Tampilkan postingan dengan label Dermaga BOM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dermaga BOM. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Maret 2021

Usai Dibersihkan, Warga Kembali Buang Sampah di Dermaga Bom Kalianda

Usai Dibersihkan, Warga Kembali Buang Sampah di Dermaga Bom Kalianda

Foto: Ist

RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan wisata kuliner Dermaga Bom Kalianda, kembali kotor dengan tumpukan sampah rumah tangga yang merusak pandangan mata.

Padahal sebelumnya, Selasa (16/03/2021) lalu, petugas kebersihan sudah membersihkan sampah-sampah yang menumpuk disekitar area TPI Dermaga Bom.

Pantauan tim media, Kamis (18/03/2021) pagi, warga dan oknum pedagang kembali membuang sampah bukan pada tempatnya dan nekat membuang sampah ditengah jalan dermaga menuju pantai.

Tampak sampah organik dan non organik bercampur jadi satu, aroma tak sedap mulai tercium oleh warga yang melintas atau berdiri didekat tumpukan sampah.

Salah seorang pengunjung Dermaga Bom, Irawan mengaku, dirinya sangat terganggu dengan pemandangan tersebut, apalagi jika warga atau pedagang membuang sampah disembarang tempat, apalagi ditengah jalan. 

"Sepertinya warga atau pedagang cuek, tak kapok membuang sampah disini. Bukankah kemarin sudah disidak oleh Wakil Bupati Lamsel, bahkan saya baca disalah satu media online, Pak Wakil Bupati merasa geram dan menghimbau warga, pengunjung dan pedagang disini agar tertib dan tak buang sampah sembarangan, tapi lihat sendiri dengan abang keadaannya sekarang," katanya.

Senada, warga lainnya Dermaga Bom yamengatakan bahwa sampah-sampah yang dilemparkan oleh orang tak bertanggung jawab tersebut justru dekat dengan kediaman Ketua RT setempat.

 "Ironis memang bang, tumpukan sampah tersebut cuma 10 meter dari rumah Ketua RT 02/01 Kalianda Bawah, 50 meter jaraknya dengan rumah Kepala Lingkungan 01 Kalianda Bawah, masak mereka tidak bisa mengatasi masalah ini ? Bukankah Dermaga Bom ini masih wilayah mereka," ujar Yadi.

Dia mengusulkan kepada pihak terkait agar mengatasi permasalahan sampah ini dengan serius, karena berdampak dengan keindahan dan kenyamanan pengunjung, bail wisatawan lokal maupun luar daerah.

"Bila perlu pasang CCTV dilokasi-lokasi tempat warga membuang sampah sembarangan, atau bila perlu dipagar saja lokasi yang disidak Wakil Bupati kemarin. Untuk pihak terkait seperti Camat, Lurah, KUPT Perikanan dan Dinas Lingkungan Hidup Lamsel supaya lebih giat lagi atasi masalah sampah ini. Lingkungan yang sehat dan bersih jadikan pengunjung nyaman datang kesini," (Je/Bob)
Usai Dibersihkan, Warga Kembali Buang Sampah di Dermaga Bom Kalianda

Usai Dibersihkan, Warga Kembali Buang Sampah di Dermaga Bom Kalianda

Foto: Ist

RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan wisata kuliner Dermaga Bom Kalianda, kembali kotor dengan tumpukan sampah rumah tangga yang merusak pandangan mata.

Padahal sebelumnya, Selasa (16/03/2021) lalu, petugas kebersihan sudah membersihkan sampah-sampah yang menumpuk disekitar area TPI Dermaga Bom.

Pantauan tim media, Kamis (18/03/2021) pagi, warga dan oknum pedagang kembali membuang sampah bukan pada tempatnya dan nekat membuang sampah ditengah jalan dermaga menuju pantai.

Tampak sampah organik dan non organik bercampur jadi satu, aroma tak sedap mulai tercium oleh warga yang melintas atau berdiri didekat tumpukan sampah.

Salah seorang pengunjung Dermaga Bom, Irawan mengaku, dirinya sangat terganggu dengan pemandangan tersebut, apalagi jika warga atau pedagang membuang sampah disembarang tempat, apalagi ditengah jalan. 

"Sepertinya warga atau pedagang cuek, tak kapok membuang sampah disini. Bukankah kemarin sudah disidak oleh Wakil Bupati Lamsel, bahkan saya baca disalah satu media online, Pak Wakil Bupati merasa geram dan menghimbau warga, pengunjung dan pedagang disini agar tertib dan tak buang sampah sembarangan, tapi lihat sendiri dengan abang keadaannya sekarang," katanya.

