Tampilkan postingan dengan label Lampung Selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lampung Selatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Juni 2024

Satgas TMMD Hampir Rampungkan Jalan Onderlagh Sepanjang 500 Meter

Satgas TMMD Hampir Rampungkan Jalan Onderlagh Sepanjang 500 Meter


 Tanjung Bintang – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120, Kodim 0421/Lampung Selatan hampir merampungkan pembangunan jalan onderlagh sepanjang 500 meter di Dusun Way Sari Desa Budi Lestari, Kecamatan Tanjung Bintang.

Pembangunan jalan onderlagh itu merupakan salah satu sasaran fisik yang menjadi perhatian khusus menjelang berakhirnya TMMD ke-120 yang dipusatkan di Kecamatan Tanjung Bintang.

Satgas TMMD Kodim 0421/Lampung Selatan, saat ini terus mengebut pengerjaan pembangunan jalan tersebut, seiring berjalannya waktu yang hampir mendekati penutupan program TMMD.

Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan, selaku Dansatgas TMMD Ke-120, Letkol Inf Esnan Haryadi mengatakan, pengerjaan pembangunan jalan itu terus dikebut agar saat upacara penutupan seluruh sasaran program TMMD sudah selesai dan hasil pembangunannya bisa dinikmati oleh masyarakat.

“Sasaran fisik TMMD ke-120 yang masih belum terselesaikan akan terus dikebut pengerjaannya sampai selesai,” kata Letkol Inf Esnan Haryadi, Sabtu (1/6/2024).

Esnan Haryadi optimis pembangunan jalan tersebut bisa selesai tepat waktu. Sebab kata dia, semua personel Satgas TMMD yang bekerja di lapangan sudah sangat profesional, sehingga dapat menyelesaikan pembangunan jalan onderlagh tersebut sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Kita terus berpacu dengan waktu, karena sebentar lagi TMMD ini akan segera ditutup. Kita yakin dan optimis semua bisa selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan,”  ujar Esnan Haryadi. (Rls)

Selasa, 20 Desember 2022

ILS Lamsel Bersama KOPI TB dan Dinas Kesehatan, Sepakat Tanggulangi Tubercolusis

ILS Lamsel Bersama KOPI TB dan Dinas Kesehatan, Sepakat Tanggulangi Tubercolusis


LAMPUNG SELATAN - Organisasi relawan Inisiatif Lampung Sehat (ILS) SSR Lampung Selatan (Lamsel) bersama Koalisi Organisasi Profesi Indonesia Tuberculosis (Kopi TB) dan Dinas Kesehatan setempat sepakat berkolaborasi dalam menanggulangi penyakit tuberkulosis.


Koordinator Program Inisiatif Lampung Sehat SSR Lamsel, Rudi Hartono mengungkapkan, sebagai organisasi diluar Pemerintah berkomitmen untuk sama-sama ikut memperjuangkan penuntasan TB.


"Pertama adalah, bagaimana meningkatkan kerjasama antara rumah sakit swasta dan Dinas Kesehatan dalam pencapaian standar pelayanan minimal atau SPM. SPM kita ini kan sudah 100 persen terlampaui pada tahun 2022, dan tahun 2023 itu kita juga akan ada capaian lagi yang lebih besar," ucap Muhtadli pada acara pernyataan bersama upaya kolaborasi penanggulangan tuberkulosis di Kabupaten Lampung Selatan, di Rumah Makan Hidayah Kuring Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda, Selasa (20/12/2022).


Rudi mendorong, pengoptimalan pemeriksaan TCM yakni metode deteksi molekuler berbasis nested real-time PCR di kabupaten setempat tersebar di seluruh kecamatan.


"Khususnya, bagaimana TCM itu tersebar di 17 kecamatan. Hari ini, informasinya itu baru ada 6 ya. Kemudian, bagaimana kita mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Selatan ini untuk meningkatkan anggaran berkaitan dengan pengentasan TB di 2023," lanjut Ruhar sapaan akrab Rudi Hartono.


Selain itu, Pemkab Lampung Selatan juga membuka layanan pasien TB dan mengedukasi masyarakat pentingnya mencegah bahaya TB karena menular.


