Tampilkan postingan dengan label Arinal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arinal. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Mei 2021

Antisipasi Menghadapi Angleb 2021, Arinal Apresiasi PT. ASDP Indonesia Ferry

Antisipasi Menghadapi Angleb 2021, Arinal Apresiasi PT. ASDP Indonesia Ferry


RETORIKAONLINE (BAKAUHENI) - Memasuki H-10 Angkutan Lebaran 2021 Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan seluruh mitra kerja di lingkungan Pelabuhan Bakauheni, Lampung menyusul antisipasi yang dilakukan menghadapi Angkutan Lebaran 2021 yang disesuaikan dengan penanganan Covid-19. 


Hal ini disampaikan Gubernur Arinal bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Lampung saat melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung yang disambut Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi beserta jajaran untuk memeriksa langsung kesiapan sarana dan prasarana Pelabuhan Bakauheni, Selasa (4/5). 


"Sejak awal kita perhatikan fungsi transportasi, dan yang ingin kita pastikan adalah protokol kesehatan dijalankan dengan baik agar tidak terjadi peningkatan Covid-19," tutur Gubernur Arinal yang juga menekankan pentingnya tata kelola pelabuhan yang baik. 


Menurut Gubernur, Lampung awalnya menjadi Provinsi terbaik dalam pengendalian Covid-19, namun kini berada di posisi 19 di seluruh Indonesia karena ada peningkatan Covid-19. 


"Karena itu kita harus tingkatkan pelayanan khususnya di area publik dan layanan transportasi, tingkatkan lagi pengetatan protokol kesehatan. Di Lampung tidak hanya ada Pelabuhan Bakauheni, tetapi juga Pelabuhan Panjang dan Bandara, yang menjadi gerbang keluar-masuk masyarakat dari dan ke Lampung," ujarnya. 


Namun demikian, Gubernur mengatakan bahwa arus penumpang yang menyeberang dari dan ke Pelabuhan Bakauheni relatif sepi. "Ini artinya Pemerintah cukup berhasil dengan imbauan tidak mudik. Akan tetapi, kita harus tetap antisipasi karena potensi masyarakat yang melintas di Pelabuhan sangat tinggi. Data mencatat, arus penumpang mencapai sekitar 37 persen dan kendaraan sekitar 33 persen yang tiba di Pelabuhan Bakauheni pada 28 April-3 Mei 2021. Dari sekitar 61 ribu yang melintas Bakauheni, ada sekitar 20% atau 12 ribu orang tujuan Lampung. Karena itu, Pelabuhan Bakauheni harus selalu antisipasi, tingkatkan pelayanan dan prokesnya, serta selalu menjaga kebersihan," tuturnya. 


Selain itu, lanjutnya, di Pelabuhan Bakauheni juga sudah tersedia layanan pengecekan dengan GeNose yang turut menjadi sarana pengendalian Covid-19. 


Sementara itu, Kapolda Lampung Hendro Sugiatno mengatakan, bahwa layanan penyeberangan di masa Angkutan Lebaran di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni terus mengalami perbaikan setiap tahunnya, salah satunya dipicu keberhasilan layanan tiket online Ferizy. 


"Kami apresiasi dengan adanya tiket online Ferizy. Pengalaman saat bertugas di Merak beberapa tahun silam, ketika Angkutan Lebaran selalu terjadi antrian panjang. Bahkan petugas kami dulu harus lebih mengatur mobil yang antri panjang, sampai membangunkan pengemudi. Sekarang sudah lebih baik, tidak ada antrian lagi," tutur Kapolda Hendro. 


Apalagi katanya, pada Rabu (5/5) diperkirakan adalah puncak arus kendaraan R4 pribadi menyusul larangan mudik pada 6-17 Mei mendatang. "Dengan adanya sistem online, tentu waktu kedatangan kendaraan sudah bisa diprediksikan, sudah bisa dikelola dan dipetakan kesiapan petugas sesuai dengan waktu kedatangan dan pergerakannya," ujarnya. 


