Tampilkan postingan dengan label Lampung Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lampung Barat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Juni 2025

Kobaran Api Hanguskan Warung Sembako Dikecamatan Sukau Lambar

Kobaran Api Hanguskan Warung Sembako Dikecamatan Sukau Lambar


LAMPUNG BARAT– Sebuah warung sembako milik warga bernama Tumanggor di Pemangku Rantau Panjang, Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, ludes dilalap api pada Selasa malam, (10/07/2025) 

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 18.50 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 19.50 WIB, berkat bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Balik Bukit dan Sukau, serta kesigapan warga setempat.

Meski api menghanguskan seluruh isi warung, rumah milik Tumanggor yang terletak di bagian belakang bangunan berhasil diselamatkan dan tidak mengalami kerusakan.

Peratin (Kepala Desa) Pekon Tanjung Raya, Johan Safri, menyampaikan apresiasi atas respons cepat tim pemadam kebakaran dan warga dalam mengendalikan kobaran api.

 “Alhamdulillah, rumah di belakang warung berhasil diselamatkan. Kami sangat mengapresiasi gerak cepat tim Damkar dan warga sekitar,” ujarnya.

Johan menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang terjadi di dalam bangunan warung. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Kerugian material sedang dihitung. Syukurnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Semoga peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih waspada terhadap risiko kebakaran, khususnya akibat instalasi listrik yang tidak aman,” tambahnya.

Saat ini, lokasi kebakaran telah diamankan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Situasi di sekitar lokasi dinyatakan telah terkendali. Tutupnya (Ronal)

Selasa, 27 Mei 2025

Penggarap Kopi di Lampung Barat Ditemukan Tewas Dengan Badan Tidak Utuh

Penggarap Kopi di Lampung Barat Ditemukan Tewas Dengan Badan Tidak Utuh


LAMPUNG BARAT--Warga digegerkan oleh seorang penggarap Kopi ditemukan meninggal dunia dengan kondisi sangat mengenaskan yang berada TNBBS talang lobang, kecamatan air Hitam, kabupaten Lampung barat, Selasa pagi 27 Mei 2025 sekira pukul 09:00,WIB 


Korban bernama Sudarso ( 50 ) asal karang Randu kabupaten Krobokan, Jawa Tengah di temukan meninggal dengan kondisi tubuh tidak utuh.


Penemuan jasad korban bermula dari kekhawatiran warga sesama penggarap kopi  karena Sudarso tidak muncul sejak dua hari terakhir. Setelah dilakukan pencarian oleh warga setempat, potongan tubuhnya ditemukan di semak-semak tak jauh dari tempat tinggalnya.


Bagian kepala korban ditemukan dalam keadaan utuh, sementara tubuhnya dari leher hingga kaki hilang tanpa jejak. 


Lokasi penemuan berjarak sekitar 50 meter dari gubuk tempat tinggal korban, yang berada di dekat kebun kopi yang digarapnya.


Keluarga korban di Jawa Tengah telah diberitahu terkait kejadian ini. Mereka meminta agar bagian tubuh yang ditemukan segera dipulangkan untuk dimakamkan secara layak di kampung halaman.



Sementara Peratin Pekon Sumber Alam, Husain, membenarkan penemuan jasad tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban telah lama menggarap kebun kopi secara musiman di wilayah Pekon Sukadamai, Talang Lobang, dan tinggal terpisah dari adiknya, Triono, yang juga berkebun di lokasi yang sama.



“Selama ini, korban dikenal sebagai penduduk musiman yang tinggal sendiri di sebuah gubuk kecil. Ia tidak terlihat beraktivitas selama dua hari terakhir, hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan,” Jelasnya


Saat ini Pihak kepolisian bersama petugas TNBBS, personel TNI, dan tim medis dari Puskesmas Air Hitam masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Dugaan awal mengarah pada serangan satwa liar yang kerap berkeliaran di kawasan hutan TNBBS, namun pihak nya masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. (Ronald)

Jumat, 16 Mei 2025

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Puncak Pesagi

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Puncak Pesagi


LAMPUNG BARAT--Seorang pendaki yang ditemukan meninggal dunia di puncak Gunung Pesagi, Kabupaten Lampung Barat, pada Kamis (15/5/2025). 


Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, RAPI, aparat pekon, serta relawan masyarakat dikerahkan dalam upaya penyelamatan dan penurunan korban.


Informasi pertama diterima oleh BPBD Lampung Barat melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) sekitar pukul 13.30 WIB. Tak berselang lama, tim langsung bergerak menuju lokasi.


Proses evakuasi yang dimulai pukul 16.30 WIB itu berlangsung menantang. Medan yang curam, jalur sempit, serta cuaca berkabut dan hujan ringan di beberapa titik membuat upaya tersebut berlangsung ekstra hati-hati.