"Mengkhawatirkan sekali, andaikata ini tidak segera kita edukasi dan masyarakat tidak paham soal bahaya dan pengobatan TB," tandasnya.


Sementara, Ketua Kopi TB, dr Wahyu Wibisana menyebutkan, pencapaian penanggulangan TB sudah bagus berdasarkan pelaporan dan notifikasi kasus TB.


"Kami selama ini, sudah berkomitmen dengan para DPM yakni dokter praktek mandiri dan klinik-klinik swasta untuk melaporkan kegiatan dan setiap penemuan TB," cetus dr Wahyu.


Dirinya menekankan, proses edukasi kepada masyarakat umum bahwasannya TB yang belum parah bisa disembuhkan bila berobat jalan secara rutin selama 6 bulan di Puskesmas.


"Harapan kami di 2023 nanti, pencapaian akan lebih baik lagi dan mudah-mudahan kita kabupaten pertama mencapai eliminasi TB di 2030," singkat Wahyu.


Ditempat yang sama, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Lamsel, Basuki Didik Setiawan mengapresiasi peran serta lapisan masyarakat dalam program pencegahan dan pengendalian penyakit TB.


"Untuk diketahui, bahwa ILS telah berperan aktif dalam pencegahan dan pengendalian penyakit TB. Yang kedua, koalisi penanggulangan TB ada yang namanya SPM atau standar pelayanan minimal," kata Didik.


Target yang dicanangkan tahun 2022, sebesar 14.000 orang yang harus diperiksa ditentukan oleh Kementerian Kesehatan dan telah terlampaui.


"Adanya partisipasi di lingkungan masyarakat juga teman-teman media, ini yang paling sulit itu kan menggerakkan bagaimana masyarakat yang mempunyai gejala dini TB untuk memeriksakan diri. Ini perlu dilakukan banyak pihak, karena ketika ada orang yang ternyata positif TB di masyarakat dan itu tidak diobati maka orang ini bisa menularkan penyakit. Yang harus kita capai, nanti standingnya di tahun 2030 diharapkan Indonesia itu sudah eliminasi TBC," pungkas Didik.


Senada, perwakilan dari RSUD Bob Bazar, Kabid Pelayanan Medis, drg Kusmiati berujar, berkomitmen meningkatkan pelayanan pasien TB.


"Karena kita satu-satunya rumah sakit daerah di Lampung Selatan, harusnya lebih komitmen ya untuk melayani pasien TB. Sekarang ini, kami mempunyai sarana pelayanan khusus ruangan paru infeksius dan juga kita sediakan satu kamar untuk melayani 12 pasien," urainya.


Bahkan kini, BPJS menuntut semua rumah sakit melaporkan kedalam Sistem Informasi TB (SITB) melalui software.


"Tidak ada alasan, untuk tidak melayani pasien TB. Kami siap bekerjasama, untuk pengadaan pelayanan lebih terhadap pasien TB," tutup drg Kusmiati. (Hr)

Jumat, 18 November 2022

Jamrud Goncang Lampung Selatan Fest 2022

Jamrud Goncang Lampung Selatan Fest 2022


LAMPUNG SELATAN - Grup band Jamrud mengguncang panggung rock di Lapangan Lampung Selatan Expo, Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis malam, 17/11/2022.


Penampilan Azis Mangasi Siagian (gitar), Ricky Teddy (bass), Danny Rachman (Drum), Krisyanto (Vokal), dan Mochamad Irwan (Gitar), berhasil menghipnotis ribuan pecinta musik rock pada gelaran Lampung Selatan Fest 2022 dalam rangka HUT ke-66 Kabupaten Lampung Selatan.


Membawakan 13 lagu, Jamrud membuka konser perdananya di Kabupaten Lampung Selatan dengan tembang hit Kabari Aku yang diambil dari album Ningrat yang dirilis Juni tahun 2000.


Setelah Kabari Aku, tembang lain yang dibawakan Krisyanto dkk secara berturut-turut yakni Naksir Abis dari album Sydney 090102 (2002), Otak Kotor dan Dokter Suster dari album Terima Kasih (1998).