Dirut ASDP Ira Puspadewi mengatakan bahwa layanan pelabuhan dan kapal penyeberangan ASDP beroperasi sesuai dengan aturan pengendalian transportasi yang telah diatur khususnya periode larangan mudik (6 Mei 2021 s/d 17 Mei 2021). 


Ia mengatakan pelabuhan penyeberangan beroperasi normal agar pelayanan publik tetap berjalan, dan selama masa larangan mudik telah diatur bahwa ASDP melalui koordinasi dengan instansi dan pihak terkait pada wilayah kerjanya masing-masing tetap melayani angkutan logistik untuk menjaga pasokan di daerah tetap stabil, dan juga penumpang dengan kriteria khusus. 


"Kami siap menerima arahan, dan tentunya akan melakukan pengaturan sebaik-baiknya agar tidak ada antrian atau penumpukan penumpang baik di pelabuhan dan kapal penyeberangan, serta selalu menjaga implementasi _physical distancing_," tutur Ira. 


Ia menambahkan, dengan adanya layanan tiket online Ferizy saat ini di 4 pelabuhan utama sangat membantu pengelolaan arus penumpang dan kendaraan yang akan melintas di Pelabuhan. "Sistem kuota per waktu ini sangat membantu kami, sehingga arus kendaraan dan penumpang dapat dikelola dan rencana pengendalian transportasi di masa Angkutan Lebaran ini dapat berjalan lancar," katanya. 


Data Posko 24 jam pada Senin (3/5) pukul 08.00 hingga Selasa (4/5) pukul 08.00 atau  H-10 mencatat, jumlah total penumpang yang menyeberang dari Bakauheni menuju Merak berjumlah 22.978 orang atau naik 531 persen* dibandingkan periode sama tahun 2020 sebanyak 3.644 orang. 


Diikuti kendaraan roda dua sebanyak 405 unit atau 10.025 persen dibandingkan dengan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 4 unit. Lalu kendaraan pribadi (R4) sebanyak 2.407 unit atau naik 304 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 596 unit kendaraan. Sementara untuk kendaraan truk tercatat sebanyak 2.532 unit kendaraan atau naik 7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.359 unit. 


Sehingga total seluruh kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa tercatat sebanyak 5.677 unit atau naik 92 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 2.962 unit. (Rls)

Antisipasi Menghadapi Angleb 2021, Arinal Apresiasi PT. ASDP Indonesia Ferry

Antisipasi Menghadapi Angleb 2021, Arinal Apresiasi PT. ASDP Indonesia Ferry


RETORIKAONLINE (BAKAUHENI) - Memasuki H-10 Angkutan Lebaran 2021 Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan seluruh mitra kerja di lingkungan Pelabuhan Bakauheni, Lampung menyusul antisipasi yang dilakukan menghadapi Angkutan Lebaran 2021 yang disesuaikan dengan penanganan Covid-19. 


Hal ini disampaikan Gubernur Arinal bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Lampung saat melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung yang disambut Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi beserta jajaran untuk memeriksa langsung kesiapan sarana dan prasarana Pelabuhan Bakauheni, Selasa (4/5). 


"Sejak awal kita perhatikan fungsi transportasi, dan yang ingin kita pastikan adalah protokol kesehatan dijalankan dengan baik agar tidak terjadi peningkatan Covid-19," tutur Gubernur Arinal yang juga menekankan pentingnya tata kelola pelabuhan yang baik. 


Menurut Gubernur, Lampung awalnya menjadi Provinsi terbaik dalam pengendalian Covid-19, namun kini berada di posisi 19 di seluruh Indonesia karena ada peningkatan Covid-19. 


"Karena itu kita harus tingkatkan pelayanan khususnya di area publik dan layanan transportasi, tingkatkan lagi pengetatan protokol kesehatan. Di Lampung tidak hanya ada Pelabuhan Bakauheni, tetapi juga Pelabuhan Panjang dan Bandara, yang menjadi gerbang keluar-masuk masyarakat dari dan ke Lampung," ujarnya. 