“Kita lakukan dengan penuh kehati-hatian. Medannya berat, ditambah kondisi cuaca yang cukup ekstrem,” ujarnya.


Korban pertama kali ditemukan oleh tiga pendaki muda, yakni Hilmi Maulana, Selo Iswanto, dan Ridho Kurniawan, yang sempat bertemu dengan korban dalam kondisi hidup sehari sebelumnya, Rabu (14/5/2025).


Namun, pada Kamis siang, saat mereka turun melalui jalur yang sama, ketiganya kembali menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa di sekitar puncak Gunung Pesagi.


Mereka segera melaporkan penemuan itu kepada aparat pekon setempat dan diteruskan ke BPBD Lampung Barat. Laporan tersebut menjadi dasar aktivasi tim evakuasi darurat.


Identitas korban belum secara resmi diumumkan ke publik, mengingat pihak berwenang masih menunggu konfirmasi dari keluarga korban dan proses identifikasi medis.


Tim gabungan yang dikerahkan terdiri dari personel Pusdalops PB, Tim Komando, operator lapangan, dan Tim Satgas SAR. Total 18 personel terlibat dalam operasi ini.


Sekitar pukul 18.02 WIB, korban berhasil ditemukan oleh tim evakuasi. Proses penurunan jenazah kemudian dimulai pada pukul 18.59 WIB.


Tim berhasil membawa jenazah keluar dari kawasan hutan dan tiba di gerbang rimba Gunung Pesagi sekitar pukul 20.10 WIB.


Selanjutnya, pada pukul 21.20 WIB, jenazah korban diserahkan ke Puskesmas Balik Bukit. Dari sana, jenazah dirujuk ke RSUD Alimuddin Umar untuk dilakukan autopsi dan proses identifikasi lanjutan.


Menurut keterangan sementara, korban diduga mengalami kelelahan berat selama pendakian. Namun, penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis.


Dengan diserahkannya jenazah ke rumah sakit dan pihak kepolisian, BPBD menyatakan proses evakuasi secara resmi selesai.


Setalah dilarikan ke RS alimuddin Umar Pada hari ini Jum'at (16/05/2025) Identitas korban di ketahui,dari informasi yang beredar di kutip dari komentar FB yang beredar bahwa korban berasal dari desa Babakan kecamatan pugung kabupaten tenggamus


Korban berinisial DS yang berjenis kelamin laki laki.

Dari komentar FB juga beredar bawa informasi nya kluarga korban sedang dalam perjalanan dari tenggamus menuju rumah sakit alimuddin Umar Liwa Lampung barat. Pungkasnya (Ronal)

Jumat, 28 Maret 2025

Kobes Bergerak Bakal Gelar Pesta Budaya Sekura Pada 3 Syawal Mendatang

Kobes Bergerak Bakal Gelar Pesta Budaya Sekura Pada 3 Syawal Mendatang


LAMPUNG BARAT (RO)--Kegiatan pesta budaya sekura cakak buah menjadi momen yang sangat ditunggu oleh masyarakat Lampung Barat (Lambar) dan biasanya selalu dilaksanakan pada hari raya Idul Fitri.


Pesta budaya sekura cakak buah merupakan tradisi kebudayaan khas Lampung Barat yang turun temurun hingga kini masih dipertahankan oleh masyarakat setempat.


Mengingat hari lebaran yang tinggal hitungan hari lagi, para peserta pesta budaya sekura ini pun sudah mulai mempersiapkan segala hal yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut.


Biasanya, masyarakat dari beberapa pekon (desa) yang berada di Lampung Barat akan berpartisipasi meramaikan pesta budaya sekura ini.


Sama halnya seperti Karang Taruna dan panitia pesta budaya sekura Pekon Kota Besi Kecamatan Batu Brak, Lampung Barat, pihaknya kini sudah mulai gencar melakukan persiapan awal untuk menyambut pesta budaya sekura.


Ketua pelaksana pesta budaya sekura pekon Kota Besi firdaus Abu Royan mendampingi ketua karang taruna pekon setempat menyampaikan, saat ini teman-teman dari karang taruna masih pada tahap persiapan awal kita sudah mulai menentukan titik lokasi yang akan digunakan dan persiapan lainnya.


" Kami juga telah mengurus seluruh izin ke pihak Kepolisian terkait izin keramaian dan sebagainya, semua itu perlu dipersiapkan agar kegiatan pesta budaya sekura di Pekon Kota Besi bisa berjalan dengan maksimal ". Jelas Daus


Selain itu, untuk Pekon yang dikenal dengan sebutan  Kobes Bergerak tersebut pihaknya akan melaksanakan pesta budaya sekura ini pada 3 Syawal atau 3 hari sesudah hari raya Idul Fitri.


