Tampilkan postingan dengan label Desa Bersinar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desa Bersinar. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 September 2020

Polres Tuba Gelar Ops Bina Kusuma Krakatau 2020. Ini Sasarannya

Polres Tuba Gelar Ops Bina Kusuma Krakatau 2020. Ini Sasarannya

TULANG BAWANG (RO) - Polres Tulang Bawang dan Polsek jajaran akan menggelar Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan dengan sandi operasi yang diberi nama Operasi Bina Kusuma Krakatau 2020, Jumat (11/09/2020).

"Operasi Bina Kusuma Krakatau 2020 ini akan berlangsung selama 12 hari, terhitung mulai tanggal (TMT) 11 September s/d 22 September 2020 di seluruh wilayah hukum Polres Tulang Bawang," ujar Wakapolres Kompol Eko Nugroho, SIK mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, SIK.

Wakapolres menjelaskan, adapun yang menjadi sasaran dalam pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Krakatau 2020 ini adalah kenakalan remaja, premanisme dan daerah rawan konflik.

Sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di seluruh wilayah hukum Polres Tulang Bawang.

"Dalam pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Krakatau 2020, kami telah menyiapkan target operasi (TO) sebanyak 18, terdiri dari 4 TO orang dan 14 TO tempat," jelas Kompol Eko.

Cara bertindak yang dilakukan oleh petugas selama berlangsungnya Operasi Bina Kusuma Krakatau 2020 adalah dengan pembinaan dan penyuluhan (binluh) yang dilakukan secara door to door oleh personel yang terlibat langsung dalam pelaksanaan operasi.

Selama berlangsungnya Operasi Bina Kusuma Krakatau 2020, Wakapolres mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku, karena saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir dan vaksin belum ditemukan. (Red)
Polres Tuba Gelar Ops Bina Kusuma Krakatau 2020. Ini Sasarannya

Polres Tuba Gelar Ops Bina Kusuma Krakatau 2020. Ini Sasarannya

TULANG BAWANG (RO) - Polres Tulang Bawang dan Polsek jajaran akan menggelar Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan dengan sandi operasi yang diberi nama Operasi Bina Kusuma Krakatau 2020, Jumat (11/09/2020).

"Operasi Bina Kusuma Krakatau 2020 ini akan berlangsung selama 12 hari, terhitung mulai tanggal (TMT) 11 September s/d 22 September 2020 di seluruh wilayah hukum Polres Tulang Bawang," ujar Wakapolres Kompol Eko Nugroho, SIK mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, SIK.

Wakapolres menjelaskan, adapun yang menjadi sasaran dalam pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Krakatau 2020 ini adalah kenakalan remaja, premanisme dan daerah rawan konflik.

Sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di seluruh wilayah hukum Polres Tulang Bawang.

"Dalam pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Krakatau 2020, kami telah menyiapkan target operasi (TO) sebanyak 18, terdiri dari 4 TO orang dan 14 TO tempat," jelas Kompol Eko.

Cara bertindak yang dilakukan oleh petugas selama berlangsungnya Operasi Bina Kusuma Krakatau 2020 adalah dengan pembinaan dan penyuluhan (binluh) yang dilakukan secara door to door oleh personel yang terlibat langsung dalam pelaksanaan operasi.

Selama berlangsungnya Operasi Bina Kusuma Krakatau 2020, Wakapolres mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku, karena saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir dan vaksin belum ditemukan. (Red)

Selasa, 15 Oktober 2019

Dihadapan Plt Bupati, Ikhlas ingin Bentuk Desa Bersinar di Lampung Selatan

Dihadapan Plt Bupati, Ikhlas ingin Bentuk Desa Bersinar di Lampung Selatan


TANJUNG BINTANG, RETORIKA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lampung Selatan melakukan audensi dengan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto di PT Indomina Langgeng Sejahtera, Tanjung Bintang, Senin (14/10).


Dalam audiensi itu, AKBP Ikhlas yang baru menjabat Kepala BNN Lampung Selatan sejak 2 September 2109 lalu, memaparkan rencana program kerja BNN kedepan.

Utamanya menjalin koordinasi dengan Pemkab Lampung Selatan dalam rangka pencegahan, peredaran, dan pemakaian narkoba di wilayah hukum Kabupaten Lampung Selatan.

Ikhlas juga memaparkan rencananya untuk membentuk “desa bersinar” yakni desa yang bersih dari narkoba serta memberikan pemahaman yang benar tentang rehabilitasi narkoba.

“Selain program desa bersinar, BNN Lampung Selatan juga mempunyai program 3, 6, 12 dalam merehabilitasi pecandu narkoba. Dari hasil yang telah berjalan, mayoritas korban kecanduan narkoba bisa pulih kembali setelah menjalani rehabilitasi selama 6 bulan,” ungkap Ikhlas.

Dikesempatan itu, Ikhlas menerangkan masih banyak masyarakat khususnya bagi pengguna narkoba, tidak mengetahui Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL).

Dimana kata dia, dengan IPWL tersebut maka keluarga korban bisa merehabilitasi pengguna narkoba supaya sembuh, bahkan sedikit kemungkinan untuk dibawa ke ranah hukum.

“Selama ini banyak pemahaman keliru dari masyarakat. Sebenarnya jika masyarakat melaporkan dirinya telah menggunakan narkoba dan minta direhabilitasi, maka ini harus kita lindungi dan rehabilitasi. Karna sesungguhnya yang bersangkutan adalah korban. Dan proses rehabilitasi ini tidak dipungut biaya, semuanya gratis,” tutur Ikhlas.

Menanggapi hal itu, Plt Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, menyambut baik dan sangat mendukung rencana maupun program yang akan dilakukan BNN.

Karena menurutnya, saat ini bangsa Indonesia sudah darurat narkoba. Dan hal itu tentunya sangat mengkhawatirkan, khususnya terhadap generasi penerus bangsa.

“Kebetulan kita juga ada kegiatan turun ke desa melalui kegiatan Jumat bersih. Dimana kami semua bergotong royong didesa itu. Nanti BNN bisa bergabung dengan kami untuk memberikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat,” ujar Nanang. (Red)