Namun demikian, Gubernur mengatakan bahwa arus penumpang yang menyeberang dari dan ke Pelabuhan Bakauheni relatif sepi. "Ini artinya Pemerintah cukup berhasil dengan imbauan tidak mudik. Akan tetapi, kita harus tetap antisipasi karena potensi masyarakat yang melintas di Pelabuhan sangat tinggi. Data mencatat, arus penumpang mencapai sekitar 37 persen dan kendaraan sekitar 33 persen yang tiba di Pelabuhan Bakauheni pada 28 April-3 Mei 2021. Dari sekitar 61 ribu yang melintas Bakauheni, ada sekitar 20% atau 12 ribu orang tujuan Lampung. Karena itu, Pelabuhan Bakauheni harus selalu antisipasi, tingkatkan pelayanan dan prokesnya, serta selalu menjaga kebersihan," tuturnya. 


Selain itu, lanjutnya, di Pelabuhan Bakauheni juga sudah tersedia layanan pengecekan dengan GeNose yang turut menjadi sarana pengendalian Covid-19. 


Sementara itu, Kapolda Lampung Hendro Sugiatno mengatakan, bahwa layanan penyeberangan di masa Angkutan Lebaran di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni terus mengalami perbaikan setiap tahunnya, salah satunya dipicu keberhasilan layanan tiket online Ferizy. 


"Kami apresiasi dengan adanya tiket online Ferizy. Pengalaman saat bertugas di Merak beberapa tahun silam, ketika Angkutan Lebaran selalu terjadi antrian panjang. Bahkan petugas kami dulu harus lebih mengatur mobil yang antri panjang, sampai membangunkan pengemudi. Sekarang sudah lebih baik, tidak ada antrian lagi," tutur Kapolda Hendro. 


Apalagi katanya, pada Rabu (5/5) diperkirakan adalah puncak arus kendaraan R4 pribadi menyusul larangan mudik pada 6-17 Mei mendatang. "Dengan adanya sistem online, tentu waktu kedatangan kendaraan sudah bisa diprediksikan, sudah bisa dikelola dan dipetakan kesiapan petugas sesuai dengan waktu kedatangan dan pergerakannya," ujarnya. 


Dirut ASDP Ira Puspadewi mengatakan bahwa layanan pelabuhan dan kapal penyeberangan ASDP beroperasi sesuai dengan aturan pengendalian transportasi yang telah diatur khususnya periode larangan mudik (6 Mei 2021 s/d 17 Mei 2021). 


Ia mengatakan pelabuhan penyeberangan beroperasi normal agar pelayanan publik tetap berjalan, dan selama masa larangan mudik telah diatur bahwa ASDP melalui koordinasi dengan instansi dan pihak terkait pada wilayah kerjanya masing-masing tetap melayani angkutan logistik untuk menjaga pasokan di daerah tetap stabil, dan juga penumpang dengan kriteria khusus. 


"Kami siap menerima arahan, dan tentunya akan melakukan pengaturan sebaik-baiknya agar tidak ada antrian atau penumpukan penumpang baik di pelabuhan dan kapal penyeberangan, serta selalu menjaga implementasi _physical distancing_," tutur Ira. 


Ia menambahkan, dengan adanya layanan tiket online Ferizy saat ini di 4 pelabuhan utama sangat membantu pengelolaan arus penumpang dan kendaraan yang akan melintas di Pelabuhan. "Sistem kuota per waktu ini sangat membantu kami, sehingga arus kendaraan dan penumpang dapat dikelola dan rencana pengendalian transportasi di masa Angkutan Lebaran ini dapat berjalan lancar," katanya. 


Data Posko 24 jam pada Senin (3/5) pukul 08.00 hingga Selasa (4/5) pukul 08.00 atau  H-10 mencatat, jumlah total penumpang yang menyeberang dari Bakauheni menuju Merak berjumlah 22.978 orang atau naik 531 persen* dibandingkan periode sama tahun 2020 sebanyak 3.644 orang. 


Diikuti kendaraan roda dua sebanyak 405 unit atau 10.025 persen dibandingkan dengan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 4 unit. Lalu kendaraan pribadi (R4) sebanyak 2.407 unit atau naik 304 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 596 unit kendaraan. Sementara untuk kendaraan truk tercatat sebanyak 2.532 unit kendaraan atau naik 7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.359 unit. 