Senada, warga lainnya Dermaga Bom yamengatakan bahwa sampah-sampah yang dilemparkan oleh orang tak bertanggung jawab tersebut justru dekat dengan kediaman Ketua RT setempat.

 "Ironis memang bang, tumpukan sampah tersebut cuma 10 meter dari rumah Ketua RT 02/01 Kalianda Bawah, 50 meter jaraknya dengan rumah Kepala Lingkungan 01 Kalianda Bawah, masak mereka tidak bisa mengatasi masalah ini ? Bukankah Dermaga Bom ini masih wilayah mereka," ujar Yadi.

Dia mengusulkan kepada pihak terkait agar mengatasi permasalahan sampah ini dengan serius, karena berdampak dengan keindahan dan kenyamanan pengunjung, bail wisatawan lokal maupun luar daerah.

"Bila perlu pasang CCTV dilokasi-lokasi tempat warga membuang sampah sembarangan, atau bila perlu dipagar saja lokasi yang disidak Wakil Bupati kemarin. Untuk pihak terkait seperti Camat, Lurah, KUPT Perikanan dan Dinas Lingkungan Hidup Lamsel supaya lebih giat lagi atasi masalah sampah ini. Lingkungan yang sehat dan bersih jadikan pengunjung nyaman datang kesini," (Je/Bob)

Senin, 15 Maret 2021

Wakil Bupati Lamsel Geram Lihat Sampah Menumpuk di Dermaga Bom Kalianda

Wakil Bupati Lamsel Geram Lihat Sampah Menumpuk di Dermaga Bom Kalianda


RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Wakil Bupati Lampung Selatan, Pandu Kesuma Dewangsa (PKD), melakukan sidak di areal Dermaga Bom, Kalianda, Senin (15/03/2021).

Saat sidak tersebut, PKD dikejutkan dengan pemandangan sampah yang berserakan dan merusak pemandangan. Sontak wajah PKD terlihat agak geram melihat pemandangan yang kurang enak didepannya.

Sampah yang sebagian besar plastik dan styrofoam berserakan dibibir pantai salah satu sudut pusat lelang ikan dan kuliner tersebut. 

"Waduh kenapa bisa begini ya, apa tidak ada petugas yang membersihkannya ini," ujar Pandu keheranan.


Pandu minta kepada Lurah dan KUPT agar dibuat tempat sampah agar kebersihan pusat kegiatan perikanan dan wisata kuliner andalan Lamsel tersebut terjaga dan enak dipandang mata, apalagi tempat tersebut juga ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal dan luar Lampung.

"Saya minta kepada Bapak Lurah dan KUPT untuk menjaga kebersihan Dermaga Bom ini, kalau bersih bukankah enak dipandang dan sehat bila selalu bersih. Harapan saya juga bagi pedagang disini supaya memperhatikan kebersihan, kalau bersih wisatawan merasa nyaman dan senang kembali kesini," harap Pandu Kesuma Dewangsa. 

Pada kesempatan itu, Pandu didampingi oleh Lurah Kalianda, Fahroza Fahmi, KUPT TPI Dermaga Bom, Zainudin dan aktivis muda, Aqrobin. (Je/Red)
Wakil Bupati Lamsel Geram Lihat Sampah Menumpuk di Dermaga Bom Kalianda

Wakil Bupati Lamsel Geram Lihat Sampah Menumpuk di Dermaga Bom Kalianda


RETORIKAONLINE (KALIANDA) - Wakil Bupati Lampung Selatan, Pandu Kesuma Dewangsa (PKD), melakukan sidak di areal Dermaga Bom, Kalianda, Senin (15/03/2021).

Saat sidak tersebut, PKD dikejutkan dengan pemandangan sampah yang berserakan dan merusak pemandangan. Sontak wajah PKD terlihat agak geram melihat pemandangan yang kurang enak didepannya.

Sampah yang sebagian besar plastik dan styrofoam berserakan dibibir pantai salah satu sudut pusat lelang ikan dan kuliner tersebut. 

"Waduh kenapa bisa begini ya, apa tidak ada petugas yang membersihkannya ini," ujar Pandu keheranan.


Pandu minta kepada Lurah dan KUPT agar dibuat tempat sampah agar kebersihan pusat kegiatan perikanan dan wisata kuliner andalan Lamsel tersebut terjaga dan enak dipandang mata, apalagi tempat tersebut juga ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal dan luar Lampung.