Selanjutnya suasana konser menjadi riuh tatkala Jamrud membawakan lagu Ningrat. Jammers (sebutan penggemar Jamrud) ikut menyanyikan lagu yang hit dari album keempat berjudul Ningrat itu.


Kemudian Jamrud membawakan lagu Berakit-rakit dari album Terima Kasih (1998), Baywatch dan Surti Tejo dari album Ningrat (2000), dan Telat 3 Bulan dari album Sydney 090102 (2002).



Band Jamrud mengajak Bupati Lamsel Nanang dan istri, Winarni, ke atas panggung untuk bernyanyi bersama. | Diskominfo

Setelah itu, Jamrud membawakan lagu berjudul Selamat Ulang Tahun dari album Sydney 090102 (2002).


Sang vokalis, Krisyanto kemudian turut mengundang Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dan Forkopimda naik ke panggung untuk bernyanyi bersama.


“Selamat ulang tahun Lampung Selatan. Terima kasih pak bupati dan Forkopimda sudah mengundang Jamrud,” ujar Krisyanto menyelipkan kalimat dalam lagu Selamat Ulang Tahun.


Jamrud selanjutnya membawakan lagu Pelangi di Matamu duet bersama Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dan Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan Winarni.


Setelahnya, Jamrud kemudian membawakan lagu berjudul Putri album 1997, dan ditutup dengan lagu bertajuk Waktuku Mandi dari album Sydney 090102.


Lagu-lagu yang mulai hits di era ‘90-an itu mampu menghipnotis ribuan penonton. Penampilan Jamrud malam itu memuaskan dahaga pecinta musik rock di Lampung Selatan. (Mhr)

Kamis, 15 September 2022

Dugaan Pemalsuan Dokumen Adminduk, Kades Malangsari Lamsel Akan Jalani Sidang di PN Kalianda

Dugaan Pemalsuan Dokumen Adminduk, Kades Malangsari Lamsel Akan Jalani Sidang di PN Kalianda

Foto: Ist (Net)

RETORIKAONLINE - Kepala Desa Malangsari, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, Supriyadi alias Ali Bejo, akan segera menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) kelas 1a Kalianda.


Supriyadi alias Ali Bejo, akan disidang dalam perkara tindak pidana pemalsuan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk)


Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari Lamsel) Samiadji menjelaskan, pihaknya telah menerima pelimpahan berkas dan juga tersangka perkara Supriyadi, pada Senin (05/09/2022) lalu. 


Samiadji mengaku, jaksa Kejari Lamsel yang menangani perkara Ali Bejo juga sudah mendaftarkan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Kalianda untuk bisa segera disidangkan.


"Sudah kami limpah (daftar) ke PN Kalianda juga hari Rabu (7-9). Biasanya dijadwalkan satu minggu setelah pendaftaran itu untuk sidangnya," ujar Samiadji saat dikonfirmasi, Rabu (14/09/2022). 


Selanjutnya Samiadji meminta media untuk mengonfirmasi secara langsung ke PN Kalianda terkait jadwal sidang perkara Ali Bejo.


Samiadji menuturkan, seperti halnya Ditreskrimsum Polda Lampung yang melakukan penahanan terhadap Kades Malang Sari tersebut, pihaknya juga menetapkan penahanan terhadap tersangka Ali Bejo.


"Di Kejaksaan dilakukan penahanan untuk pengadilan coba tanyakan ke pengadilan," ucapnya. 


Disinggung terkait siapa Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara tersebut, Samiadji mengatakan, Kasi Pidum Kejari Lamsel Rinaldy Adriansyah yang ditunjuk untuk menangani perkara pidana pemalsuan adminduk tersebut.


Sementara Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kombes Pol Arie Rachman Nafarin, melalui Kasubdit IV/Tipidter, AKBP Yusriandi Yusrin membenarkan adanya perkara tersebut.


"Iya benar, sudah pelimpahan tahap dua," kata Yusriandi. 


Mengenai kasus yang menjerat Supriyadi, Yusriandi menerangkan, Supriyadi alias Ali Bejo tersebut melakukan pemalsuan administrasi kependudukan.