Sehingga total seluruh kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa tercatat sebanyak 5.677 unit atau naik 92 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 2.962 unit. (Rls)

Senin, 16 November 2020

Arinal Hadiri Paripurna Istimewa DPRD Lampung Selatan

Arinal Hadiri Paripurna Istimewa DPRD Lampung Selatan


KALIANDA (RO) - Gubernur Lampung, Ir. Arinal Djunaidi menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Lampung Selatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Kabupaten Lampung Selatan tahun 2020, Senin pagi (16/11/2020).

Bertempat di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Lampung Selatan, rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD H. Hendri Rosyadi, SH, MH, juga turut dihadiri Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lampung Selatan, Drs. H. Sulpakar, jajaran anggota Forkopimda serta tokoh adat Saibatin Lima Marga.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi yang hadir mengenakan pakaian adat Lampung, tiba di halaman Gedung DPRD Lampung Selatan sekitar pukul 09.10 WIB disambut dengan Tarian Khudat dan Piccak Khakot.

Sementara itu, rapat paripurna hari jadi Kabupaten Lampung Selatan diawali dengan pengantar pimpinan rapat oleh Ketua DPRD Lampung Selatan, Hendry Rosyadi yang dilanjutkan dengan pembacaan uraian singkat sejarah terbentuknya Kabupaten Lampung Selatan.

“Kami sampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pak Gubernur. Ini sejarah, beliau (gubernur) hadir memenuhi undangan kami. Semoga kehadiran Pak Gubernur dapat memotivasi kita untuk membawa Kabupaten Lampung Selatan lebih maju,” kata Hendry Rosyadi.

Senada disampaikan Ketua DPRD. Pjs Bupati Lampung Selatan, H. Sulpakar mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Lampung yang telah hadir dalam peringatan HUT ke-64 Kabupaten Lampung Selatan.

“Selama ini belum pernah Gubernur Lampung hadir di Paripurna HUT Kabupaten Lampung Selatan. Ini kebanggan dan kebahagian bagi kami semua,” kata Sulpakar dalam sambutannya.

Sementara, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menyatakan, kehadirannya dalam HUT Kabupaten Lampung karena menghormati masyarakat Lampung Selatan terutama Pahlawan Nasional Radin Inten, yang telah berjasa membangun Kabupaten Lampung Selatan.

“Saya bukan cari muka. Tapi saya hadir disini karena saya menghormati Radin Inten, tokoh adat Saibatin Lima Marga, anggota DPRD serta seluruh elemen masyarakat Lampung Selatan,” tandasnya.

Acara Rapat Paripurna HUT ke-64 Kabupaten Lampung Selatan ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng sebagai wujud syukur HUT ke-64 Kabupaten Lampung Selatan. (Az/Red)
Arinal Hadiri Paripurna Istimewa DPRD Lampung Selatan

Arinal Hadiri Paripurna Istimewa DPRD Lampung Selatan


KALIANDA (RO) - Gubernur Lampung, Ir. Arinal Djunaidi menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Lampung Selatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Kabupaten Lampung Selatan tahun 2020, Senin pagi (16/11/2020).

Bertempat di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Lampung Selatan, rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD H. Hendri Rosyadi, SH, MH, juga turut dihadiri Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lampung Selatan, Drs. H. Sulpakar, jajaran anggota Forkopimda serta tokoh adat Saibatin Lima Marga.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi yang hadir mengenakan pakaian adat Lampung, tiba di halaman Gedung DPRD Lampung Selatan sekitar pukul 09.10 WIB disambut dengan Tarian Khudat dan Piccak Khakot.

Sementara itu, rapat paripurna hari jadi Kabupaten Lampung Selatan diawali dengan pengantar pimpinan rapat oleh Ketua DPRD Lampung Selatan, Hendry Rosyadi yang dilanjutkan dengan pembacaan uraian singkat sejarah terbentuknya Kabupaten Lampung Selatan.