"Saya minta kepada Bapak Lurah dan KUPT untuk menjaga kebersihan Dermaga Bom ini, kalau bersih bukankah enak dipandang dan sehat bila selalu bersih. Harapan saya juga bagi pedagang disini supaya memperhatikan kebersihan, kalau bersih wisatawan merasa nyaman dan senang kembali kesini," harap Pandu Kesuma Dewangsa. 

Pada kesempatan itu, Pandu didampingi oleh Lurah Kalianda, Fahroza Fahmi, KUPT TPI Dermaga Bom, Zainudin dan aktivis muda, Aqrobin. (Je/Red)

Jumat, 04 Oktober 2019

Kapal Pera Hibah Kemenhub Jadi Transportasi Gratis Dermaga Bom-Pulau Sebesi

Kapal Pera Hibah Kemenhub Jadi Transportasi Gratis Dermaga Bom-Pulau Sebesi


KALIANDA, RETORIKA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan meluncurkan moda transportasi laut gratis menggunakan Kapal Pelayaran Rakyat (Pera) Banawa Nusantara 73 bantuan hibah dari Kementerian Perhubungan RI.

Launching pelayaran gratis rute PPI Dermaga Bom Kalianda – Pelabuhan Pulau Sebesi itu dilakukan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto bersama Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf.

Sementara peresmian itu ditandai dengan penggutingan pita oleh Nur Rakhman Yusuf dan pemecahan kendi oleh Plt Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, di Dermaga Bom Kalianda, Kamis (3/10/2019).




Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf bersama Plt Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto (topi merah) meresmikan pelayaran laut gratis rute PPI Dermaga Bom Kalianda – Pelabuhan Pulau Sebesi.
Dalam kesempatan itu, Nanang mengatakan, peresmian angkutan laut gratis itu sebagai upaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya yang ada di Pulau Sebesi.

“Inilah gunanya pemerintah pusat memberikan bantuan. Karena kapal ini bukan untuk siapa-siapa, tetapi untuk transportasi masyarakat dari Pulau Sebesi. Misalnya nanti ada masyarakat yang mau ke Kota Kalianda atau sebaliknya bisa naik ini, gratis,” ujar Nanang.

Nanang juga menyatakan, operasional Kapal Pera tersebut sepenuhnya menjadi tanggungjawab Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan.

Nantinya, rute pelayaran itu akan melayani masyarakat dari PPI Dermaga Bom Kalianda pada pukul 12.00 WIB, dan dari Pelauhan Pulau Sebesi menuju Kalianda pada pukul 15.00 WIB.

“Waktu operasionalnya satu minggu sekali, setiap hari Kamis. Nanti tinggal koordinasi dengan Dinas Perhubungan,” ucap Nanang.

Sementara itu, Nur Rakhman Yusuf yang hadir dan ikut mencoba pelayaran perdana menuju Pulau Sebesi sangat mengapresiasi langkah Pemkab Lampung Selatan, khususnya komitmen Plt Bupati Lampung Selatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Nur Rakhman, diresmikannya pelayaran gratis itu merupakan bagian dari pelayanan jasa yang diberikan oleh Pemkab Lampung Selatan kepada masyarakat.

“Kalau bicara pelayanan itu banyak aspeknya, baik pelayanan barang dan jasa juga pelayanan administrasi. Nah ini (pelayaran gratis) salah satu bentuk pelayanan yang diberikan oleh Pemkab Lampung Selatan dalam mempermudah akses masyarakatnya,” ujarnya.




Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf bersama Plt Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto (topi merah) beserta sejumlah pejabat terkait saat tiba di Pelabuhan Tejang Pulau Sebesi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Lampung Selatan Mulyadi Saleh menjelaskan, hibah kapal Pera itu diberikan kepada pemerintah daerah terpilih yang membutuhkan akses konektivitas dan untuk menunjang sektor parwisata maupun perdagangan di daerah.

Mulyadi menuturkan, Kemenhub telah melakukan serah terima Hibah Kapal Pelayaran Rakyat Pembangunan Tahun 2018 kepada 15 pemerintah daerah, di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Senin, 15 April 2019 lalu.

Kapal Pera itu kata dia, diberikan Kemenhub sesuai dengan program dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Direktorat Lalu Lintas Angkatan Laut kepada pemerintah daerah terpilih yang membutuhkan konektivitas dan untuk menunjang sektor parwisata dan perdagangan.

“Kapal bernama Banawa Nusantara 73 ini memiliki kapasitas penumpang 24 orang, 10 ton barang, dengan kecepatan 9 Knot. Kapal Pera ini akan mulai beroperasi melayani penumpang secara gratis mulai Kamis depan tanggal 10 Oktober 2019,” kata Mulyadi. (bs)