" Nantinya, Karang Taruna Pekon Kota Besi ini akan menampilkan beberapa pertunjukan seperti penampilan sekura kamak, dan sekura betik ada juga pertunjukan orgen tunggal untuk menghibur kawan-kawan sekura yang datang dari berbagai pekon di Lampung Barat ". Ungkapnya


Selain itu, Kami juga berharap dalam pelaksanaan pesta budaya sekura ini bisa berjalan dengan baik dan lancar, Tentunya dengan tetap menerapkan prinsip-prinsip yang mengutamakan keamanan dan ketertiban masyarakat.


" yang terpenting, peserta harus menggunakan kostum yang sopan, dan mengedepankan etika yang baik pada saat pelaksanaan pesta budaya sekura, Sehingga masyarakat akan menilai bahwa kita benar-benar mempertahankan tradisi dan budaya tanpa menghilangkan jati diri dari budaya itu sendiri ". pungkasnya. (RNL)

Rabu, 11 Desember 2024

Nukman Gandeng DPR RI Komisi V Mukhlis Atasi Keluh Kesah Masyarakat Lampung Barat.

Nukman Gandeng DPR RI Komisi V Mukhlis Atasi Keluh Kesah Masyarakat Lampung Barat.


LAMPUNG BARAT---Untuk mewujudkan aspirasi lapisan masyarakat, Penjabat (Pj) Bupati Lampung Barat Drs. Nukman M.M menggandeng anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi V Drs. Mukhlis Basri mengunjungi sejumlah Pekon di wilayah Lampung Barat, Rabu (11/12/2024).  


Dalam Kunjungan Kerjanya (Reses) anggota DPR RI Komisi V Mukhlis Basri tersebut mengunjungi Pekon Bandar Baru Kecamatan Sukau, Dusun Pantau Kelurahan Pasar Liwa Kecamatan Balik Bukit, Pekon Kegeringan Kecamatan Batu Brak, Pekon Kota Besi Kecamatan Batu Brak, dan Pekon Sukamarga Kecamatan Suoh. 


Berdasarkan hasil kunjungan anggota DPR RI Mukhlis Basri dan Pj. Bupati Lampung Barat Nukman tersebut, aspirasi masyarakat masih didominasi oleh peningkatan Infsteruktur jalan. 


Di antaranya, peningkatan jalan yang terdapat di Pekon Bandar Baru Kecamatan Sukau, peningkatan jalan di Pekon Pantau Kecamatan Balik Bukit, peningkatan jalan yang terdapat di Pekon Sukamarga Kecamatan Suoh. 


Selain itu, penanganan sejumlah titik jalan yang tergenang air pasca ujan, diantaranya di Pekon Kegeringan Kecamatan Batu Brak dan perbatasan Pekon Kegeringan dengan Pekon Balak Kecamatan Batu Brak. 


Dalam sampaiannya, anggota DPR RI Mukhlis Basri mengatakan kunjungannya tersebut merupakan Resesnya yang pertama kalinya pasca dirinya di lantik menjadi anggota DPR RI Komisi V. 


"Ini merupakan Reses saya yang pertama kalinya pasca dilantik sebagai anggota DPR RI Komisi V. Dalam Reses ini saya membawa malaikat-malaikat di Provinsi Lampung yang memiliki wewenang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat ke tingkat Pemerintah Pusat," terang pria yang merupakan mantan bupati Lampung Barat dua periode itu. 


Kendati sudah meninjau disejumlah titik, Mukhlis Basri menerangkan pihaknya akan memetakan dari aspirasi lapisan masyarakat Lampung Barat. 


"Kita akan lihat yang memang sifatnya mendesak. Sudah saya bawakan pihak PUPR Provinsi Lampung untuk memetakan apa yang menjadi keluhan masyarakat," ujar Muhklis. 


Mukhlis Basri meminta kepada masyarakat untuk sabar "semua aspirasi masyarakat sudah ditampung akan tetapi semuanya butuh pengkajian," tuturnya. 


Sementara, Pj. Bupati Lampung Barat menyampaikan apresiasi kepada anggota DPR RI Komisi V Muklis Basri yang sudah menyerap aspirasi masyarakatnya. 


Nukman meminta apa yang sudah menjadi keluhan masyarakatnya baik terkait infrastruktur jalan, air bersih maupun pertanian agar menjadi sekala prioritas direalisasikan ke depannya. 


"Atas nama Pemerintah dan lapisan masyarakat Lampung Barat saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih setinggi-tingginya kepada bapak Mukhlis Basri selaku anggota DPR RI Komisi V yang sudah memberi perhatian penuh kepada masyarakat Lampung Barat," kata Nukman. 


Nukman meminta kepada jajarannya dalam hal ini PUPR Kabupaten Lampung Barat untuk segera memetakan apa yang sudah menjadi keluhan masyarakat dengan tujuan untuk diusulkan ke tingkat Pemerintah Provinsi maupun Pusat. Pungkasnya (Ronal)