“Kami sampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pak Gubernur. Ini sejarah, beliau (gubernur) hadir memenuhi undangan kami. Semoga kehadiran Pak Gubernur dapat memotivasi kita untuk membawa Kabupaten Lampung Selatan lebih maju,” kata Hendry Rosyadi.

Senada disampaikan Ketua DPRD. Pjs Bupati Lampung Selatan, H. Sulpakar mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Lampung yang telah hadir dalam peringatan HUT ke-64 Kabupaten Lampung Selatan.

“Selama ini belum pernah Gubernur Lampung hadir di Paripurna HUT Kabupaten Lampung Selatan. Ini kebanggan dan kebahagian bagi kami semua,” kata Sulpakar dalam sambutannya.

Sementara, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menyatakan, kehadirannya dalam HUT Kabupaten Lampung karena menghormati masyarakat Lampung Selatan terutama Pahlawan Nasional Radin Inten, yang telah berjasa membangun Kabupaten Lampung Selatan.

“Saya bukan cari muka. Tapi saya hadir disini karena saya menghormati Radin Inten, tokoh adat Saibatin Lima Marga, anggota DPRD serta seluruh elemen masyarakat Lampung Selatan,” tandasnya.

Acara Rapat Paripurna HUT ke-64 Kabupaten Lampung Selatan ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng sebagai wujud syukur HUT ke-64 Kabupaten Lampung Selatan. (Az/Red)

Selasa, 07 April 2020

Tinjau Pelabuhan Bakauheni, Gubernur Tegaskan ASN di Lampung Dilarang Mudik

Tinjau Pelabuhan Bakauheni, Gubernur Tegaskan ASN di Lampung Dilarang Mudik

Foto: Ist

RO, BAKAUHENI - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi bersama Kapolda Lampung, Irjen Pol. Purwadi Arianto, tinjau Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), Selasa (07/04/2020).

Peninjauan itu dilakukan, untuk memastikan persiapan pelabuhan penyebrangan ASDP Bakauheni dalam menanggulangi penyebaran pandemi Covid-19.

Pada kesempatan itu, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menegaskan, ASN di Lampung tidak diperbolehkan untuk melakukan kegiatan pulang kampung (mudik).

"Saya tegaskan untuk ASN tidak meninggalkan daerah (pulang kampung). Saya minta bapak bupati/walikota mengingatkan kepada ASN," kata Arinal Djunaidi.

Larangan pulang kampung ini, juga berlaku saat mudik lebaran mendatang.

Sementara, Kapolda Lampung, Irjen Pol. Purwadi Arianto mengatakan, saat mudik lebaran mendatang, polda akan melakukan penambahan personil untuk pengamanan di pelabuhan Bakauheni.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi arus mudik lebaran. Meski pemerintah telah mengimbau agar warga tidak melakukan mudik lebaran di tengah adanya pandemi vurus corona (covid-19) saat ini.

"Saat mudik lebaran nanti, kita akan tetap menambah personil untuk di Bakauheni. Nanti akan kita sesuaikan dengan kebutuhan nantinya," kata Kapolda Lampung Irjen Pol. Purwadi Arianto.

Kapolda juga mengingatkan kepada para personil yang bertugas di pelabuhan Bakauheni untuk tetap menjaga kesehatan dan kondisi fisiknya dalam bertugas serta menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

"Kita tidak hanya menjaga diri kita. Tetapi juga menjaga kesehatan keluarga kita di rumah," lanjutnya.

Kapolda juga meminta, agar masyarakat mematuhi anjuran dari pemerintah untuk melaksanakan social/physical distancing guna mencegah penyebaran pandemi dari covid-19.

"Mari kita ikuti himbauan dari pemerintah untuk social distancing. Lebih baik untuk tidak pulang kampung saat mudik lebaran nanti," tutupnya.

Berdasarkan pantauan, kunjungan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Arianto ke Pelabuhan Bakauheni juga didampingi Danrem Lampung dan Forkopimda Provinsi Lampung.

