg dipecakan kacanya adalah mobil bendahara.

“Yang dibelakang mobil saya. Yang dipecahkan kacanya mobil bendahara yang membawa uang. Uangnya hilang bersama tasnya yang berisi dokumen penting Pemerintah Desa Karang Sari,” Terangnya.

Hingga berita ini di terbitkan, korban tengah melapor ke Polsek Kalianda untuk penindakan dan penyelidikan lebih lanjut. (Doy/Red)