"Supriyadi sebagai Kades Malang Sari, diduga telah melakukan pemalsuan identitas. Sedangkan, identitas aslinya Ali Bejo," ungkapnya.


Yusriandi mengungkapkan, Supriyadi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Lampung berdasarkan hasil gelar perkara pada 23 Juni 2022 lalu dan dilakukan penahanan. 


Terkait pelimpahan perkara di Kejari Lampung Selatan dan bukan di Kejaksaan Tinggi Lampung, Yusriandi mengatakan, pelimpahan itu sesuai lokasi perkara.


"Karena Desa Malang Sari itu di Lampung Selatan jadi kita limpahkan ke Kejari Lampung Selatan," ucapnya.


Atas perbuatannya, Supriyadi alias Ali Bejo ini disangkakan Pasal 94 UU RI no 24 tahun 2013 tentang perubahan atas UU no 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan.


"Karena melakukan manipulasi data kependudukan dan/atau elemen data penduduk, tersangka diancaman kurungan penjara maksimal 6 tahun dan denda Rp 75 juta," pungkasnya. (IRW)

Selasa, 28 Juni 2022

Bunda PAUD Lamsel Ajak Jajarannya Bersinergi Cetak Generasi Bangsa yang Unggul

Bunda PAUD Lamsel Ajak Jajarannya Bersinergi Cetak Generasi Bangsa yang Unggul


LAMPUNG SELATAN (RO) - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto, mengajak seluruh Bunda PAUD Kecamatan dan Desa bersinergi dalam mencetak generasi bangsa yang unggul.


Hal tersebut disampaikan oleh Bunda Winarni pada Talkshow bertema Wanita Inspiratif Indonesia, yang berlangsung di acara Gebyar PAUD Dan Parenting Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2022 di Ballroom Swissbell Hotel, Bandar Lampung, Selasa, (28/6/2022).


Winarni mengatakan, pendidikan anak pada usia dini merupakan bekal anak untuk melanjutkan pendidikan akademik pada jenjang berikutnya. Disisi lain, pendidikan anak usia dini juga dapat membentuk karakter yang positif pada diri anak bangsa.


Oleh karenanya, lanjut Winarni, kualitas guru PAUD harus diperhatikan dengan lebih baik. Salah satunya, yaitu dengan memberikan pelatihan kepada para tenaga pendidik usia dini. Sehingga, selain bisa memahami tupoksinya, guru PAUD juga bisa menguasai psikososial peserta didik.


“Mari bersama-sama kita niatkan untuk menjadikan anak-anak di Kabupaten Lampung Selatan, agar mempunyai karakter dan menjadi anak-anak generasi penerus bangsa yang mempunyai modal SDM unggul, ini membutuhkan peran kita semua bunda PAUD, tanamkan sejak usia dini sampai anak-anak kita menjadi dewasa dan menjadi calon orang tua,” ungkap Winarni.


Guna mempercepat terlaksananya peningkatan kualitas tendik anak usia dini, kata Winarni, pemerintah daerah bekerjasama dengan TvOne menyelenggarakan acara Gebyar PAUD dan Parenting Tahun 2022, yang diikuti oleh Bunda PAUD se-Kabupaten Lampung Selatan.


Dirinya menjelaskan, Gebyar PAUD dan Parenting Lampung Selatan Tahun 2022 ini merupakan bentuk upaya pemerintah daerah, dalam meningkatkan kualitas mutu layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Lampung Selatan.


“Malam hari ini dipenuhi rasa syukur, bagaimana tidak saya selaku bunda PAUD bertemu dengan berbagai pihak, sebagai penggerak pemerhati dan pejuang pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan. Bunda yakin, insyaallah dengan pertemuan ini bisa memajukan kualitas pendidikan di Lampung Selatan,” ujarnya.


Winarni juga mengucapkan banyak terimakasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, atas dukungan dan kepeduliannya terhadap kualitas pendidikan anak pada usia dini.