Selain itu, giat tersebut juga dihadiri Plt. Bupati Lamsel, Nanang Ermanto, Kapolres Lamsel AKBP Edi Purnomo, SH, SIK, MM, Dandim 0421 Letkol Kav Robinson Octavianus, Kajari Lamsel, Hutamrin. (Mb/Red).
Tinjau Pelabuhan Bakauheni, Gubernur Tegaskan ASN di Lampung Dilarang Mudik

Tinjau Pelabuhan Bakauheni, Gubernur Tegaskan ASN di Lampung Dilarang Mudik

Foto: Ist

RO, BAKAUHENI - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi bersama Kapolda Lampung, Irjen Pol. Purwadi Arianto, tinjau Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), Selasa (07/04/2020).

Peninjauan itu dilakukan, untuk memastikan persiapan pelabuhan penyebrangan ASDP Bakauheni dalam menanggulangi penyebaran pandemi Covid-19.

Pada kesempatan itu, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menegaskan, ASN di Lampung tidak diperbolehkan untuk melakukan kegiatan pulang kampung (mudik).

"Saya tegaskan untuk ASN tidak meninggalkan daerah (pulang kampung). Saya minta bapak bupati/walikota mengingatkan kepada ASN," kata Arinal Djunaidi.

Larangan pulang kampung ini, juga berlaku saat mudik lebaran mendatang.

Sementara, Kapolda Lampung, Irjen Pol. Purwadi Arianto mengatakan, saat mudik lebaran mendatang, polda akan melakukan penambahan personil untuk pengamanan di pelabuhan Bakauheni.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi arus mudik lebaran. Meski pemerintah telah mengimbau agar warga tidak melakukan mudik lebaran di tengah adanya pandemi vurus corona (covid-19) saat ini.

"Saat mudik lebaran nanti, kita akan tetap menambah personil untuk di Bakauheni. Nanti akan kita sesuaikan dengan kebutuhan nantinya," kata Kapolda Lampung Irjen Pol. Purwadi Arianto.

Kapolda juga mengingatkan kepada para personil yang bertugas di pelabuhan Bakauheni untuk tetap menjaga kesehatan dan kondisi fisiknya dalam bertugas serta menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

"Kita tidak hanya menjaga diri kita. Tetapi juga menjaga kesehatan keluarga kita di rumah," lanjutnya.

Kapolda juga meminta, agar masyarakat mematuhi anjuran dari pemerintah untuk melaksanakan social/physical distancing guna mencegah penyebaran pandemi dari covid-19.

"Mari kita ikuti himbauan dari pemerintah untuk social distancing. Lebih baik untuk tidak pulang kampung saat mudik lebaran nanti," tutupnya.

Berdasarkan pantauan, kunjungan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Arianto ke Pelabuhan Bakauheni juga didampingi Danrem Lampung dan Forkopimda Provinsi Lampung.

Selain itu, giat tersebut juga dihadiri Plt. Bupati Lamsel, Nanang Ermanto, Kapolres Lamsel AKBP Edi Purnomo, SH, SIK, MM, Dandim 0421 Letkol Kav Robinson Octavianus, Kajari Lamsel, Hutamrin. (Mb/Red).

Selasa, 01 Oktober 2019

Jelang Kedatangan Jokowi, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Cek Pelabuhan Bakauheni

Jelang Kedatangan Jokowi, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Cek Pelabuhan Bakauheni

 
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi didampingi Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi saat meninjau sejumlah fasilitas di Dermaga Eksekutif Bakauheni.

BAKAUHENI, RETORIKA – Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi mengecek Pelabuhan Bakauheni jelang kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (1/10/2019).

Tiba di pelabuhan penyeberangan di ujung selatan Pulau Sumatera ini, Arinal disambut Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi, Plt Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto beserta Forkopimda Lampung Selatan, serta GM PT ASDP Cabang Bakauheni Hasan Lessy. Nampak juga menyambut kedatangan orang nomor satu di Provinsi Lampung sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Diketahui, kunjungan Presiden Jokowi ke Provinsi Lampung kali ini, untuk meresmikan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggung-Kayu Agung (TBPPKA) yang dijadwalkan pada tanggal 10 Oktober 2019 mendatang.

Dalam peninjauannya, selain melihat sarana dan prasarana, Gubernur Arinal yang didampingi Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi beserta rombongan mengecek fasilitas e-tiket, rumah kreatif dan UMKM yang ada di Dermaga Eksekutif Bakauheni. Usai berkeliling, Gubernur Arinal dan rombongan melakukan rapat koordinasi yang berlangsung di Anjungan Agung yang berada di lantai 2 Dermaga Eksekutif Bakauheni.

Arinal mengatakan, kunjungan dirinya ke Pelabuhan Bakauheni itu dalam rangka mematangan persiapan jelang kedatangan Presiden Jokowi ke Provinsi Lampung.

Meskipun kata dia, kedatangan Presiden Jokowi tersebut belum dapat dipastikan apakah melalui jalur laut Pelabuhan Bakauheni atau melalui Bandara Raden Inten, Natar.

“Saya belum bisa memastikan apakah Presiden beserta rombongan akan melalui jalur penyeberangan Bakauheni atau melalui Bandar Udara Raden Inten. Tetapi, semua itu harus kita siapkan dengan maksimal, jangan sampai Presiden kecewa,” imbuh Arinal.

Selain menyoroti fasilitas, Arinal juga ingin setiap kabupaten/kota bisa menampilkan produk unggulan dari masing-masing daerah di stand-stand UMKM yang ada.

“Kita juga harus tunjukkan ekonomi kreatif. Ini perannya Dekrasnasda, bagaimana berperan aktif memberikan siar, mempromosikan produk-produk unggulan yang ada di Provinsi Lampung. Sehingga kunjungan Presiden nanti lebih bermakna,” kata Arinal.

Disamping itu, Arinal juga menyoal tentang pembangunan kawasan destinasi wisata Provinsi Lampung yang salah satunya akan dipusatkan di Bakauheni.

Dia mengungkapkan, Kawasan wisata yang ada di Bakauheni rencananya akan terkoneksi dengan Kalianda Resort (Grand Elty) dan kawasan wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran.



“Ini (kawasan wisata) harus terkoneksi, harus ada kesatuan antara Bakauheni, Kalianda, dan Pesawaran. Sehingga tidak menimbulkan kebosanan,” tuturnya.



Sementara itu, menanggapi hal itu, Plt Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengatakan, bahwa Kabupaten Lampung Selatan telah memiliki berbagai produk unggulan di masing-masing kecamatan.

Nanang juga menjelaskan, selama ini Dekranasda Kabupaten Lampung Selatan bersama dinas terkait secara aktif dan masif memberikan pembinaan kepada pelaku ekonomi kreatif. Bahkan, saat ini Dekranasda Kabupaten Lampung Selatan telah mampu mencetak kain batik sendiri.

“Dekranasda Kabupaten Lampung Selatan sudah memiliki alat dan sudah mampu memproduksi kain batik sendiri. Hanya saja persoalannya, untuk mempromosikan produk ini, kami tidak memiliki space di Dermaga Eksekutif. Padahal ini (Dermaga Eksekutif) berada dalam wilayah Lampung Selatan,” tukas Nanang.

Untuk itu, Nanang pun berharap, pihak ASDP dapat memberikan dukungan kepada Dekranasda maupun pelaku ekonomi kreatif yang ada di Lampung Selatan.

“Jika kami diberi tempat, besok langsung kami kerjakan. Masa kami hanya jadi penonton di wilayah sendiri,” tandasnya.

Sementara, terkait masukan Plt Bupati Lampung Selatan, Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi langung mengamini permintaan orang nomor satu di bumi Khagom Mufakat itu.

Dia pun menyampaikan, mulai tanggal 5 Oktober 2019, semua UMKM sudah mengisi standnya masing-masing, sehingga saat kunjungan Presiden nanti semua sudah berjalan.

“Semuanya harus kita persiapkan dengan baik, termasuk UMKM dalam menampilkan produk-produk unggulan ekonomi kreatifnya,” kata Ira Puspadewi.

Tak hanya itu, usai rapat Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi langung menunjukkan space atau stand untuk diberikan kepada Lampung Selatan dengan luasan space 88 meter persegi. (bs)