Dirinya berharap, melalui kegiatan Gebyar PAUD dan Parenting Lampung Selatan 2022 ini, pembentukan karakter anak sejak usia dini dapat terlaksana dengan baik dan menghasilkan generasi bangsa yang memiliki adab dan akhlak yang baik.


“Disini saya juga mengucapkan terimakasih atas dukungan yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kepada para guru PAUD. Saya harap melalui Gebyar PAUD dan Parenting ini, pembentukan karakter anak bangsa kita bisa terus terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (ptm)

Jumat, 20 Mei 2022

Masyarakat Dukung Pekerjaan Pembangunan Pengaman Pantai Kalianda

Masyarakat Dukung Pekerjaan Pembangunan Pengaman Pantai Kalianda


KALIANDA (RO) - Puluhan masyarakat menghadiri sosialisasi pekerjaan pembangunan pengaman pantai Kalianda (Pantai Boom) Lampung Selatan, pada Jum'at, (20/5/2022).


Acara yang berlangsung di Kantor Kelurahan Kalianda itu dihadiri oleh Uspika Kalianda, Lurah Kalianda, para tokoh adat, agama dan pemuda serta Balai Besar Wilayah Sungai mesuji sekampung Kepala Satuan Kerja SNVT Pelaksana Jaringan Sumber Air (PJSA).


Kepala Satuan  Kerja SNVT Pelaksana Jaringan Sumber Air (PJSA), Edi Suandi, ST, M.SI dalam hal ini meminta dukungan dari seluruh masyarakat demi terealisasinya pembangunan pengaman pantai tersebut.


"Kami butuh dukungan dari masyarakat untuk pembangunan pengamanan disepanjang pantai Kalianda sehingga berjalan dengan lancar," ujarnya.


Camat Kalianda, Zaidan, SE menyampaikan, pada dasarnya pemukiman di sepanjang pantai yang ada di Kelurahan Kalianda memang sangat padat. Jadi diharapkannya, pengerjaan nanti perlu memperhatikan dampak bagi lingkungan sekitar.


"Yang perlu kita ketahui di Kelurahan Kalianda ini penduduknya sangat padat. Maka selain bagaimana cara mensukseskan kegiatan, kita juga perlu mengayomi masyarakat berikan kenyamanan diri debu polusi sehingga masyarakat tidak terganggu," katanya.


Zaidan juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pengamanan pantai sampai dengan selesai.


"Ya sehingga masyarakat Kelurahan Kalianda merasa aman dari bencana tsunami karena adanya pemecah ombak," pungkasnya.


Sementara itu, salah seorang warga yang hadir sangat mendukung dengan adanya pembangunan pengaman pantai itu.


"Saya sangat mendukung sekali, karena pengaman pantai ini sudah kami tunggu dari lama," ujar a


Diketahui, pembangunan pengaman pantai itu sendiri akan dikerjakan di sepanjang garis pantai lingkungan 1 dan 2 Kelurahan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan dengan panjang pembangunan 662 Meter dan masa pekerjaan 230 hari. (Red)

Minggu, 10 April 2022

 DPC Prajaniti Hindu Indonesia Lamsel Melantik dan Beri Bimtek Pengurus Komisariat Prajaniti Kecamatan se-Lamsel

DPC Prajaniti Hindu Indonesia Lamsel Melantik dan Beri Bimtek Pengurus Komisariat Prajaniti Kecamatan se-Lamsel

Keterangan Foto: Ketua DPC Prajaniti Hindu Indonesia Kabupaten Lampung Selatan Nyoman Subagio, S.Sos melantik pengurus komisariat Prajaniti di enam kecamatan di Lamsel, di gedung aula Negeri Baru Resort (NBR) Kalianda, Minggu (10/4/2022)

KALIANDA - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Prajaniti Hindu Indonesia Kabupaten Lampung Selatan melantik pengurus komisariat Prajaniti kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan masa bhakti tahun 2022-2027, Minggu (10/4/2022).


Pelantikan sekaligus bimbingan teknis (Bimtek) yang di laksanakan di gedung aula Negeri Beru Resort (NBR) Kalianda itu diikuti enam kecamatan yang terdapat umat Hindu di Lampung Selatan. Enam kecamatan itu adalah, Kecamatan Ketapang, Kecamatan Sragi, Kecamatan Palas, Kecamatan Way Panji, Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Sidomulyo.


Pelantikan dan Bintek dengan mengusung tema " Dengan Semangat Tribhakti dan Sinergitas Lembaga Hindu Membangun Lampung Selatan" dihadiri langsung Ketua DPD Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Lampung Drs. Wayan Suwatra, M.Pd, Ketua PHDI Lamsel Made Sugriwa, S.Pd. 


Hadir juga Dewan Penasehat DPC Prajaniti Kabupaten Lampung Selatan yakni Made Sukintre,S.Pd dan Ketut Wartadinanta, S.Sos yang juga selaku pemateri dalam Bintek tersebut. Selain itu, dihadiri seluruh pengurus lembaga Hindu tingkat kabupaten yakni PHDI, WHDI, Peradah, PSN dan sejumlah tokoh agama di Lamsel.


Pelantikan pengurus komisariat Prajaniti kecamatan se-Lampung Selatan dilakukan Ketua DPC Prajaniti Hindu Indonesia Kabupaten Lampung Selatan Nyoman Subagio, S.Sos.


Ketua DPD Prajaniti Provinsi Lampung Wayan Suwatra, M.Pd mengatakan, lembaga Prajaniti merupakan salah satu organisasi Hindu yang berdiri dari pusat sampai ke daerah-daerah. Tugas pokok dan fungsi organisasi Prajaniti yakni, Bhakti Warga, yaitu melakukan bhakti dalam bentuk gerakan dan pelayanan dalam membangun sumberdaya manusia Hindu yang berkarakter, maju, mandiri, rukun, dan sejahtera.


Bhakti Nagara, yaitu melakukan bhakti dalam bentuk gerakan dan pelayanan pada negara dengan membangun kesadaran dan partisipasi aktif umat Hindu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Bhakti Persada, yaitu melakukan bhakti dalam bentuk gerakan dan pelayanan dalam karyakarya sosial, ekonomi, budaya, kemanusiaan, dan lingkungan.


"Sementara Fungsi Prajaniti adalah sebagai wadah dan wahana perjuangan Umat Hindu dalam melaksanakan dharmanya terhadap agama, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila," papar Wayan Suwatra.


Ketua PHDI Kabupaten Lampung Selatan Made Sugriwa, S.Pd memberi apresiasi kepada pengurus Prajaniti kabupaten Lampung Selatan yang telah menggelar pelantikan sekaligus Bintek kepada pengurus komisariat Prajaniti kecamatan dan lembaga-lembaga Hindu yang ada di Lamsel.


"Kedepan sinergitas antara lembaga Hindu yang ada di Lamsel lebih guyup dan kompak demi kemajuan umat Hindu di Lamsel dan membangun daerah yang lebih baik lagi kedepannya," kata Made Sugriwa.


Ketut Wartadinanta, S.Sos selaku salah satu pemateri bidang Traning Of Traner (TOT) dan Teamwork mengungkapkan, kerja sama (teamwork) merupakan kunci utama dalam mencapai tujuan organisasi. Dikatakan, dalama kepengurus Prajaniti disemua tingkatan harus kompak dan solid. “Keberhasilan suatu organisasi tidak dapat dilakukan hanya satu orang atau beberapa orang, namun semua pengurus mulai Ketua sampai dengan anggota,” ujarnya.


Sementara Ketua DPC Prajaniti Hindu Indonesia Kabupaten Lampung Selatan Nyoman Subagio, S.Sos berharap kepada pengurus komisariat Prajaniti kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan untuk masa bhakti 2022-2027 dapat menjalankan tugas dan fungsi organisasi masing-masing kecamatan. 


“Saya berharap kepada seluruh pengurus komisariat Prajaniti kecamatan yang baru saja dilantik dapat bekerjasama antar lembaga Hindu yang ada di Lamsel dan lembaga-lembaga masyarakat eksternal Hindu demi terwujudkan kemajuan Umat Hindu khususnya dan masyarakat Lampung Selatan pada umumnya,” pungkasnya. (Red/Man)